Dukhan, Apa Itu? Bagaimana Penjelasan Dalam Al-Quran?

0
84

Dukhan – Memasuki hari ke 15 berpuasa semakin ramai perbincangan mengenai munculnya dukhan. Banyak berita-berita mengenai akan terjadinya dukhan pada tanggal 15 Ramadhan. Banyak juga yang tidak percaya munculnya dukhon.

Sejumlah ustadz juga ada yang percaya akan ada “sesuatu yang muncul” pada 15 Ramadhan. Ada yang mengatakan akan ada suara dentuman, muncul kabut asap, meteor yang menghantam bumi, dsb. Mereka merujuk pada satu hadist tentang adanya dentuman atau kabut asap pada 15 Ramadhan.

Tak sedikit juga ulama atau ustadz yang membantah berita itu. Menurut mereka hadist yang digunakan adalah hadist palsu. Memang hadist tentang munculnya kabut pada 15 ramadhan adalah hadist dhoif maupun hadist palsu.

 

Dukhan, Fenomena Apa Itu?

Di dalam Al-Quran peristiwa tentang kabut asap memang disebutkan dalam salah satu surat. Secara bahasa dukhon berarti kabut. Dukhan adalah kabut asap panas yang akan menyelimuti seluruh bumi selama 40 hari 40 malam. Munculnya kabut panas dahsyat adalah tanda-tanada akan terjadinya kiamat besar.

Sungguh sangat mengerikan ketika dukhan terjadi. Keadaan bumi saat itu gelap gulita, oksigen sangat tipis, dan asapnya tebal. Manusia-manusia berjuang agar tetap hidup. Banyak yang akan kesulitan hidup di tengah kondisi yang sangat mengerikan seperti itu.

Peristiwa kabut asap akan muncul di akhir zaman. Kita tidak tahu kapan waktu itu, karena hanya Allah yang tahu. Sebaiknya kita tidak mendahului kodrat Allah dengan mengatakan kabut akan muncul pada minggu depan, atau pada pertengahan Ramadhan.

Kabut tidak akan muncul kecuali telah memasuki hari akhir atau kiamat. Ada hadits shahih mengenai tanda-tanda kiamat termasuk munculnya kabut.

Ada 5 tanda kiamat yang sudah terjadi: peristiwa al-Lizam, peristiwa perang romawi, al-Bathsyah, terbelahnya bulan, dan Dukhan.” (HR. Bukhari 4825)

Kabut Di Dalam Al-Quran

Di dalam Al-Qur’an, ada surat yang bernama Ad-Dukhan. Surat Ad Dukhan terdiri dari 59 ayat.

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata.” (QS. Ad Dukhan ayat 10)

Dari ayat di atas bisa disimpulkan atau ditafsirkan bahwa kabut itu akan datang. Kabut tersebut akan menyelimuti seluruh bumi. Munculnya kabut asap di akhir zaman akan menjadi azab yang pedih bagi orang-orang yang berbuat dosa. Bagi orang yang beriman, fenomena kabut asap tebal harusnya menjadi peringatan untuk lebih dekat kepada Allah dan memperkuat iman.

Kemunculan kabut asap, Dajjal, Ya’juj Ma’juj sebagai penanda kiamat kubro hendaknya menjadi peringatan bagi orang-orang mukmin. Saat ini kita sudah hidup di zaman akhir. Cepat atau lambat hari kiamat pasti akan tibat, waktu terjadinya hanya Allah yang mengetahui. Sobat Cahaya Islam harus menyiapakan dari sekarang. Perbanyak dzikir kepada Allah, melakukan amal sholih, dan selalu memohon ampun kepada-Nya.

Tidak Ada Dukhan Pada Ramadhan 2020

Sobat Cahaya Islam sebaiknya memeriksa keaslian suatu hadist terlebih dahulu dalam menyikapi hadist 15 ramadhan. Karena ternyata hadist yang digunakan adalah hadist palsu dan riwayatnya mengada-ada.  Mari kita gunakan waktu di bulan Ramadhan untuk melakukan amalan ibadah, berdzikir, membaca Qur’an, dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kita.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!