Ardhito Pramono – Insiden tak terduga belum lama ini dialami oleh salah satu penyanyi ternama Indonesia yakni Ardhito Pramono. Bahkan karena insiden tersebut, nama Ardhito langsung menjadi buah bibir di kalangan warganet.
Banyak orang merasa khawatir dengan kondisi sang penyanyi yang kabarnya mengalami maag akut. Namanya pun juga sempat menjadi trending topik di Indonesia.
Kondisi Mengkhawatirkan Ardhito Pramono
Beberapa waktu lalu, dikabarkan Ardhito Pramono jatuh di atas panggung setelah menyanyikan lagu terakhir di salah satu acara musik. Video sang penyanyi yang jatuh tak sadarkan diri menjadi viral di sosial media twitter.
Beruntung, kondisi Ardhito kini sudah membaik dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Beberapa hari pasca kejadian tersebut, Ardhito membeberkan insiden yang sempat terjadi padanya ketika manggung di Medan pada hari Sabtu 11 Februari 2023 lalu.
Lewat postingan di akun Instagram pribadinya, Ardhito mengungkapkan dia sampai pingsan di atas panggung. Dalam postingan tersebut, Ardhito mengatakan bahwa ia berada dalam kondisi yang kurang sehat ketika manggung di Medan.
Lebih lanjut, Ardhito mengungkapkan bahwa kondisinya yang kurang sehat saat manggung bisa terjadi lantaran pola makan, pikiran, serta kurangnya waktu istirahat.
Karena maag yang dia alami sampai membuat jatuh pingsan, Ardhito mengaku ia akhirnya tersadar akan kesehatan. Ia pun kini menyadari pentingnya menjaga pola makan, kesehatan, jam tidur, dan pikiran.
Menurut pengakuannya, Ardhio memang sering mengabaikan pola makan dan waktu istirahatnya. Bahkan penyanyi lagu Bitterlove ini juga mengaku ia kerap kali meminum kopi dalam keadaan perut kosong.
Maag dalam Agama Islam
Penyakit maag yang dialami oleh Ardhito Pramono memang sudah sepatutnya mendapat perhatian tersendiri. Sebab maag atau asam lambung yang naik menjadi salah satu penyakit umum manusia.
Walaupun begitu, jika membiarkan sakit maag begitu saja, maka akan berdampak buruk terhadap kondisi tubuh manusia. Oleh sebab itu, jika Sobat Cahaya Islam mengalami kondisi tersebut, maka bisa segera mengobatinya.
Mengobati Sakit Maag Menurut Islam
Saat Anda menderita penyakit maag, maka tak perlu khawatir tentang obat penyakit ini. Sebab secara medis, sudah banyak obat sakit maag baik yang berbentuk tablet maupun sirup.
Bahkan islam sendiri mempunyai cara-cara yang baik dan benar dalam mengobati sakit maag seperti:
1. Konsumsi Madu
Obat pertama yang bagus untuk sakit maag adalah madu. Namun madu yang bisa penderita maag konsumsi adalah madu asli dan tidak ada campuran apapun di dalamnya.


Dengan madu, rasa sakit di dalam perut karena asam lambung atau maag bisa berangsur-angsur membaik. Memang Allah SWT sudah menyediakan madu untuk obat berbagai penyakit bagi seluruh manusia.
Hal itu tertuang dalam QS. An Nahl ayat 69 yang berbunyi:
ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًاۗ يَخْرُجُ مِنْ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ ۖفِيْهِ شِفَاۤءٌ لِّلنَّاسِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
69. kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.
2. Membaca Doa
Sebagai umat islam, Sobat Cahaya Islam juga harus memohon doa kepada Allah SWT agar meringankan rasa sakit perut karena maag. Doa yang dianjurkan dan bisa Anda baca ketika merasakan sakit di perut yaitu:
أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai.” (HR. Muslim no. 2202)
Bacaan tersebut bisa Anda amalkan ketika merasakan sakit karena keseleo, sakit gigi, maag, dan masih banyak lagi.
Itulah cara yang benar dalam islam untuk mengobati sakit maag apalagi jika sudah sampai akut. Selain itu, penting untuk Anda agar menjaga pola hidup sehat sehingga tidak seperti Ardhito Pramono.































