IPPNU menebarkan ikan hias sekitar 300, tukik (anak penyu) 300, dan menanam 500 pohon bibit pohon bakau. Hal ini sebagai wujud nyata cinta kepada lingkungan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta, Ahad (13/7/2025).
Ketua Umum PP IPPNU Whasfi Velasufah juga menyampaikan bahwa menjaga lingkungan dan memastikan keberlanjutannya merupakan tanggung jawab generasi muda. Hal ini juga termasuk para kader IPPNU.
IPPNU Menebarkan Ikan Hias dan Tanam Bakau
IPPNU menebarkan ikan hias ini menjadi solusi dari abrasi agar tidak terkikis. Selain itu, juga menjaga keragaman hayati dan biodiversitas. Bahkan, menghindari krisis iklim, perubahan iklim yang ekstrim.
Ia berharap kegiatan ini akan menjadi pelopor kepada perwakilan IPPNU di setiap wilayah untuk melakukan aksi serupa di daerah masing-masing. Berikut ini fakta mengenai IPPNU menebarkan ikan hias, antara lain:
1. Mengapresiasi Gerakan Peduli Lingkungan
Sementara itu, anggota Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Anwar Sjani telah mengapresiasi aksi nyata yang dilakukan IPPNU dalam gerakan peduli lingkungan. Namun, gerakan ini harus benar-benar dikampanyekan secara bersama-sama.
Anwar sendiri telah menyampaikan bahwa dengan penanaman mangrove akan menambah produsen oksigen dan mampu menahan abrasi ombak. Sementara itu, pelepasan ikan merupakan salah satu bentuk menjaga biodiversitas laut.
2. Bertambah Produsen Oksigen
Anwar mengatakan dengan adanya kegiatan penanaman ini telah bertambah produsen oksigen. Meski dampaknya tidak sekarang tapi lima tahun kedepan akan terasa manfaatnya.
Jadi, kegiatan ini bagus sekali untuk menjaga habitatnya di alam. LPBI juga sangat mendukung kegiatan ini dengan lingkungan dan alam.
3. Dukungan Kegiatan Cinta Lingkungan
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kehutanan (BP2SDM Kemenhut). Luckmi Purwandari sendiri telah menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan cinta lingkungan tersebut.
Ia turut mengajak generasi muda untuk dapat menciptakan wirausaha kreatif berbasis alam.
Misalnya saja seperti wisata alam, agroforestry dan masih banyak lainnya. Menanam mangrove nanti juga akan membuat wisatanya lebih bagus lagi. Mangrove ini tidak hanya untuk menangkal atau mencegah abrasi.


Namun, juga akan mencegah ombak masuk air laut ke darat, tetapi juga sebagai wisata. Hal paling penting hutan tetap lestari tapi juga akan terjaga.
4. Inspirasi Bagi Anak Muda
Luckmi selalu berharap setelah deklarasi eco youth ambassador, para anggotanya dapat menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya di daerahnya masing-masing.
Anwar juga mengatakan harus bisa menggelorakan semangat ini dengan baik. Namun, harus dapat dilanjutkan sebagai aksi-aksi nyata pelestarian lingkungan dan pelestarian hutan.
5. Kegiatan dihadiri Berbagai Pihak
Kegiatan ini juga turut dihadiri langsung oleh anggota LPBINU Anwar Sjani, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (BP2SDM Kemenhut) Luckmi Purwandari, jajaran Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu.
Selain itu, kegiatan IPPNU menebarkan ikan hias dihadiri oleh jajaran pengurus PP IPPNU, serta ketua dan perwakilan PW IPPNU dari seluruh Indonesia.






























