Mengenang Tsunami Aceh dan Meyakini Tanda Kebesaran Allah

0
330

Tsunami Aceh – 16 tahun silam tepatnya tanggal 26 Desember 2004 terjadi bencana alam Tsunami Aceh. Tidak selesai kita mengenang bencana tersebut dengan hanya mengingat dan membayangkan kejadian pada saat itu. Bencana yang menewaskan ratusan ribu jiwa ini adalah kuasa dari Allah. Kehendak yang Maha Kuasa atas terjadinya bencana alam tsunami.

Sekitar pukul 08.58 WIB wilayah Aceh dilanda gempa berkekuatan 9,1 skala richter. Tidak lama setelah itu terjadi gelombang Tsunami Aceh setinggi 30 meter dan menghancurkan kota yang disebut sebagai Serambi Mekkah tersebut. Ada satu hal yang masih tersisa dari Aceh, yaitu Masjid Rahmatullah. Masjid yang terletak sekitar kurang lebih 500 meter dari laut ini masih kokoh bangunannya.

Bencana Tsunami Aceh pada 2004 silam merupakan tanda kebesaran dari Allah. Sobat Cahaya Islam juga dapat mengambil hikmah dari peristiwa alam tersebut. Bahwa segala apa yang terjadi di bumi ini adalah atas kehendak Allah SWT. Sebagai seorang hamba yang beriman, kita wajib menjaga bumi dan isinya dengan perbuatan dan amalan kebaikan serta mengingat dan meyakini bahwa apa yang kita lakukan di dunia ada balasan yang menanti di akhirat kelak.

Hampir setiap tahun di tanggal 26 Desember kita memperingati peristiwa alam Tsunami Aceh. Khusunya masyarakat Nangro Aceh Darussalam. Biasanya kegiatan diisi dengan mengunjungi makan keluarga dan mendoakan mereka yang telah tiada. Kadang juga diisi dengan tahlil dan doa bersama. Kita harus yakin bahwa peristiwa alam yang menyebabkan Tsunami, gempa, gunung meletus, dan sejenisnya adalah murni kehendak Allah SWT.

Meyakini Tanda Kebesaran Allah melalui Peristiwa Tsunami Aceh

Sebagaimana penjelasan sebelumnya bahwa di antara tanda kebesaran Allah adalah terjadinya musibah yang menimpa manusia melalui peristiwa alam seperti Tsunami Aceh. Selain menunjukkan tanda kebesaran-Nya, Allah memberikan peringatan kepada manusia dengan terjadinya bencana alam. Sungguh benar bahwa Allah Maha Agung.

1.     Meyakini Tanda Kebesaran Allah

Allah merupakan Dzat yang maha segala. Jika Allah berkehendak maka terjadilah. Tugas manusia adalah terus bertawakal dan meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah diatur dan digariskan oleh yang Maha Kuasa. Bencana alam yang menyapu wilayah Aceh dan meninggalkan masjid yang masih kokoh di 16 tahun silam menjadi bukti bahwa Allah Maha Kuasa di atas segalanya.

Selain bencana alam, Allah juga telah menunjukkan kebesarannya melalui peristiwa alam di dunia. Terjadinya siang dan malam adalah kehendak dan kekuasaan Allah. Bagaimana peristiwa tersebut terjadi semua atas kehendak Allah SWT.

2.     Koreksi Diri

Salah satu tanda kebesaran Allah adalah menurunkan bencana kepada siapa saja yang dikehendaki. Contohnya Tsunami Aceh. Hal ini juga bisa berart manusia diminta untuk mengoreksi dirinya terkait perbuatan yang selama ini telah dilakukan.

Bahwa segala apa yang terjadi di muka bumi adalah sebagai balasan maupun peringatan dari Allah SWT. Dalam Al-quran dijelaskan sebagai berikut:

“Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah”. (QS. Al-Hadid ayat 57)

Nah, dari sini sudah jelas bukan bahwa bencana alam seperti Tsunami Aceh maupun peristiwa alam yang ada di bumi adalah murni kehendak Allah SWT.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY