Kebijakan Larangan Mudik dan Keluh Kesah Sopir Bus, Ketahui Adab Membuat Kebijakan Dalam Islam

0
68
Kebijakan Larangan Mudik 1

Kebijakan larangan mudik – Seorang sopir bis tampak lesu karena adanya kebijakan untuk transportasi umum dilarang beroperasi saat mudik Lebaran. Sementara itu, ini merupakan sarana bagi mereka mencari nafkah. Keluh kesah ini disampaikan oleh seorang sopir yang telah berusia 53 tahun. Ia memikirkan bagaimana bisa membawa pulang uang untuk makan keluarganya. Apalagi penumpang saat ini tampak sepi, bisa membawa tiga penumpang saja sudah melegakan katanya.

Kebijakan Larangan Mudik 1

Adanya larangan mudik dan juga larangan transportasi umum untuk beroperasi. Tentu saja ini menjadikan kesusahan bagi sebagian kalangan masyarakat. Apalagi para sopir bis bergantung pada penumpang yang dibawanya untuk bisa membawa pulang uang. Penghasilan yang biasanya mencapai 250 ribu per hari, kini justru butuh perjuangan untuk mendapatkan 50 ribu per hari. Pengusaha transportasi pun mengeluhkan kebijakan ini.

Kebijakan Larangan Mudik dan Keluh Kesah Sopis Bus, Ketahui Adab Membuat Kebijakan Dalam Islam

Kebijakan Larangan Mudik 2

Kebijakan larangan mudik ini tentu saja menjadi masa sulit bagi para pengusaha transportasi atau para sopir. Apalagi notabene penghasilan adalah dari banyaknya penumpang. Dalam islam sendiri, rezeki memang sudah menjadi ketetapan yang diatur oleh Allah SWT. Allah juga menjamin rezeki bagi setiap makhluk, bahkan bagi hewan melata sekalipun. Namun terlepas dari itu, manusia juga harus berikhtiar.

Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

Ayat diatas menunjukkan bahwasanya Allah menyediakan segala sesuatu di bumi sebagai sumber rezeki bagi manusia. Itulah kenapa, ada banyak jalan untuk mendapatkan rezeki dengan banyaknya rahmat yang sudah Allah sediakan. Manusia hanya harus berusaha dan berikhtiar. Namun masa pandemi ini, menjadi masa sulit dan banyak juga yang harus kehilangan pekerjaannya. Terlebih ada banyak kebijakan baru yang dibuat oleh pemerintah.

Lalu bagaimana adab membuat kebijakan yang sesuai dengan ajaran islam?

Mempertimbangkan Keadilan

Dalam membuat kebijakan tentu saja harus memperhatikan keadilan. Apalagi dalam islam sendiri dianjurkan bagi kaum muslimin untuk bersikap adil. Begitu juga saat membuat kebijakan, adil adalah komponen yang harus ikut serta. Sehingga kebijakan yang keluar juga bisa memberikan banyak manfaat dan keadilan bagi semua pihak tentu saja.

Tidak Menjadikan Kesusahan Bagi Orang Lain

Adab dalam membuat kebijakan menurut pandangan islam, salah satunya adalah kebijakan yang tidak menyebabkan kesusahan bagi orang lain. Pemerintah pun sebaiknya juga mengeluarkan kebijakan yang tidak menyebabkan kesusahan untuk orang lain. Apalagi pemimpin atau pemerintah sendiri memiliki kewajiban untuk memikirkan kesejahteraan rakyatnya tentu saja. Itu artinya, perlu juga bijak dalam membuat kebijakan untuk masyarakat.

Kebijakan larangan mudik – membuat kalangan seperti sopir bus atau pengusaha transportasi merasa kesusahan. Apalagi ini adalah sarana untuk mencari nafkah. Itu sebabnya, dalam membuat kebijakan juga perlu memikirkan nilai-nilai islam. Sehingga kebijakan yang dibuat bisa sesuai juga dengan ajaran islam yang berlaku.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Mulk Ayat 15

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY