Bagaimana Sikap Kalian Jika Mendapat Amanah? Ini Tinjauan dari Al Quran dan Hadits

0
883
Bagaimana sikap kalian jika mendapat amanah

Bagaimana sikap kalian jika mendapat amanah – Setiap orang memiliki hak mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Bagaimana sikap kalian jika mendapat amanah tentu bukan menjadi hal mudah untuk dipertahankan. Sebab, kepercayaan saat sekarang ini menjadi hal yang mahal. Jika Sobat Cahaya Islam mendapat kepercayaan patut berbangga hati. 

Tinjauan Bagaimana Sikap Kalian Jika Mendapat Amanah?

Sobat Cahaya Islam bisa mendapatkan kepercayaan dari hal-hal kecil yang bermakna. Orang yang mendapatkan kepercayaan akan berupaya agar tidak mengecewakan orang yang memberi kepercayaan. Sebab, kepercayaan dari orang lain harus dipertanggungjawabkan. 

Saat orang memberi kepercayaan, maka Sobat Cahaya Islam harus menjalankannya dengan sebaik mungkin. Tidak hanya cukup menghargai kepercayaan si pemberi amanah, melainkan juga menjalankannya semaksimal mungkin. Menjaga kepercayaan dari orang lain baik berupa pesan, perintah maupun barang harus bisa Anda pertanggung jawabkan. 

Menerima amanah, lalu menjalankannya dengan tepat berarti sebagai bentuk penghargaan atas diri. Namun, patut Sobat Cahaya Islam ingat bahwa melaksanakan amanah harus sesuai dengan kemampuan. 

Landasan Seorang Muslim dalam Menjaga Amanah

Menjaga amanah menjadi kewajiban yang semua orang belum tentu bisa. Sebab, banyak orang mudah tergoda ketika mendapatkan amanah. Islam mengatur dengan jelas bagaimana harus menjalankan amanah dengan baik, seperti yang terdapat dalam hadits berikut ini:

1.     Surah Al Anfal Ayat 27

Umat muslim mendapat peringatan keras dalam Surah Al Anfal ayat 27 yang berbunyi:

“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”

Surah Al Anfal ayat 27 menjadi dasar menjawab bagaimana sikap kalian jika mendapat amanah. Surah ini menghendaki setiap muslim dapat menjaga amanah dengan tidak mengkhianati Allah dan Rasul. 

Bagaimana sikap kalian jika mendapat amanah

2.     HR Abu Daud Nomor 3535

Terdapat larangan untuk mengingkari amanah. Bahkan ada larangan untuk tidak membalas pengkhianatan kepada orang yang telah berkhianat. Hadits tentang amanah yang menekankan tentang peringatan berkhianat terdapat dalam HR Abu Daud Nomor 3535 yang berbunyi:

“Tunaikanlah amanah kepada orang yang memberikanmu amanah, dan jangan kamu mengkhianati orang yang mengkhianatimu.” (HR. Abu Daud no. 3535).

Tips Menjaga Amanah dengan Baik

Setelah mendapatkan jawaban bagaimana sikap kalian jika mendapat amanah, maka perlu konsisten. Jika merasa tidak bisa memastikannya, maka ikuti beberapa tips agar bisa menjaga amanah dengan baik:

1. Amanah Tidak Melanggar Norma

Ketika mendapatkan amanah, sebaiknya Sobat Cahaya Islam memastikan terlebih dahulu perihal apa. Jika amanah tersebut, merupakan hal terlarang, maka sebaiknya menolaknya. Contohnya, Anda bisa menolak amanah dengan dasar kebohongan atau perbuatan lainnya yang diharamkan oleh Al Quran dan Hadits. 

2. Berhati-hati dan Menjaga Amanah

Saat mendapatkan amanah dari seseorang, maka sudah menjadi kewajiban untuk menjadikannya sebagai tanggung jawab. Misalnya, ketika mendapatkan amanah mengantar barang, maka bawa dengan hati-hati agar tidak rusak. 

3. Memahami Risiko Menjalankan Amanah

Tentu ada banyak risiko saat Sobat Cahaya Islam tidak bisa menjalankan risiko ketika lalai menjalankan amanah. Contohnya, tidak akan mendapatkan kepercayaan kembali dari pemberi amanah. Sobat Cahaya Islam juga bisa terjerumus dosa hingga merugikan secara materi kepada pemberi amanah.

Oleh karena itu, penting menyetujui mengembang amanah dengan mempertimbangkan risiko-risiko tersebut. 

Memahami bagaimana sikap kalian jika mendapat amanah sangat diperhatikan oleh agama Islam. Penting mendasari setiap amanah yang Anda emban dengan sikap tanggung jawab. Sebab, ketika gagal menjalankan amanah tersebut akan menimbulkan risiko. Oleh karena itu, perlu menjaga sikap terutama tidak berbuat khianat. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY