Ibu Zara Adhisty Sebut Niko Alhakim Okin Si Suneo, Ini Pandangan Islam?

0
1119

Niko Alhakim Okin – Belakangan, nama ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet seluruh Indonesia. Pria yang akrab disapa Okin tersebut memang kerap kali menjadi topik hangat di sosial media terutama Twitter.

Bahkan tak sedikit warganet yang merasa geram dengan kelakukan Okin. Tak jarang nama Okin menjadi viral dan membuat warganet kerap tidak habis pikir.

Ibu Zara Adhisty Katain Niko Alhakim Okin Suneo, Bibir Monyong, Pansos, dan Predator

Potret Zara Adhisty, Rachel Vennya, Niko Alhakim Okin, dan Salim Nauderer menjadi perbincangan hangat karena mereka mempunyai hubungan. Karena melihat foto tersebut, ibu Zara Adhisty yakni Sofia Yulinar memberikan komentar pedasnya.

Bahkan ibu dari mantan member JKT48 tersebut memanggil Okin dengan sebutan sebagai Suneo. Sebutan itu ia berikan dalam komentar kepada Okin terkait foto anaknya yang viral di sosial media.

Ibu Zara Adhisty meminta mantan suami Rachel Vennya yang ia sebut sebagai si Suneo itu untuk berkaca.

“udah monyong gitu mending dipakai istighfar terus suruh ngaca,” balas ibunda Zara Adhisty dalam komentar di sebuah unggahan di Instagram.

Memberikan Julukan yang Tak Baik dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, apa yang ibunda Zara Adhisty ucapkan kepada Niko Alhakim Okin sejatinya merupakan luapan kekesalan seorang ibu. Bagaimana tidak, banyak warganet menduga bahwa Okin memberikan pengaruh buruk kepada Zara sehingga artis cantik tersebut berhubungan dengannya.

Padahal Okin sendiri saat itu masih berstatus sebagai suami dari Rachel Vennya. Walaupun begitu, sebagai seorang muslim yang baik alangkah baiknya untuk menjaga apa yang keluar dari lidah.

Jangan sampai kepada sesama muslim, kita saling mencela, mengolok-olok, atau memberikan julukan yang buruk untuk orang lain. Pasalnya Islam adalah agama yang lembut dan mengajarkan kedamaian untuk seluruh umatnya.

Alasan Islam Melarang Saling Memanggil dengan Julukan yang Buruk

Islam memang melarang dengan tegas agar sesama muslim tidak saling memanggil dengan julukan yang buruk. Ada beberapa alasan mengapa islam tidak memperbolehkan sesama manusia mengolok-olok antara lain:

1.       Perintah Allah Secara Langsung

Allah SWT bahkan memerintahkan langsung agar hambanya tidak saling mengolok atau memanggil orang lain dengan gelar yang buruk. Ini tertuang dalam QS Al Hujurat ayat 11 yang berbunyi:

 وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ

“Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar (yang buruk)” (QS. Al-Hujuraat [49]: 11).

Maksud dari ayat di atas adalah seseorang yang memberikan julukan karena kekurangan orang lain sebagai celaan. Meskipun kekurangan atau kecacatan itu benar adanya, tetap dilarang dalam islam.

2.       Sama Seperti Mencela Diri Sendiri

Perbuatan mengolok orang lain sejatinya sama seperti mencela dirinya sendiri. Ini karena mukmin seperti satu tubuh.

Karena itulah, saat ia mencela orang lain maka hakikatnya sama seperti mencela dirinya sendiri, sebab orang lain itu merupakan saudaranya. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam HR. Bukhari Nomor 481 dan Muslim Nomor 2585 yang berbunyi:

 إِنَّ المُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Sesungguhnya orang mukmin yang satu dengan mukmin yang lain itu bagaikan satu bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain” (HR. Bukhari no. 481 dan Muslim no. 2585).

3.       Mendapat Azab yang Pedih

Dalam QS At Taubah ayat 79, Allah berfirman:

 الَّذِينَ يَلْمِزُونَ الْمُطَّوِّعِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فِي الصَّدَقَاتِ وَالَّذِينَ لَا يَجِدُونَ إِلَّا جُهْدَهُمْ فَيَسْخَرُونَ مِنْهُمْ سَخِرَ اللَّهُ مِنْهُمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“(Orang-orang munafik) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan untuk mereka adzab yang pedih” (QS. At-Taubah [9]: 79).

Menurut ayat di atas, orang yang mencela orang lain maka Allah akan membalasnya dengan azab yang pedih.

Oleh karena itulah, perbuatan mencela atau memberikan julukan yang buruk seperti sebutan si Suneo untuk Niko Alhakim Okin perlu dihentikan sekarang juga. Sebab hal ini bukan hal yang positif dalam agama islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY