Nadin Hamizah Penyanyi Viral, Ternyata Memiliki Kisah Hidup Memilukan

0
1832
Nadin Hamizah

Nadin Hamizah – Nadin Hamizah Merupakan seorang penyanyi perempuan yang tengah viral saat ini. Pasalnya lagu-lagu yang ia bawakan mampu menarik perhatian. Tidak hanya itu, penampilnnya juga disebut-sebut tampak seperti seorang peri berasal dari negeri dongeng.

Berkat popularitas tersebut, Nadin diundang ke acara-acara TV da menceritakan kisah hidupnya yang cukup menyayat hati. Sobat dapat mengambil pelajaran melalui kisah hidup disampaikan oleh gadis berusia 22 tahun ini.

Nadin Hamizah Hidup Jauh Dari Kedua Orangtua

Seperti yang ia sampaikan dalam acara Vindes, ia berasal dari keluarga broken home. Kedua orangtuanya bercerai dan ia tinggal bersama sang Nenek di daerah Bandung. Ibunya yang berjuang menghidupi Nadin Hamizah.

Ibu Nadin bekerja di Jakarta, hingga keduanya harus berpisah. Tentu ini merupakan bentuk cara untuk bertahan hidup bagi ibu dan Nadin. Penyanyi berusia 22 tahun ini juga bercerita, bahwa ia hanya bisa bertemu dengan sang Ibu hanya 0ada hari wekeend saja.

Untuk sehari-hari dirinya lebih banyak menghabiskan waktu bersama sang nenek. Mengetahui kisahnya ini, Sobat pasti bisa merasakan betapa sedihnya menjadi sosok Nadin kala itu.

Merasakan hidup jauh dari kasih sayang kedua orangtua karena sebuah perceraian. Perceraian sendiri dalam Islam, merupakan perbuatan yang dibenci oleh Allah.

“Dan jika mereka berketetapan hati hendak menceraikan, maka sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui,” (Al-Baqarah: 227).

Perceraian dalam Islam

Setiap pasangan pasti pernah melalui masa-masa sulit. Kadangkala jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut, dengan becerai alias berpisah. Meski memiliki berbagai dampak cukup serius, tetap bagi sebagaian orang ini merupakan pilihan yang tepat.

Islam sendiri memiliki pandangannya terhdap peristiwa perceraian ini. Sobat bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.

1. Cerai dalam Islam

Cerai dalam pandangan Islam, merupakan putusnya status tali perkawinan atau hubungan antara suami dan istri. Dengan adanya perceraian tersebut, maka telah gugur hak serta kewajiban antara keduanya sebagai suami dan istri.

Nadin Hamizah

Maksudnya, keduanya sudah tidak boleh lagi berhubungan suami istri. Misalnya seperti berdua-duaan, berpegangan, seperti sebelum menikah. Al-Qur’an sendiri sudah mengatur serta aturan dalam kegiatan rumah tangga. Termasuk juga bagaimana cara menyelesaikan masalah dalam berumah tangga dan perceraian.

“Talak (yang dapat dirujuk) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik.” (QS. Al Baqarah: 229).

“Hai Nabi, apabila kamu menceraikan isteri-isterimu Maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar)” (QS. Ath Thalaq: 1)

Islam memang membolehkan perceraian, tapi perlu Sobat ketahui Allah sanga membenci perbuatan tersebut. Maknanya, bahwa perceraian adalah pilihan yang terakhir bagi suami-istri ketika tidak menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

2. Jenis-jenis Cerai

Dalam Islam terdapat beberapa jenis perceraian. Sobat sangat perlu mengetahuinya, untuk menambah pengetahuan selama berumah tangga.

  • Talak Raj’i, pada talak ini suami sudah mengucapkan talak satu atau dua kepada istrinya. Dalam talak ini, suami masih bisa meminta rujuk kembali meski istri masih dalam masa Iddah. Tapi jika masa Iddah sudah habis, maka harus dilakukan akad kembali.
  • Talak Ba’in, suami mengucapkan talak tiga hingga tidak boleh rujuk kembali. Suami boleh menikahi istri kembali, setelah sang istri menikah dengan orang lain, bercerai dan habis masa iddah-nya.
  •  Talak Suni, suami yang mengucapkan talak pada istrinya yang masih suci. Alias bel melakukan hubungan suami istri.
  • Talak Bid’i, menalak Isti dalam keadaan haid. Atau istri dal keadaan sedang suci tapi sudah disetubuhi.
  • Talak Taklik, menceraikan istri dengan adanya syarat tertentu. Maka jika syarat itu berlaku, maka terjadilah perceraian.
Nadin Hamizah

Dari kisah Nadin Hamizah Sobat dapat mengambil pelajaran, bahwa perceraian akan mengorbankan banyak pihak. Salah satunya anak yang sudah dimiliki. Semoga kita terhindar dari perbuatan yang dibenci oleh Allah ini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY