PCOS pada Wanita, Bagaimana Pandangan Islam Tentang Hal Ini?

0
161

PCOSTahukah Sobat Cahaya Islam tentang PCOS? PCOS merupakan akronim dari Polycystic Ovarian Syndrom atau biasa disebut sindrom ovarium polikistik, yaitu penyakit yang membuat perkembangan ovum tidak normal. Sehingga penderitanya sering mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Selain itu penyakit ini juga dapat menyebabkan kemandulan.

Para penderita penyakit ini tidak dapat diprediksi. Namun, gejala-gejalanya bisa diketahui seperti gangguan pada siklus menstruasi, terdapat kantong kista di sekitar ovarium, gejala fisik seperti pertumbuhan rambut pada wajah seperti pria, warna kulit di beberapa bagian lipatan tubuh menjadi gelap.

Lalu, apa saja penyebab dari penyakit yang cukup berbahaya bagi wanita ini? Secara detail penyakit ini tidak diketahui pasti dari mana penyebabnya. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan PCOS terjadi atau bertambah parah, seperti kelebihan hormon insulin (produsen hormon androgen untuk laki-laki), sebab faktor genetik, serta kelebihan androgen (pertumbuhan rambut di bagian tubuh seperti laki-laki).

Penyakit ini juga bisa berdampak pada sulitnya mendapatkan keturunan. Meski dibeberapa kasus penderita serupa dapat hamil dengan berbagai tindakan medis. Namun, jika bisa setiap wanita tidak ingin mengalami penyakit ini. Selain kista, sindrom ovarium polikistik juga menjadi salah satu penyakit berbahaya bagi kesuburan sel telur wanita.

Pantas saja Nabi memberikan derajat yang lebih tinggi pada wanita hingga tiga tingkat di atas laki-laki sebab beban fisik yang diterimanya. Setiap bulan mengalami siklus menstruasi, dan akan mengalami masa kehamilan hingga 9 bulan lamanya, dilanjutkan dengan fase melahirkan. Perempuan mengalami banyak perubahan fisik. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini, berikut ulasan menarik untuk dibaca!

PCOS dan Siklus Haid yang Tidak Teratur, Simak Keistimewaan Wanita dalam Islam

Bagi perempuan yang sudah baligh, sehat (tidak dalam keadaan sakit), berusia 9 tahun atau lebih, akan mengalami fase haid setiap bulannya. Fase ini ditandai dengan keluarnya darah dari farji-nya. Masa haid paling lama dialami wanita adalah 15 hari, setelahnya bukan lagi disebut darah haid. Ada lagi darah nifas yang dikeluarkan wanita pasca melahirkan. Nah, untuk mengetahui keistimewaan wanita dalam Islam, simak ulasan berikut:

  • Mengalami Fase Perubahan yang Beragam

Ingatlah bahwa setiap manusia di dunia ini lahir dari rahim seorang perempuan. Perempuan yang sudah baligh dan berusia 9 tahun atau lebih akan mengalami haid yang akan ia dapatkan setiap bulannya. Selain perubahan dari segi fisik, fase baru dalam hidup perempuan juga akan dimulai.

Selanjutnya ketika ia mengandung, perempuan akan mengalami beberapa perubahan fisik juga. Setelahnya ia akan mengeluarkan darah nifas. Belum lagi jika seorang perempuan menderita kista, tidak menutup kemungkinan ia sulit atau bahkan tidak bisa memiliki keturunan.

  • Islam sangat Memuliakan Wanita

Pernah diceritakan oleh seorang sahabat Nabi bahwa Nabi memerintahkan kita untuk berbakti kepada ibu hingga 3 kali perintah, baru kemudian ayah. Betapa istimewanya seorang wanita hingga Islam sangat memuliakannya. Perempuan juga diberikan dispensasi dari kewajiban shalat fardhu. Meski begitu hal ini bisa diganti dengan memperbanyak berdzikir serta mengerjakan amalan perbuatan sunnah lain seperti membaca shalawat.

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Begitu istimewa perempuan dalam Islam. Sehingga ketika seorang perempuan menderita PCOS tidak akan pernah membuatnya menjadi rendah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY