Arti Taqaballahu Minna Wa Minkum dan Cara Menjawabnya

0
1337
taqaballahu minna wa minkum

cahayaislam.id – Tinggal sebentar lagi, umat muslim akan bertemu dengan sebuah hari kemenangan yang bernama Idul Fitri. Pada hari tersebut, ada banyak sekali kegiatan yang biasa dilakukan, seperti shalat ied, berkunjung ke sanak saudara dengan mengucapkan taqaballahu minna wa minkum maupun  ziarah kubur.

Namun, yang tak kalah penting adalah saling bermaaf-maafan. Meskipun, tidak memiliki batasan untuk mengucapkan permohonan maaf kepada orang lain.

Selain itu, ada sebuah ucapan yang tidak asing didengar, yaitu taqabbalallahu minna wa minkum.

Hingga kini, masih banyak yang sering kali salah mengartikan ungkapan tersebut. Sehingga kebingungan juga dialami oleh kebanyakan kalangan.

Arti Ungkapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Lebaran Idul Fitri adalah salah satu hari di mana semua sanak keluarga saling berjumpa.

Salah satu aktivitasnya adalah berkumpul saat lebaran dengan saling bermaaf-maafan. Pengucapan yang sering dilakukan adalah taqaballahu minna wa minkum.

Taqabbalallahu minna wa minkum menjadi salah satu ungkapan yang sering digunakan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW dalam menyambut datangnya lebaran.

Sebagaimana telah diriwayatkan Ibnu Hajar al-Asqalani yang berbunyi:

Berasal dari Jubair bin Nufair, ia mengatakan bahwa bila para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertemu dengan hari ‘ied (Idul Fitri atau Idul Adha), antara satu sama lain saling  akan mengucapkan, “Taqabbalallahu minna wa minkum.” (Fathul Bari 2:446)

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

Taqabbalallahu minna wa minkum berarti semoga Allah selalu menerima puasa kita semua.

Cara yang Benar Menjawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Jika seorang umat muslim mendengar ucapan taqabbalallahu minna wa minkum, dianjurkan untuk membalasnya. Ada dua cara yang dapat digunakan umat Islam dalam menjawab taqabbalallahu minna wa minkum, yaitu:

Habib bin Umar Al Anshari, ayahnya pernah bercerita kepadanya bahwa beliau berjumpa dengan Watsilah radhiyallahu ‘anhu ketika hari raya, maka ia mengucapkan kepada Watsilah, “Taqabbalallahu minna wa minkum,” Sementara itu, Watsilah menjawab, “Taqabbalallahu minna wa minkum.” (HR. Ad-Daruquthni dalam Mu’jam Al Kabir)

1.   Menjawab Dengan Hal yang Sama

Hal ini menjadi bentuk perwujudan dari firman Allah dalam Al-Quran yang mana,

وَاِذَا حُيِّيْتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِاَحْسَنَ مِنْهَآ اَوْ رُدُّوْهَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيْبًا

Artinya, “Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu.” (QS. An Nisa: 86)

2.   Menjawab Minna Waminkum Taqobbal ya Karim

Jawaban lainnya yang dapat Anda gunakan untuk membalas taqabbalallahu minna wa minkum, yaitu:

مِنَّا وَ مِنْكُمْ تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمِ

Minna waminkum taqobbal ya karim berarti “Ya Allah Yang Maha Mulia terimalah amal kami dan kamu.”

Nah, Sobat Cahaya Islam, mengucapkan salam saat lebaran termasuk hal yang bisa menggembirakan orang lain. Terutama jika kita mengungkapkannya dengan ekspresi bahagia saat bertemu para sanak saudara.

Baik ungkapannya secara lisan maupun tulisan, namun tujuannya adalah menyampaikan makna mendalam di dalam kalimat tersebut.

Yaitu, semoga termasuk golongan orang-orang yang berhasil, yang menang, serta yang beruntung diselamatkan oleh Allah SWT dari api neraka jahanam selama menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

Lantas bagaimana dengan hukumnya? Sudah tahukah, Sobat?

Tentu saja, hukumnya boleh. Selama hal tersebut bukanlah perbuatan dosa.

Serta tidak ada lafal khusus saat mengungkapkan salam kegembiraan dalam merayakan kemerdekaan di Hari Raya Idul Fitri.

Namun, yang terbaik adalah lafal apabila di dalamnya berisi makna doa dan harapan bagi sesama Muslim.

Satu hal lagi yang perlu diingat, meminta maaf atas berbagai kesalahan tidak harus menunggu kapan lebaran tiba. Sebab, kita bisa meninggal dunia terlebih dahulu sebelum orang yang kita dzalimi memaafkan kita, atau justru sebaliknya.

Oleh karena itu, selama masih ada waktu dan kesempatan, alangkah baiknya untuk segera beritikad baik dengan mengucap maaf. Yakni atas berbagai kesalahan yang sengaja maupun tidak pernah kita lakukan kepada sesama.

Jadi itu saja pembahasan terkait terkait arti ungkapan taqabbalallahu minna wa minkum.

Semoga seluruh amal ibadah kita, terutama yang sudah dilakukan selama bulan Ramadhan bisa diterima Allah SWT. Selamat menunaikan idul Fitri, semoga kita kembali ke fitrahnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY