Berharap Digunting Di Dunia: Kecemburuan Pada Kebaikan Akhirat Orang yang Mendapat Cobaan

0
763

Apakah anda merasa bahwa cobaan yang melanda anda di dunia ini sangatlah berat? Atau anda merasa bahwa Allah kurang pengertian kepada anda dengan memberikan cobaan yang melelahkan dalam hidup ini? – Sobat Cahayaislam bisa cek kok beberapa artikel yang telah kami ulas dikesempatan yang lalu tentang ayat-ayat penyemangat dalam Al Quran (disini dan disini). Selain itu, anda tidak perlu bersedih maupun merasa keberatan dengan cobaan Allah. Karena kebaikan akhirat orang yang mendapat cobaan didunia membuat orang-orang yang hidup sentosa di dunia ini cemburu! (H.R Tirmidzi 603/4)

 حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ الرَّازِيُّ، وَيُوسُفُ بْنُ مُوسَى القَطَّانُ البَغْدَادِيُّ، قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَغْرَاءَ أَبُو زُهَيْرٍ، عَنْ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَوَدُّ أَهْلُ العَافِيَةِ يَوْمَ القِيَامَةِ حِينَ يُعْطَى أَهْلُ البَلَاءِ الثَّوَابَ لَوْ أَنَّ جُلُودَهُمْ كَانَتْ قُرِضَتْ فِي الدُّنْيَا بِالمَقَارِيضِ» وَهَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ بِهَذَا الإِسْنَادِ إِلَّا مِنْ هَذَا الوَجْهِ ” وَقَدْ رَوَى بَعْضُهُمْ هَذَا الحَدِيثَ عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ، عَنْ مَسْرُوقٍ، قَوْلَهُ شَيْئًا مِنْ هَذ

Kecemburuan seolah-olah mereka ingin digunting-gunting tubuhnya didunia

Dalam hadits riwayat tirmidzi diatas dijelaskan dengan gamblang bahwa mereka orang-orang yang dicoba Allah akan mendapatkan kebaikan yang pol di akhirat nanti. Tentang kebaikan seperti apa itu, Rasulullah tidak mengatakannya dengan kongkret. Namun pada penggambaran rasa cemburu dari orang-orang yang hidup sentosa didunia yang ingin digunting-gunting tubuhnya itu menunjukkan bahwa Kebaikan Akhirat Orang yang Mendapat Cobaan itu sangatlah menakjubkan.

Bersabar ketika mendapatkan cobaan dan tetap menjadi pribadi yang tawakkal

Tentunya untuk mendapatkan Kebaikan Akhirat Orang yang Mendapat Cobaan, sobat haruslah bisa mengatasi cobaan itu dengan bersikap sabar. Rasulullah selalu memberi wejangan kepada kaumnya untuk memiliki sikap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan, karena cobaan dari Allah itu tidak lain dan tidak bukan melainkan sebuah ujian yang diberikan oleh Allah kepada kita. Ujian tersebut digunakan oleh Allah untuk mengetahui apakah kita termasuk orang-orang yang berhak atas rahmat dari Allah.

Beberapa dari sobat pembaca Cahayaislam sekalian mungkin saja memberikan pernyataan sinis “bagaimana kau bisa menasihati kita untuk bersabar? Kau tidak tahu seberapa besar cobaan yang melanda kita! Jadi engkau tidak punya hak” – Pernyataan itu memang benar adanya, namun yang perlu diingat adalah seberapa berat cobaan kita, cara menanggapi cobaan tersebut merupakan pilihan kita.

Kita perlu menelisik kisah bagaimana beratnya pengorbanan Abdurrahman bin Auf yang harus meninggalkan hartanya untuk ikut hijrah ke Madinah bersama Rasulullah. Atau kita bisa menelisik kisah Khubab bin Adi yang dieksekusi dan disiksa oleh kaum kafir Quraisy, namun masih teguh dalam keimanannya. Atau kisah Habib bin Zaid yang disiksa didepan para Nabi palsu karena loyalitasnya pada Rasulullah.

Dengan membaca dan mendengar berbagai kisah pilu dari banyak sahabat Rasulullah tersebut, bukankah kita harusnya bisa lebih mencari jalannya syukur kepada Allah dan bisa lebih menjadi pribadi yang memiliki sikap sabar kerika mendapatkan cobaan serta tawakkal kepada Allah. Segala sesuatu yang kita lihat, tidak sepenuhnya benar atau salah dimata kita. Segalanya tergantung dari cara kita melihatnya. Semua hal indah pada ketentuanNya.

Nah, kira-kira itulah beberapa ulasan tentang Kebaikan Akhirat Orang yang Mendapat Cobaan dan kecemburuan para orang-orang yang di dunia mereka hidup sentosa tanpa cobaan yang berat. Semoga kita semua selalu menjadi hamba-hamba Allah yang bisa bersabar dan menerima ketentuan-ketentuan Allah dengan lapang dada tanpa disertai keluhan sedikitpun. Amiin

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!