Penyebaran Virus Nipah Mengkhawatirkan, Begini Cara Mencegahnya Dalam Islam

0
935
Penyebaran virus Nipah

Penyebaran virus Nipah – Setelah Covid-19, ternyata kondisi dunia tak bisa langsung pulih begitu saja. Bagaimana tidak, baru-baru ini beredar kabar tentang virus baru yang bernama Virus Nipah. Sontak saja penyebaran virus Nipah menjadi hal yang mengkhawatirkan banyak orang.

Apalagi, belum lama ini virus dengan nama lain NiV  ini sudah menewaskan dua orang warga India. Bahkan negara bagian kerala di India selatan menutup sekolah serta perkantoran. Hal tersebut bertujuan demi mencegah penyebaran virus yang mematikan ini.

Penyebaran Virus Nipah di Seluruh Dunia

Melansir laporan WHO, Nipah adalah virus zoonosis yakni jenis virus yang ditularkan hewan ke manusia. Penularan virus tersebut bisa melalui makanan atau langsung di antara manusia. Virus Nipah dapat menyebabkan bermacam penyakit bagi penderitanya.

Penyakit tersebut mulai dari infeksi tanpa gejala atau subklinis, hingga penyakit pernapasan akut. Parahnya lagi, penyebaran virus Nipah bisa menyebabkan kematian bagi siapa saja.

Rupanya penemuan pertama kali Virus Nipah tepat tahun 1999 silam. Saat itu, terjadi wabah penyakit yang menyebar di antara peternak babi di Singapura dan Malaysia. Sejak saat itulah, kabarnya virus Nipah sudah menyebar setiap tahunnya di sejumlah negara bagian Asia.

Wabah virus Nipah yang menimpa India saat ini menjadi wabah keempat sejak tahun 2018 lalu. Para ilmuwan menduga virus Nipah sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

Virus di Mata Islam

Sobat Cahaya Islam, penyebaran virus Nipah memang mengkhawatirkan semua orang di dunia. Rupanya, Al Quran pernah menjelaskan tentang wabah penyakit yang melanda dunia. Hal ini tampak dari hasil penelitian yang menunjukkan wabah penyakit pernah terjadi di masa lampau.

Ini menunjukkan bahwa agama islam melalui Al Quran berisi tentang pelajaran di masa lalu. Sobat pun bisa memetik hikmahnya demi kebaikan di masa depan. Hal tersebut juga termasuk wabah penyakit seperti virus yang mematikan di masa sekarang.

Islam sudah mengajarkan manusia tentang menghadapi virus yang sesuai syariat agama. Dengan demikian akan tercipta dunia yang aman dan terbebas dari virus mematikan.

Nasihat Nabi Muhammad SAW dalam Menghadapi Virus

Sobat Cahaya Islam, ada beberapa nasihat Nabi Muhammad SAW yang bisa Sobat lakukan untuk menghadapi virus apapun.

1.       Karantina

Nabi Muhammad SAW memberikan nasihat untuk menjaga diri sendiri dari penyakit menular. Cara menjaga diri yang paling efektif adalah dengan karantina. Orang yang sehat apalagi sakit sebaiknya karantina diri hingga situasi normal.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

 وَفِرَّ مِنَ الْمَجْذُومِ كَمَا تَفِرُّ مِنَ الأَسَدِ

“Larilah dari penyakit kusta seperti engkau lari dari singa” (HR. Bukhari no. 5707).

2.       Selalu Menjaga jarak

Apabila virus yang telah menjangkit menular lewat kontak langsung, Nabi Muhammad SAW berpesan untuk usahakan menjaga jarak. Hal ini bertujuan demi meminimalisir kemungkinan tertularnya virus atau penyakit ke orang yang lebih banyak.

Penyebaran virus Nipah

Rasulullah SAW bersabda:

لاَ يُورِدُ مُمْرِضٌ عَلَى مُصِحٍّ

“Yang sakit jangan mendekat kepada yang sehat” (HR. Muslim no. 2221).

3.       Menghindari Bepergian

Kalau sebuah wilayah tengah terjadi virus atau pandemi penyakit menular, sebaiknya jangan bepergian ke daerah tersebut. Jangan sampai Sobat masuk ke daerah virus kalau tengah berada di luarnya. Sobat juga jangan keluar dari daerah itu walaupun belum pasti tertular penyakit.

Penyebaran virus Nipah

Ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad:

مَا مِنْ عَبْدٍ يَكُونُ فِي بَلَدٍ يَكُونُ فِيهِ وَيَمْكُثُ فِيهِ لَا يَخْرُجُ مِنْ الْبَلَدِ صَابِرًا مُحْتَسِبًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيبُهُ إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ إِلَّا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ شَهِيدٍ

“Dan tidaklah seorang hamba di suatu negeri yang terkena wabah dan ia tinggal di sana, ia tidak mengungsi dari negeri itu dengan sabar dan mengharap pahala disisi Allah, ia sadar bahwa tak akan menimpanya selain yang telah digariskan-Nya baginya, melainkan baginya pahala seperti pahala syahid” (HR. Bukhari no. 6619).

Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa hal yang bisa Sobat lakukan untuk terhindar dari penyebaran virus Nipah. Untuk perlindungan maksimal, Sobat perlu terus memanjatkan doa kepada Allah SWT.  

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY