Hari Lahir Pancasila dan Implementasinya dari Sudut Islam

0
27
hari lahir pancasila

Hari Lahir Pancasila – Momen Hari Lahir Pancasila telah usai, namun esensial dari perjuangan belum berakhir. Peringatan 1 Juni sebagai kelahiran Pancasila tentu menjadi momen untuk saling mengevaluasi seberapa Pancasila warga negara, khususnya umat muslim. Seperti yang sudah diketahui, bahwa Pancasila bukanlah hal yang bertentangan dengan syariat Islam. Sebab nilai – nilai yang diimplementasikan sesuai dengan akhlak umat yang harus diwujudkan.

Sobat Cahaya Islam, momen Hari Lahir Pancasila tidak boleh hanya menjadi sekedar selebrasi dengan memakai baju batik secara massal ataupun dengan tayangan video bernuansa kebangsaan. Padahal, di sisi lain ada segolongan ummat yang tersakiti atas dasar Pancasila. Lantas, benarkah sikap umat yang terkesan diam ketika terjadi demikian?

Bagaimana Umat Merespon Hari Lahir Pancasila?

hari lahir pancasila

Sebagai umat muslim, semua hari sama – sama memberikan kebaikan. Hanya saja, di hari kelahiran Pancasila memang punya makna tersendiri. Semakin bertambahnya tahun, idealnya nilai – nilai Pancasila semakin mudah diaplikasikan.

Namun tampaknya hal itu tidak sesuai dengan kenyataan. Sebab, sebagian umat semakin tertindas dan terdzalimi atas dasar tidak Pancasila. Tentu hal ini menjadi sebuah pertanyaan. Adakah yang benar – benar memahami makna Pancasila? Sebab setiap kali pergantian rezim, definisi dan makna umat anti Pancasila berbeda.

Di setiap pergantian generasi pun, pemaknaan Pancasila juga mengalami perubahan. Alih – alih menjelaskan, pendidik lebih cenderung untuk pengamalan nilai – nilainya yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan dan keadilan. Sebab, hakikat Pancasila adalah sebagai nilai semata.

Bagaimana Strategi agar Nilai – Nilai Pancasila dapat Diamalkan?

hari lahir pancasila

Sobat Cahaya Islam, sebagian besar umat mungkin telah menghafal Pancasila di luar kepala, namun tidak dengan penerapannya. Walaupun hanya terdiri dari 5 sila, tapi pengamalannya mencakup seluruh aspek kehidupan. Sehingga ummat perlu melakukan beberapa strategi. Diantaranya adalah :

1. Memahamkan Nilai Sila ke-1 & ke-2

Sila pertama adalah inti dari implementasi untuk menghambakan diri semata pada Allah Ta’ala saja dan tidak memiliki keraguan sedikitpun. Sedangkan yang kedua adalah wujud dari penghambatan kepada Allah SWT yakni untuk menjunjung tinggi kemanusiaan. Beberapa aktivitas yang perlu diwujudkan yakni seringnya umat bergabung dalam kajian ilmu. Sementara kemanusiaan dapat dilatih dengan melakukan bakti sosial.

2. Memahamkan Nilai Sila ke-3 & ke-4

Sila ke-3 adalah implementasi dari nilai – nilai persatuan. Dalam Islam, perbedaan adalah hal yang menghancurkan. Oleh sebab itu kaum muslim haruslah segera bersatu. Sedangkan sila ke-4 lebih cenderung pada pemasyarakatan, yakni nilai kehidupan sosial. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam surat Ali Imron ayat 103 :

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Artinya : Dan berpegang teguhlahlah kamu semuanya pada tali (agama) Allâh, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allâh kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allâh mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allâh menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allâh menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.”

Aktivitas yang dapat dilakukan untuk membiasakan nilai – nilai tersebut yakni dengan saling memberikan pemahaman antar mahzhab yang berbeda maupun aktif terlibat dalam bermasyarakat.

3. Memahami Nilai Sila Ke-5

Implementasi dari sila ke-5 yakni dengan saling memberikan nasihat serta senantiasa mensosialisasikan aktivitas yang berbau keadilan. Sebab keadilan jaman sekarang, sangatlah sulit untuk diamalkan.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah hakikat Hari Lahir Pancasila yang harus diresapi oleh para umat. Di masa depan, semoga para generasi lebih cenderung untuk segera mengimplementasikan nilai nilai yang ada Pancasila dalam rangka meraih ridho Allah Ta’ala.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY