Aura Kasih Gugat Cerai Ghaib ke Suami, Pahami Arti Gugat Cerai Ghaib dalam Agama

0
99

Aura Kasih Penyanyi lagu “Asmara”, Aura Kasih dikabarkan melayangkan gugatan cerai ke suaminya, Eryck Amaral. Kabar tersebut dibenarkan oleh sejumlah media setelah hasil wawancara terhadap artis berusia 33 tahun itu.

Isu keretakan rumah tangga Aura Kasih dengan Eryck Amaral juga pernah dikabarkan akan bubar tahun 2019 kemarin. Namun, dibantah oleh Aura Kasih. Ternyata, setelah dikarunia seorang anak, pasangan yang menikah pada tahun 2018 ini resmi akan bercerai di tahun 2020.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah Aura Kasih tidak mengetahui pasti keberadaan suaminya. Padahal Eryck dikabarkan oleh managenya telah menyetujui surat gugatan cerai yang dilayangkang oleh istri sahnya. Selain menggugat cerai sang suami, pemilik akun instagram @sunny ini juga mengajukan gugatan hak asuh anak.

Tidak sekali dua kali kita mendengar kabar perceraian dari selebriti tanah air. Pada kasus gugatan cerai Aura Kasih terhadap Eryck Amaral dikatakan sebagai gugat cerai ghaib. Gugat cerai ghaib merupakan suatu gugatan cerai dari seorang istri kepada suami yang tidak jelas dimana keberadaan pastinya.

Sobat Cahaya Islam, cerai memang perbuatan yang halal dilakukan tetapi dibenci oleh Allah. Hal ini sesuai dengan hadist berikut:

Perbuatan halal yang paling dibenci Allah adalah cerai.” (HR. Abu Dawud: 2178)

Untuk memahami lebih jelas mengenai gugat cerai ghaib dan syarat yang diharuskan ada menurut hukum yang berlaku mari kita simak ulasan berikut:

Aura Kasih Gugat Cerai Ghaib, Ini Penjelasan Seputar Gugat Cerai Ghaib

Talak atau cerai dapat diartikan menjadi beberapa pengertian. Dari pihak suami dan dari pihak istri pun ada syarat yang dapat menjadikan perceraian itu sah. Ada juga gugat cerai ghaib seperti penjelasan di atas tentang status keberadaan suami yang tidak jelas keberadaannya.

1.      Istilah Gugat Cerai Ghaib

Gugat cerai ghaib dalam kasus Aura Kasih dan Eryck Amaral terjadi karena suami tidak diketahui keberadaan pastinya ada di mana. Saat terjadi gugatan cerai, penggugat melayangkan gugatan cerai dan pihak tergugat menyetujui maka akan diadakan sidang di Pengadilan Agama. Panggilan persidangan dilakukan melalui papan pengumuman atau melalui media masa.

Namun, karena pihak tergugat telah menyetujui gugatan tetapi keberadaannya tidak diketahui jelas ada di mana, terjadilah gugat cerai ghaib. Sehingga pada kasus Aura Kasih setelah menggugat cerai sang suami jadwal sidang baru bisa dilakukan 4 bulan ke depan. Dalam kurun waktu 4 bulan tersebut digunakan untuk menunggu kabar keberadaan sang suami yang ghaib.

2.      Syarat Gugat Cerai Ghaib

Selain gugat cerai yang biasa terjadi di lingkungan sekitar kita, gugat cerai ghaib juga memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi. Dalam kasus Aura Kasih yang menjadi ghaib adalah sang suami (suami ghaib). Maka dari itu, pihak penggugat harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. Alamat lengkap penggugat yang digunakan saat ini atau keterang domisili jika alamat penggugat tidak sesuai dengan KTP
  2. Surat keterangan berisi tentang berapa lama suami ghaib tersebut meninggalkan istri
  3. Buku nikah asli
  4. Foto kopi KTP penggugat
  5. Foto kopi buku nikah
  6. Surat gugatan beserta alasan terperinci
  7. Membayar uang muka biaya perkara

Jika syarat di atas telah terpenuhi langkah selanjutnya akan diteruskan dan diatur oleh pihak Pengadilan Agama setempat.

Dalam kasus perceraian Aura Kasih kita dapat mengambil pelajaran bahwa bercerai memang suatu yang halal. Namun, ada baiknya jika perceraian tidak terjadi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY