Ketua MTA Ahmad Sukina Meninggal, Ini Perjalanan Hidup Beliau

0
83

Ahmad Sukina – Tahukah Sobat Cahaya Islam siapa itu Ahmad Sukina? Beliau adalah ketua MTA (Majelis Tafsir Al-Quran). Sebuah yayasan yang berkantor pusat di Surakarta dan bergerak dibidang dakwah Islam, sosial, dan pendidikan. MTA didirikan pada tahun 1972 oleh Almarhum Al Ustadz Abdullah Thufail Saputra.

MTA di bawah kepemimpinan Ahmad Sukina telah mencapai banyak prestasi dan semakin terdepan. Beliau memimpin MTA setelah Ustadz Abdullah Thufail Saputra meninggal pada tahun 1992. Maka dari itu, sejak tahun 1992 MTA dipimpin oleh Ahmad Sukina dan berkembang pesat hingga menelurkan kantor cabang dari Aceh sampai Merauke.

Namun, pada Kamis kemarin (25/2) pemimpin MTA, Ahmad Sukina meninggal dunia. Beliau meninggal sekitar pukul 4 pagi. Sebelumnya, beliau memang sakit dan dirawat di RS Moewardi Surakarta. Beliau meninggal diusia 73 tahun dan meninggalkan istri, 8 anak, serta 19 cucu.

Mungkin tidak banyak yang mengenal sosok beliau. Namun, dalam dunia dakwah beliau cukup dikenal sebagai ulama dan  pendakwah yang karismatik. Berkat keuletan beliau memimpin MTA, kini MTA telah memiliki ratusan cabang di seluruh Indonesia. Beliau memimpin MTA hingga akhir hayatnya.

Sobat Cahaya Islam, sosok karismatik penggemar dakwah ini telah pergi meninggalkan kita, meninggalkan Indonesia. Bahkan, selama kepemimpinan beliau pernah mengirimkan kurang lebih 4.000 dai dan ulama ke daerah-daerah di Indonesia yang tidak sedang dilanda konflik. Hal itu terjadi sekitar tahun 2003.

Sobat Cahaya Islam, meski tidak banyak yang tahu tentang sosok Ahmad Sukina. Namun, almarhum telah memberikan sumbangsih yang berpengaruh besar pada perkembangan organisasi dakwah seperti MTA. Untuk mengetahui perjalanan hidup beliau, simak ulasan di bawah ini:

Menyimak Perjalanan Hidup Ketua MTA Ahmad Sukina yang telah Meninggal

Kamis (25/2) ketua MTA Ahmad Sukina dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan pada hari itu juga di pemakaman muslim Kaliboto, Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah. Selama memimpin MTA beliau juga banyak menorehkan prestasi dan pengembangan pada yayasan MTA.

1.     Bercita-cita Menjadi Guru

Ahmad Sukina lahir di Sukoharja, meski berasal dari desa beliau tidak pernah menyurutkan cita-citanya untuk menjadi guru agama. Beruntungnya cita-cita ini didukung penuh oleh pihak keluarga. Selepas dari SMA beliau melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Agama Islam Muhammadiyah (Kini UMS) pada jurusan Tarbiyah.

Setelah lulus, beliau mengajar di beberapa sekolah sembari rutin mengikuti pengajian dari Ustadz Abdullah Thufail Saputra. Hingga akhirnya Ahmad Sukina memutuskan untuk pindah mengajar di SMA MTA Solo dan mengabdi di sana hingga akhir hayatnya.

Al-Quran juga menyebutkan tentang kewajiban dakwah bagi muslim sebagai berikut:

“Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, melaksanakan shalat, menunaikan zakat, dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana” (An-Nahl Ayat 125)

2.     Dekat dengan Petinggi Negara

Dalam beberapa kesempatan Ahmad Sukina ternyata memang dekat dengan petinggi negara seperti Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah, dan banyak lainnya. Bahkan, presiden Jokowi juga sempat menghadiri pesta pernikahan putra Ahmad Sukina.

Nah, itu tadi sedikit kisah perjalanan ketua MTA Ahmad Sukina. Kisah hidup almarhum bisa menambah pelajaran hidup untuk kita agar tidak berhenti belajar dan menyebarkan dakwah keagamaan. Wallahu a’lam

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY