Kapan Makmum Membaca Al Fatihah Saat Shalat Berjamaah?

0
280
kapan makmum membaca Al Fatihah

Kapan makmum membaca Al Fatihah – Dalam shalat berjamaah, makmum dianjurkan mengikuti gerakan imam secara tertib. Lalu, kapan makmum membaca Al Fatihah? Pada dasarnya Al Fatihah wajib karena termasuk rukun penting dalam shalat. Perbedaan muncul antara shalat sendiri dan shalat berjamaah ketika mengatur urutan bacaan. 

Penjelasan Ulama tentang Kapan Makmum Membaca Al Fatihah

Dalam shalat berjamaah, makmum harus mendengarkan bacaan Al-Fatihah yang imam baca terlebih dahulu. Setelah itu, barulah makmum menyesuaikan bacaan sesuai waktu yang tersedia. Makmum yang datang terlambat sering mengalami kondisi tidak selesai membaca Al-Fatihah. 

Hal ini dapat dimaklumi ketika imam sudah ruku’ dan makmum harus segera mengikutinya.  Dalam keadaan tersebut bacaan makmum berada dalam tanggungan imam selama ia benar-benar tidak memiliki waktu yang cukup. Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam al-Ghazali memberikan penjelasan rinci mengenai kapan makmum membaca Al Fatihah. 

Dalam kitab tersebut menjelaskan bahwa imam disunnahkan mengeraskan bacaan “aamiin”. Makmum mengucapkannya secara bersamaan tanpa menunggu imam menyelesaikannya. Setelah membaca Al-Fatihah, imam akan diam sejenak untuk mengatur napas. Diam ini sekaligus memberi waktu kepada makmum menyelesaikan bacaan Al-Fatihah secara jelas. 

Pada jeda inilah makmum dapat membaca Al-Fatihah tanpa mengganggu jamaah di sekitarnya. Setelah jeda selesai, imam melanjutkan bacaan surat dengan suara keras. Pada saat itu makmum seharusnya sudah menyelesaikan Al-Fatihah. Pemahaman makmum membaca AL Fatihah sesuai dengan hadits berikut ini:

Dari ‘Ubadah (diriwayatkan) ia berkata, pernah Rasulullah saw shalat subuh,  beliau merasa terganggu dengan bacaan (nyaring) makmum. Setelah selesai shalat lalu beliau menegur, aku kira kalian membaca yang sama di belakang imam kalian? ‘Ubadah berkata, kita sama-sama menjawab, ya Rasulullah, demi Allah benar begitu. Lalu Nabi saw bersabda, janganlah kalian melakukan demikian kecuali bacaan ummul-Qur’an (al-Fatihah). Sesungguhnya tidak sah shalat bagi orang yang tidak membaca al-Fatihah [HR. at-Tirmidzi No. 311].

Jika belum selesai, makmum wajib menuntaskannya meski imam sudah mulai membaca surat karena Al-Fatihah wajib dalam setiap rakaat. 

Adab Mendengarkan Bacaan Imam

Makmum mendengarkan bacaan imam setelah menyelesaikan Al-Fatihah. Mendengarkan bacaan imam termasuk adab penting dalam shalat berjamaah. Hal ini sesuai firman Allah dalam Surah Al-A’raf ayat 204 yang memerintahkan kaum Muslimin mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan tenang:

“Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” 

Mendengarkan bacaan imam memungkinkan makmum membantu ketika imam salah membaca. Dengan demikian terdapat kerja sama antara imam dan makmum dalam menjaga kesempurnaan shalat.

Dalam kondisi tertentu suara imam tidak terdengar. Hal ini dapat terjadi ketika pengeras suara tidak berfungsi. Ini sekaligus menjawab kapan makmum membaca Al Fatihah secara tuntas.

apan makmum membaca Al Fatihah

Praktik di Lapangan dan Tantangannya

Pada kenyataannya tidak semua imam memberi jeda memadai setelah membaca “aamiin”. Banyak imam yang langsung melanjutkan bacaan surat tanpa menunggu makmum menyelesaikan Al-Fatihah. Situasi ini sering terjadi terutama pada shalat tarawih yang dilakukan dengan cepat.

Keadaan ini tidak membatalkan shalat, namun kurang sesuai dengan adab berjamaah. Imam sebaiknya memberi waktu agar makmum dapat menyelesaikan bacaan dengan tenang. Penjelasan Imam al-Ghazali menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menjaga kualitas shalat berjamaah dan kapan makmum membaca Al Fatihah.

Makmum tidak boleh membaca Al-Fatihah bersamaan dengan imam ketika imam membaca surat pembuka itu. Waktu terbaik bagi makmum yakni membaca Al-Fatihah antara ucapan “aamiin” dan Imam mulai membaca bacaan. 

Ketentuan ini berlaku pada shalat yang bacaannya keras seperti Subuh, Maghrib, Isya’, Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, tarawih, dan beberapa shalat sunnah malam. Jika imam tidak memberi waktu cukup, makmum tetap wajib menyelesaikan Al-Fatihah meski imam sudah membaca surat. 

Penjelasan kapan makmum membaca Al Fatihah akan menambah pemahaman mengenai adab makmum ketika melaksanakan shalat berjamaah. Hal ini akan membantu pelaksanaan shalat berjalan khusyuk.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY