5 Cara Mengingatkan Orang yang Salah dengan Benar

0
1668
cara mengingatkan orang yang salah

Cara mengingatkan orang yang salah – Rasa kurang nyaman saat berinteraksi dengan orang lain, namun ketika ingin menegur takut menyinggung perasaan. Islam mengajarkan cara mengingatkan orang yang salah dengan sopan. Sebisa mungkin teguran Sobat Cahaya Islam tidak membuat orang lain terpojok dan merasa bersalah.

Cara Mengingatkan Orang yang Salah Sesuai Ajaran Islam

Menegur ketika orang lain berbuat kesalahan merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam. Sebab, menegur merupakan kebaikan dan merupakan salah satu perintah Allah. Beberapa orang membutuhkan nasihat terutama saat berbuat salah. Namun, dalam menasehati harus sesuai dengan adab.

Perintah untuk memberi teguran kepada orang yang salah terdapat pada ayat Al Quran berikut ini:

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.” 1

cara mengingatkan orang yang salah

Menasehati orang yang berbuat salah bertujuan agar silaturahmi tetap terjalin dengan baik. Selain itu, menegur Sobat Cahaya Islam akan menciptakan tradisi saling menjaga dalam kebenaran. Berikut ini etika menegur orang dalam Islam sehingga tidak menimbulkan sakit hati:

1.     Tidak Menegur di Depan Umum

Kegagalan cara mengingatkan orang yang salah terjadi bukan karena substansinya, melainkan tidak memikirkan strategi terbaik. Oleh karena itu, saat mengingatkan orang lain tentu perlu memperhatikan adab, salah satunya melakukannya secara empat mata. Sobat Cahaya Islam bisa menghampiri orang yang berbuat kesalahan, kemudian menegurnya.

Landasan tidak menegur di depan umum terdapat dalam hadits tentang mengingatkan orang yang salah berikut ini:

Barangsiapa menasehati saudaranya dengan sembunyi-sembunyi, berarti ia telah menasehati dan mengindahkannya. Barangsiapa menasehati dengan terang-terangan, berarti ia telah mempermalukan dan memburukkannya.” 2

2.     Menggunakan Bahasa Lemah Lembut

Saat menegur saudara muslim, sebaiknya menggunakan bahasa yang sopan agar tidak menyinggung perasaannya. Hindari kalimat yang mengandung cacian,  berteriak bahkan sampai merendahkannya. Sebab, Allah SWT sangat menyukai kelembutan. Saat menerapkan cara mengingatkan orang yang salah, sebaiknya tidak pernah bosan.

Sebab, pendirian yang keras akan luluh, layaknya batu karang yang bisa terkikis oleh ganasnya ombak di lautan. Mengingatkan hal yang benar ketika Sobat Cahaya Islam melakukan kesalahan akan bermanfaat baginya.

3.     Memberi Nasihat Sesuai Syariat

Tidak hanya cukup cara menegur orang dengan sopan, Sobat Cahaya Islam harus memberikan nasihat sesuai dengan syariat. Jadikan patokan urutan dalam mengingkari kemungkaran sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW.

cara mengingatkan orang yang salah

Ketika umat Islam tidak mampu menghindari kemungkaran menggunakan tangan, maka lakukan pengingkaran dengan tangan. Begitu juga ketika cara dengan tangan tidak berhasil, maka bisa menggunakan lisan. Hal tersebut mengisyaratkan tuntunan mengingkari kemungkaran dalam nasehat.

4.     Tidak Memaksa

Seorang muslim berkewajiban menasehati saudara seiman terutama saat melakukan kesalahan. Cara menasehati orang yang salah selanjutnya yaitu tidak memaksakan nasehat harus diterima. Sebab, pemberi nasihat hanya dengan menunjukkan jalan, tidak memerintahkan orang yang dinasehati mengerjakannya.

Sebab, tidak semua orang bisa menerima nasihat secara langsung. Sebaiknya memberikan nasihat harus dengan hati yang lapang terutama ketika nasehatnya tidak didengarkan.

5.     Cari Waktu yang Tepat

Setiap orang tentu tidak selalu berada pada keadaan yang siap untuk menerima nasihat. Hal tersebut dipengaruhi oleh perasaan gundah, marah, hingga rasa sedih. Ada kalanya kondisi kejiwaan mempengaruhi seseorang bisa menerima nasihat atau tidak.

Oleh karena itu, Sobat Cahaya Islam sebaiknya mencari waktu yang tepat saat memberi nasihat.

Islam memiliki cara mengingatkan orang yang salah sesuai dengan syariat. Adab yang lebih dinomorsatukan ketika memberi nasihat agar orang tersebut tidak merasa tersinggung. Oleh karena itu, Sobat Cahaya Islam perlu menggunakan bahasa lemah lembut dan waktu yang tepat saat memberi nasihat.


  1. (QS. An-Nahl:125) ↩︎
  2. (Shahih Muslim Bisyar An-Nawawi (2/24) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY