Islam Bukan Beban, Melainkan Memerdekakan

0
1138
Islam bukan beban

Islam Bukan Beban – Apakah Anda mengetahui bahwa sejatinya islam bukan beban, tetapi selalu memerdekakan.

Tujuan dari agama islam turun dan kemudian dianut oleh umat Rasulullah SAW adalah supaya mereka memiliki pondasi dalam hidup.

Agama islam juga membantu penganutnya untuk memiliki jalan pikiran yang baik dan memilih yang paling tepat sebelum bertindak.

Agama islam tidak mengekang atau menjadi tambahan beban bagi manusia, melainkan untuk memerdekakan mereka.

Islam Bukan Beban, Melainkan Memerdekakan

Beberapa di bawah ini merupakan contoh di mana agama islam bukan beban tetapi memberikan kemerdekaan kepada umat Rasululloh dalam berbagai hal.

1.     Keringanan Puasa Ramadhan

Salah satu rukun islam adalah melakukan puasa ramadhan yang mana wajib untuk seluruh umat Islam melaksanakannya.

Namun ada pengecualian bagi anak-anak yang usianya belum mencapai akal baligh dan untuk wanita yang tengah mengalami haid dan nifas.

Bagi orang-orang yang sedang melakukan perjalanan jauh untuk bepergian, perang atau seorang musafir.

Mereka juga boleh untuk tidak berpuasa jika kondisinya tidak memungkinkan.

Puasa wajib bagi orang yang tinggal dan bermukim atau menetap.

2.     Menunaikan Ibadah Haji bagi yang Mampu

Demikian pula dengan rukun islam yang kelima ini, di mana anjuran melakukan ibadah haji satu kali seumur hidup bagi yang mampu secara ekonomi.

Namun tidak ada paksaan bagi orang yang belum mampu dan tidak ada hukuman bagi mereka yang belum bisa menunaikan ibadah haji ini.

Islam bukan beban

Karena setianya berangkat ke tanah suci Makkah untuk melakukan ibadah haji ini hanya khusus bagi umat Nabi Muhammad yang sudah merasa mampu.

Dari uraian di atas sudah jelas bahwa agama islam bukan beban dan  tidak memberikan paksaan apapun bagi penganutnya.

Hal ini juga menjelaskan bahwa Allah SWT tidak memaksa ibadah kepada orang-orang yang memiliki kondisi dengan pengecualian.

Karena agama dalam kehidupan ini tidak memberi tekanan atau beban agar melakukan ibadah namun semuanya telah sesuai jika memang kondisinya berbeda.

Bahkan agama islam juga mengajarkan untuk tetap memberi toleransi kepada para penganut agama lain.

Nabi Muhammad SAW tidak pernah membeda-bedakan umat yang memilih keyakinan berbeda.

Mereka juga tetap memiliki hak untuk hidup nyaman tanpa merasa terganggu dan terancam oleh agama-agama lain terutama agama islam kita ini.

Allah SWT telah memberikan kemerdekaannya kepada seluruh manusia untuk memilih takdir sesuai dengan keinginan dan usahanya masing-masing.

Karena yang terpenting adalah menerapkan sikap saling menghormati dan menghargai antar umat beragama.

Seperti dalil Al-Qur’an sebagai berikut:

“Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku.” (QS. AL-Kafirun: 6)

Banyak insiden yang terjadi di sekitar kita yang mana seperti contoh di bawah ini.

Yakni saat puasa ramadhan seringkali beberapa orang marah-marah dan memaksa semua warung makan agar tutup hingga menjelang adzan maghrib.

Padahal jika Anda pikir lebih dalam lagi jika selama hal itu tidak mengganggu dan tidak mengusik yang sedang berpuasa.

Maka boleh saja dengan sikap toleransi yang baik dari penganut agama lain.

Karena banyak yang juga membutuhkan makan untuk orang-orang yang sedang tidak menunaikan ibadah puasa.

Demikian di atas merupakan penjelasan bahwa islam bukan beban namun memberikan kemerdekaan bagi seluruh umat Nabi Muhammad.

Bahkan untuk melakukan perintah-perintah Allah SWT pun tidak adanya tekanan dan paksaan. Semoga artikel ini bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY