Arti inner child – Belakangan ini ramai orang yang membahas tentang istilah inner child. Namun masih banyak orang yang belum tahu apa arti inner child sebenarnya.
Walaupun begitu, banyak orang yang tanpa pengetahuan mendalam justru menganggap apa yang mereka alami berhubungan inner child. Lantas benarkah demikian?
Apa Arti Inner Child Sebenarnya?
Sebagai informasi, arti inner child adalah sisi kepribadian seseorang yang bereaksi serta terasa seperti anak-anak. Bisa juga maksud dari inner child yaitu sisi kekanak kanakan di dalam diri seseorang.
Banyak orang pada saat ini yang menganggap bahwa inner child berpengaruh terhadap kepribadian serta cara bersikap seseorang saat ia dewasa. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Rupanya pengalaman masa kecil seseorang yang terjadi di masa lalu bisa berdampak di masa kini. Apalagi jika inner child seseorang terluka karena pengalaman masa lalunya.
Perlu Anda ketahui, inner child bisa terluka apabila pernah mengalami pengalaman yang menyakitkan. Pengalaman tersebut seperti kekerasan selama masa kecil, tidak mendapat kasih sayang yang cukup, diabaikan, sampai kurangnya perlindungan dan pengasuhan di dalam sebuah keluarga.
Apabila luka masa kecil yang belum sembuh, maka ini bisa berdampak terhadap kehidupannya di masa dewasa. Oleh sebab itu, penting untuk mengobati inner child yang terluka dengan cara tepat dan benar.
Cara Mengobati Inner Child dengan Cara Islam
Setelah Sobat Cahaya Islam mengetahui arti inner child dan penyebab yang membuatnya terluka, kini penting untuk memahami bagaimana menyembuhkan luka masa lalu tersebut. Sejatinya, islam mengajarkan kepada umatnya untuk mendidik dan merawat anak-anak dengan kasih sayang dan ajaran agama.
Karena itulah seharusnya inner child yang terluka tak menimpa siapa saja di masa kecilnya. Jika Anda terlanjur mengalami luka inner child, maka tak perlu khawatir.
Berikut ini ada hal-hal sederhana yang baik dalam islam untuk mengobati luka inner child.
1. Mencoba Memaafkan
Memaafkan akan menjadikan seseorang merasakan ketenangan dalam hidupnya. Bahkan dengan memaafkan, Anda bisa hidup dengan damai, tak mudah marah, tidak gampang tersinggung, serta bisa membina hubungan lebih baik.
Saat emosi muncul karena trauma masa lalu, maka inner child Anda bisa timbul berbentuk kemarahan. Jika seperti itu, maafkan semua kesalahan orang yang bersama Anda sejak dulu.
Islam sendiri mengajarkan umatnya untuk saling memaafkan, seperti yang tertuang dalam QS Ali Imran ayat 133 yaitu:
“Memaafkan merupakan indikator ketakwaan” (Ali Imran: 133)
2. Belajar Menerima Takdir
Jika Anda mengalami luka di masa lalu baik karena orang tua atau orang terdekat, maka jangan pernah menyalahkan Allah SWT. Pasalnya itu merupakan bagian dari takdir yang sudah diberikan Allah SWT.
Ini tertuang dalam QS. Ar Ra’d ayat 11:
“Kita memperoleh orang tua, suami, anak yang seperti ini, itu sudah takdir yang harus kita terima, karena datangnya dari Allah. Jadi intinya adalah penerimaan dengan bersyukur terlebih dahulu, lalu kalaupun ada yang mau diubah, ikhtiar dengan datang ke ahlinya” (Ar-Ra’d: 11).
Karena itulah, dengan belajar menerima takdir dan bersyukur atas semua itu, Anda bisa perlahan-lahan mengobati inner child yang terluka.
3. Selalu Mengingat Allah
Anda juga bisa selalu mengingat Allah baik di saat lapang maupun sendiri. Dengan mengingat Allah, maka hati menjadi tenang dan tidak mengkhawatirkan hal yang berlebihan.
Ini tertuang dalam QS Ar-Ra’d ayat 28 yang berbunyi:
“…Menjadikan hati tenang..” (Ar-Ra’d 28)
Itulah informasi tentang arti inner child dan hal yang menyebabkannya terluka. Obati rasa sakit Anda dengan benar sesuai ajaran islam agar tidak ada lagi rasa dendam.































