Cetak Santri Berwawasan Global, Muhammadiyah Dorong Penguasaan Bahasa Arab

0
4
cetak santri berwawasan global

Cetak santri berwawasan global – Pendidikan Islam di era modern tidak lagi hanya berfokus pada ranah lokal, melainkan sudah merambah ke panggung dunia. Lembaga Pengembangan Pesantren atau LP2 Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengambil langkah strategis. Untuk cetak santri berwawasan global, LP2 memperkuat pembelajaran bahasa Arab di seluruh jaringan pesantrennya. 

Penguasaan bahasa internasional saat ini bukan lagi sekadar pelengkap kurikulum, melainkan sebuah kebutuhan mutlak. Tujuan utamanya yakni untuk mencetak santri yang berwawasan luas, adaptif, dan siap menjadi motor penggerak peradaban Islam di tingkat dunia.

Akses Kitab Turats dan Beasiswa Internasional untuk Cetak Santri Berwawasan Global

Ketua LP2 PP Muhammadiyah, Maskuri menegaskan bahwa bahasa Arab adalah instrumen utama bagi santri untuk mendalami agama. Selain itu, penguasaan bahasa Arab juga sekaligus membuka peluang akademik di kancah internasional. 

Dalam Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa Arab Berkemajuan di Universitas Muhammadiyah Bandung atau UM Bandung, beliau memaparkan dua urgensi utama penguasaan bahasa ini untuk cetak santri berwawasan globa:

1. Jembatan Ilmu Khazanah Islam

Kemampuan berbahasa Arab yang mumpuni memberikan akses langsung bagi santri untuk membedah kitab-kitab turats atau kitab klasik yang menjadi fondasi keilmuan Islam. Bagi seorang santri, kitab turats adalah gudang ilmu pengetahuan Islam. 

Pemahaman bahasa Arab yang mumpuni bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci utama untuk membuka gudang tersebut. Bahasa Arab memiliki struktur, kosakata, dan tata bahasa yang sangat kaya dan spesifik. Satu kata dalam bahasa Arab bisa memiliki belasan arti tergantung konteks kalimat, harakat, bahkan posisi kata tersebut. 

2. Peluang Studi ke Luar Negeri

Penguasaan bahasa yang baik, baik lisan maupun tulisan, menjadi modal utama santri untuk meraih beasiswa internasional di universitas ternama. Mahasiswa bisa berkesempatan mengenyam pendidikan di Universitas yang ada di Mesir, Maroko, hingga Libya.

Saat ini, Muhammadiyah menaungi sekitar 448 pesantren di seluruh Indonesia. Dengan jumlah yang terus berkembang, PP Muhammadiyah berkomitmen penuh meningkatkan kompetensi bahasa Arab para santri. 

cetak santri berwawasan global

Salah satu langkah konkretnya adalah penyediaan program beasiswa internasional, termasuk kerja sama strategis dengan Universitas Al-Azhar, Mesir. Beasiswa ini berfungsi untuk memfasilitasi kader-kader Muhammadiyah melanjutkan studi ke Timur Tengah.

Bahasa Arab sebagai Alat Diplomasi Global

Pandangan senada diungkapkan oleh Rektor UM Bandung, Herry Suhardiyanto. Menurutnya, cetak santri berwawasan globa dengan penguasaan bahasa Arab yang baik tidak boleh hanya dilihat dari kacamata teologis atau keagamaan saja. Di era interkoneksi global, bahasa Arab memegang peranan yang sangat vital dalam peta geopolitik dan ekonomi internasional.

Sebab, Bahasa Arab menjadi salah satu bahasa resmi di PBB atau Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hal ini menandakan bahwa penguasaan bahasa Arab akan membuka pintu peluang yang lebih luas lagi. Melalui pemahaman bahasa Arab yang benar, sektor diplomasi, hubungan internasional, hingga kerjasama ekonomi akan terbuka lebar. 

cetak santri berwawasan global

Melalui standarisasi kurikulum bahasa Arab yang progresif di pesantren, Muhammadiyah optimistis dapat melahirkan generasi emas. Melalui integrasi antara pemahaman agama yang kuat dan kemampuan komunikasi internasional, lulusan Mihammadiyah bsia menjadi pemimpin umat dalam negeri yang kompeten.

Selain itu melalui cetak santri berwawasan globa mereka berkesempatan melebarkan sayap menjadi diplomat atau ilmuwan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY