Pandangan Islam tentang Inses – Beberapa hari ini, berbagai narasai terkait pandangan Islam tentang inses semakin banyak didiskusikan oleh berbagai pakar.
Sobat Cahaya Islam, sebagai umat muslim salah satu hal yang perlu dipahami yakni terkait pandangan Islam tentang inses.
Mengenal Pandangan Islam tentang Inses yang Mengancam Generasi
Selain mengajarkan generasi terkait pergaulan, umat yang berilmu perlu memahamkan pentingnya pandangan Islam tentang Inses. Sederhananya, inses adalah hubungan sedarah yang bisa dijalani oleh ayah-anak, ibu-anak bahkan kakak-adik. Naudzubillah.
Seiring dengan berkembangnya teknologi, pemberitaan mengenai hubungan sedarah seringkali terjadi bahkan membuat hati miris. Ada pemberitaan bahwa hubungan inses tersebut sampai menjadikan bayi tak berdosa terbunuh atau bahkan diaborsi.
Fenomena seperti ini sejatinya sudah terjadi sejak zaman dahulu kala, bahkan di masa kenabian.
Hanya saja, dengan bertambahnya kecanggihan teknologi sekarang, fenomena inses mulai banyak dipertontonkan. Malah ada yang terang – terangan dan merasa tidak berdosa.
Di dalam Islam, hubungan seperti ini jelas haram dan merupakan aktivitas yang buruk. Sayangnya, banyak yang menyepelekan dan mewajarkan hal tersebut sehingga sanksi hanya terbatas pada sosial semata.
Faktor Penyebab Hubungan Inses
Hubungan persaudaraan bahkan antar keluarga adalah hubungan yang mulia. Allah Ta’ala mengutamakan hubungan tersebut hingga tidak boleh sampai ada perpecahan diantaranya.
Hanya saja, seringkali hamba melewati batas. Ada banyak faktor yang menjadikan hubungan seperti inses ini terus berkembang. Diantaranya yakni sebagai berikut :
1. Lemahnya Keimanan
Hal pertama yang perlu disadari yakni lemahnya keimanan dalam diri. Jika menggunakan logika, tidak seharusnya seseorang yang memiliki hubungan sedarah bisa melakukan aktivitas seperti halnya suami istri yang sah.
Jelas mereka memahami bahwa selain dilarang oleh agama, pun juga salah di ranah kehidupan bermasyarakat.


Namun hal ini tetap terjadi lantaran adanya peningkatan nafsu dalam diri sehingga secara tidak sadar, hal inilah yang menjadikan keimanan tergadai. Walhasil, hubungan inses tak dapat dihindarkan.
Maka dari itu, Allah Ta’ala senantiasa memberikan pemahaman bagi umat untuk senantiasa beribadah dimanapun berada. Hal ini sebagaimana firmanNya dari surat Adz Dzariyat ayat 56 yakni :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Artinya : Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
2. Kurangnya Pemahaman Sebagai Orangtua
Hal kedua yakni terkait ilmu parenting yang dimiliki sebagai orangtua. Menjadi orangtua tentu tidak mudah, maka dari itu dperlukan ilmu untuk menopang pendidikan anak – anak di masa depan.


Bila sampai terjadi inses dalam keluarga inti, tentu ada yang bermasalah dengan proses pendidikan parentingnya.
Oleh karena itu, Allah Ta’ala senantiasa mengarahkan umat untuk senantiasa menjaga keluarga dari adanya fenomena kemaksiatan sebagaimana surat At Tahrim ayat 6 yakni :
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
3. Kurangnya Komunikasi Sosial
Faktor selanjutnya yakni terkait kurangnya komunikasi sosial. Biasanya hubungan inses terjadi lantaran dipicu tidak adanya komunikasi yang sehat. Sehingga malah berujung menambah masalah dengan melakukan hubungan inses. Naudzubillah.
Selain itu, ketiadaan komunikasi bisa menyebabkan keimanan menjadi lemah. Oleh karena itu, umat perlu senantiasa mengingat Allah Ta’ala serta memiliki partner sholih untuk terus beristiqomah menjadi hamba Allah yang bertaqwa.
Nah Sobat Cahaya Islam, berikut ulasan mengenai pandangan Islam tentang inses dan tips bagi generasi untuk menghindarkan diri dari pergaulan bebas. Semoga bermanfaat.
































