Kasus Gubernur Lampung dan Bima Jadi Sorotan, Kritik Membangun Jadi Bahaya?

0
665
Kasus Gubernur Lampung dan Bima

Kasus Gubernur Lampung dan Bima – Tiktoker Bima Yudho Saputro menjadi sorotan usai kritik pemerintah Lampung. Kasus Gubernur Lampung dan Bima dalam sesaat menjadi perhatian banyak orang. Banyak yang mengeluarkan pendapatnya mengenai topik yang Bima bawakan saat itu.

Masyarakat Lampung sendiri mengakui apa yang dikatakan Bima dalam video tersebut memang benar apa adanya. Dalam videonya Bima menyatakan beberapa alasan mengapa daerahnya, Lampung tidak maju-maju. Video berdurasi singkat ini sontak menjadi viral di sosial media.

Viralnya video tersebut pun menarik perhatian masyarakat dan pemerintah Lampung. Salah satunya adalah Gubernur Lampung yang sempat menimpali video tersebut. Namun, video tersebut bukannya menjadi klarifikasi, melainkan menjadi kontroversi di berbagai media.

Fakta Kasus Gubernur Lampung dan Bima

Dari viralnya kasus ini terdapat beberapa fakta yang meyangkut Gubernur Lampur dan Tiktoker Bima ini.

1.      Keluarga Bima di Lampung Diintimidasi Oleh Gubernur Lampung

Juru bicara keluarga Bima mengatakan jika Gubernur Lampung sempat mendatangi keluarga Bima. Di sana Gubernur Lampung memberikan teguran kepada keluarga Bima tentang apa yang Bima katakan di sosial medianya.

Kasus Gubernur Lampung dan Bima

Gubernur Lampung menyatakan bahwa itu kesalahan pendidikan yang keluarga berikan. Sebab Bima memberikan kritiknya dengan bahasa yang terbilang kurang sopan. Ketika itu, keluarga Bima pun langsung meminta maaf dan mengakui kesalahan anaknya.

Meski begitu, apa yang dilakukan Bima dalam mengkritik pemerintah itu dianggap benar. Sebab kita sebagai masyarakat tidak bisa tinggal diam jika mendapati sesuatu yang tidak baik. Kita harus memberikan kritik dan saran membangun untuk kemajuan daerah kita.

Memberikan kritik merupakan hak kita sebagai warga Indonesia. Namun, sebagai umat muslim kita pun diajarkan untuk berbicara yang baik. Oleh karenanya, ketika mengkritik, kita pun harus menggunakan tutur kata yang baik.

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِالله وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ 

Artinya:

‘Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah dia berkata baik atau diam’ (HR. al-Bukhari dan Muslim).

2.      Kekayaan Gubernur Lampung Dipertanyakan

Usai video Bima beredar di sosial media, banyak netizen yang menduga-duga akan ketidakjujuran pemerintah Lampung. Pasalnya dalam video tersebut Bima menjelaskan bahwa pembangunan di daerahnya tidak berjalan lancar. Namun, dana yang diberikan dari atas bisa saja tetap lancar, lalu di mana dananya?

Netizen mulai menanyai kekayaan Gubernur Lampung, bahkan ada beberapa akun sosial yang memberitahukan akan jumlah kekayaan tersebut. Kecurigaan tentang perlakuan korupsi pun mulai terdengar dalam kasus ini.

Seperti yang kita tau bahwa negara dan ajaran agama Islam melarang adanya perilaku korupsi. Perlakuan korupsi jelas sangat merugikan masyarakat dari berbagai arah.

وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوْا بِهَآ اِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوْا فَرِيْقًا مِّنْ اَمْوَالِ النَّاسِ بِالْاِثْمِ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya:

‘Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.’ (QS. Al-Baqarah:188)

3.      Polisi Hentikan Kasus Bima

Sobat Cahaya Islam, sebelumnya polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus Gubernur Lampung dan Bima yang viral di sosial media. Namun, kali ini polisi sendiri menyetop kasus tersebut. Hal ini dikarenakan setelah melakukan penyelidikan, disimpulkan bahwa kasus ini tidak termasuk tindak pidana.

Hal ini memberikan kabar baik untuk tiktoker satu ini, sebab tidak akan ada hukuman dari kasus yang menjeratnya itu. Unsur pidana yang tidak terpenuhi dalam kasus ini berhasil menyelamatkannya.

Kasus Gubernur Lampung dan Bima

Kasus Gubernur Lampung dan Bima ini masih dibicarakan banyak orang. Beberapa hari terakhir sosial media dipenuhi dengan kasus-kasus ini. Dari kasus ini pun kita belajar untuk berani mengeluarkan pendapat dan kritik, tetapi harus menggunakan tutur kata yang baik.Islam adalah agama yang cinta damai, maka kita pun harus mencintai kedamaian.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY