3 Penyebab Mati Su’ul Khatimah Menurut Imam Ghazali

0
1009
penyebab mati su’ul khatimah

Penyebab mati su’ul khatimah – Meninggal dalam keadaan buruk, seperti melaksanakan maksiat berkaitan erat dengan keyakinan seseorang. Mengenali penyebab mati su’ul khatimah memang tidak secara terang-terangan disebutkan. Kekeliruan dalam berkeyakinan terhadap Allah akan menyebabkan Sobat Cahaya Islam meninggal dalam keadaan buruk.

Penyebab Mati Su’ul Khotimah

Umat Islam hendaknya memohon perlindungan kepada Allah dari meninggal dalam keadaan buruk. Bahkan permohonan ini kerap menjadi doa yang setiap hari Sobat Cahaya Islam panjatkan. Disamping memanjatkan doa untuk menghindari kematian dalam keadaan su’ul yang artinya jelek, umat Islam dapat menghindari perbuatan-perbuatan tercela berikut ini:

1.     Menunda untuk Bertaubat

Faktor-faktor penting penyebab mati su’ul khotimah yaitu menunda-nunda bertaubat. Seorang muslim kerap kali tenggelam dalam kenikmatan duniawi, sehingga menunda kesempatan bertaubat kepada Allah SWT. Saat terbuai duniawi, tidak terasa malaikat maut sudah menjemput ajal dan yang tersisa hanya penyesalan.

penyebab mati su’ul khatimah

Kebiasaan buruk menunda bertaubat terdapat dalam ayat Al Qur’an berikut ini:

Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan.’ Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan.” 1

Jangan sampai kisah kematian su’ul khatimah kana gemar mengkonsumsi minuman keras. Pecandu alkohol tidak membahayakan diri sendiri, melainkan juga orang lain. Sebab, tidak sedikit orang dalam pengaruh minuman keras berujung kecelakaan lalu lintas. Selain miras, penggunaan narkoba juga termasuk hal yang harus umat Islam hindari.

2.     Merasa Ragu atau Melakukan Bid’ah

Jika seorang muslim meyakini sifat dan aktivitas Allah, maka tidak akan mengerjakan hal-hal yang menyimpang. Hal ini merupakan salah satu contoh su’ul khatimah. Sebab, banyak umat Islam yang menciptakan bid’ah dalam agama, bahkan menyeleweng dari kebenaran dan terjebak di dalamnya.

penyebab mati su’ul khatimah

Oleh karena itu, umat Islam harus menghindari contoh perbuatan yang buruk. Sebab, meninggal dalam keadaan buruk membuat seluruh amal perbuatan Sobat Cahaya Islam tertolak.

3.     Tidak Taat kepada Allah

Penyebab mati su’ul khotimah selanjutnya yaitu tidak taat kepada perintah Allah SWT. Pada dasarnya sobat Cahaya Islam yang taat merupakan orang-orang yang teguh keimanannya. Umat yang taat kepada Allah, maka surga jaminannya. Sebaliknya, ketika orang mempermainkan ketaatan, maka akan meninggal dalam keadaan buruk.

Sebagai muslim yang taat, umat Islam jangan sampai meninggalkan sholat. Sebab, shalat merupakan amalan pertama yang akan dihisab oleh Allah SWT. Dalam keadaan apapun Sobat Cahaya Islam wajib menjaga shalat dengan baik. Prinsip ini harus umat Islam ajarkan dengan baik kepada anak-anak.

Tanda-tanda Kematian dalam Keadaan Buruk

Setelah memahami penyebab mati su’ul khotimah, maka bertaubat menjadi pintu terakhir agar umat muslim meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Terdapat tanda-tanda orang meninggal dalam keadaan buruk, yakni:

“Sesungguhnya dosa, maksiat, dan syahwat adalah sebab yang dapat menggelincirkan manusia saat kematiaanya, ditambah lagi dengan godaan setan. Jika maksiat dan godaan setan terkumpul, ditambah lagi dengan lemahnya iman, maka sungguh amat mudah berada dalam su’ul khatimah (akhir hidup yang jelek).” 2

Berikut ini beberapa umat Islam yang meninggal dalam keadaan buruk:

  • Ketika menghadapi sakaratul maut susah mengucapkan dzikir.
  • Lalai melaksanakan kewajiban shalat.
  • Durhaka kepada orang tua semasa hidupnya.
  • Mengkonsumsi barang haram, seperti minuman beralkohol.
  • Melakukan dosa besar dan tidak bertaubat kepada Allah.
  • Berbuat zalim kepada umat muslim lainnya.
  • Jarang mengingat kematian.
  • Gila harta duniawi.

Mengingat penyebab mati su’ul khotimah merupakan tanda bahwa ingin meninggal dalam keadaan baik. Meskipun tidak secara terang-terangan, Al Qur’an dan hadist banyak yang menjelaskan penyebab dan ciri-ciri meninggal dalam keadaan buruk.


  1. (QS. Al-Mukminun: 99-100) ↩︎
  2. (Al-Bidayah wa An-Nihayah, Ibnu Katsir, 9:184) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY