Kasus Wakil Ketua DPRD Sulut, Inilah Cara Membina Keluarga Sakinah dalam Islam

0
82

Wakil Ketua DPRD Sulut – Belum lama ini, media diramaikan dengan video viral seorang istri yang menghadang mobil suaminya karena selingkuh. Mobil tersebut diduga miliki Wakil Ketua DPRD Sulut. Hal ini tentunya menjadi salah satu hal yang amat mengejutkan. Perselingkuhan merupakan salah satu ancaman dalam bahtera rumah tangga.

Sobat Cahaya Islam, tentunya menginginkan kehidupan keluarga yang aman, tenteram dan damai. Hal ini bisa didapatkan dengan berbagai upaya serta kerja sama satu sama lain. Islam juga mengajarkan terkait tata cara dalam membina keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Lalu, bagaimana cara melakukannya? Yuk simak informasinya!

Cara Membina Keluarga Sakinah dalam Islam

Memiliki keluarga yang penuh kedamaian serta sakinah penuh berkah menjadi hal yang amat didambakan. Islam senantiasa mengajarkan untuk membangun bahtera rumah tangga yang sakinah, mawaddah warahmah. Hal ini merupakan tujuan utama seorang muslim dalam membina keluarga.

Selain itu, keluarga yang sakinah mawaddah warahmah merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah swt. Hal ini tentunya menjadi salah satu bentuk ketaatan dalam mentaati perintah-Nya serta mengikuti sunah Rasulullah saw.

Sebagaimana firman Allah swt dalam Al-Quran Surat An-Nur ayat 32:

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Qs. An-Nur: 32)”.

Keluarga yang sakinah yakni sebuah keluarga yang dibangun atas dasar ketaqwaan serta keimanan terhadap Allah swt. Selain itu, ikatan keluarga senantiasa dipenuhi dengan dasar ketenteraman dan ketenangan hati. Adapun cara membina keluarga yang sakinah dalam Islam yakni sebagai berikut:

1.   Memilih Pasangan yang Baik

Langkah pertama untuk mengawali pembangunan sebuah keluarga yakni memilih pasangan. Dalam hal ini, Islam menekankan untuk memilih pendamping yang baik. Hal ini mengandung arti baik dalam agama serta budi pekertinya. Untuk membangun sebuah keluarga yang sakinah akan lebih mudah dibangun jikalau pasangannya senantiasa taat terhadap ajaran Islam.

2.   Memenuhi Hak serta Kewajiban Masing-Masing

Selanjutnya, keluarga yang sakinah bisa didapatkan dengan cara pemenuhan hak dan kewajiban suami serta istri. Dalam kehidupan keluarga, suami dan istri memiliki hak serta kewajiban yang hendaknya dipenuhi.

3.   Diperkokoh dengan Kepercayaan

Keluarga sakinah dalam Islah dapat dibina dengan sebuah kepercayaan yang kokoh. Tidak sedikit pasangan yang memiliki tingkat kepercayaan yang rendah. Hal ini menjadi salah satu penyebab banyaknya kasus perceraian. Seorang istri hendaknya menjaga kepercayaan dari suaminya, begitu pun sang istri.

4.   Saling Mengerti Satu Sama Lain

Hal lainnya yang mesti diingat ketika membina keluarga sakinah yani mengerti satu sama lain. Suami dan istri hendaknya membantu satu sama lain, sehingga dapat tercipta kekompakan antara suami dan istri. Ketika salah satu di antara pasangan sedang sakit, alangkah baiknya untuk bisa memahami apa yang diperlukannya.

5.   Senantiasa Saling Mengingatkan

Islam mengajarkan untuk senantiasa saling mengingatkan dalam kebaikan. Tidak ada manusia yang terhindar dari suatu kesalahan. Oleh karena itu, selaku pasangan yang baik hendaknya mengingatkan satu sama lain.

Nah, Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa cara yang bisa dicoba untuk membangun sebuah keluarga yang sakinah. Adapun kasus yang terjad pada Wakil Ketua DPRD Sulut, senantiasa dijadikan pembelajaran. Mari bersama-sama untuk terus berlomba menjadi manusia terbaik yang di-Rahmati Allah swt.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY