Apa Keutamaan Menjadi Imam Shalat Tarawih?

0
25
imam shalat tarawih

Imam shalat tarawih – Salah satu hal yang paling mulia dalam Ramadhan bagi kaum Adam yakni menjadi imam shalat tarawih. Sebab terdapat keutamaan yang sangat besar jika secara sukarela mau menjadi imam. Hal ini didasari karena jumlah shalat tarawih yang banyak dan beragam. Serta, akan ada banyak surat yang dibaca dan terkadang hal tersebut akan menjadi kegugupan tersendiri bagi sang imam.

Sobat Cahaya Islam, tidak semua kaum muslim khususnya laki – laki mau menjadi imam shalat tarawih. Biasanya, imam ini dijadwalkan secara bergilir kepada para alim ulama’ dan para santri. Hal ini dimaksudkan untuk memfilter umat muslim yang fasih dalam bacaan dan mau untuk menjadi imam.

Mengapa terdapat Keutamaan Menjadi Imam Shalat Tarawih?

Sebagaimana yang dipahami oleh kaum muslim, bahwasannya terdapat banyak keutamaan dipilih menjadi imam shalat tarawih. Selain karena rakaatnya banyak, juga bulan puasa adalah bulan berlimpahnya pahala yang Allah SWT berikan.

Shalat sendiri saja diliaptgandakan, apalagi menjadi seorang imam. Tentu perburuan pahala ini berlangsung selama satu bulan Hijriyah. Tertarik bukan? Namun temryata tidak itu saja. Berikut rangkuman beberapa keutamaan yang didapatkan saat menjadi imam shalat tarawih :

1. Mendapat Ridho Allah SWT

imam shalat tarawih

Keutamaan yang pertama didapatkan yakni mendapatkan ridho dari Allah SWT. Hal tersebut didapatkan jika seorang imam sholat ikhlas menjadi pemimpin sholat para jamaah. Sebab keutamaan inilah imam sholat tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang. Artinya, jika hal tersebut terjadi maka bisa mempengaruhi emosional jamaah.

Konteks orang yang sembarangan yakni orang yang belum membenarkan shalatnya. Jika hal tersebut demikian, lantas bagaimana shalat tersebut dapat sah di mata Allah SWT jika serampangan sholatnya? Maka sebelum orang yang serampangan melakukan pertobatan, hendaknya keinginan untuk menjadi imam diredam.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya yakni :

يَؤُمُّ اْلقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللهِ ، فَإِنْ كَانُوْا فِى الْقِرَاءَةِ سَوَاءٌ فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوْا فِى السُّنَّةِ سَوَاءٌ فَأَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كَانُوْا فِى اْلهِجْرَةِ سَوِاءٌ فَأَقْدَمُهُمْ سِلْمًا (وَفِى رِوَايَةٍ : سِنًّا)، وَ لاََ يَؤُمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِي سُلْطَانِه (وفى رواية : فِي بَيْتِهِ) وَ لاَ يَقْعُدْ عَلَى تَكْرِمَتِهِ إِلَّا بِإِذْنِهِ

“Yang (berhak) menjadi imam (suatu) kaum, ialah yang paling pandai membaca Kitabullah. Jika mereka dalam bacaan sama, maka yang lebih mengetahui tentang sunnah. Jika mereka dalam sunnah sama, maka yang lebih dahulu hijrah. Jika mereka dalam hijrah sama, maka yang lebih dahulu masuk Islam (dalam riwayat lain: umur). Dan janganlah seseorang menjadi imam terhadap yang lain di tempat kekuasaannya (dalam riwayat lain: di rumahnya). Dan janganlah duduk di tempat duduknya, kecuali seizinnya”   HR Muslim 2/133. Lihat Irwa` Ghalil 2/256-257.

2. Berpotensi Menjadi Shohibul Quran

Selain itu, dikarenakan jumlah shalat tarawih banyak, maka posisi sebagai imam dapat menjadi wasilah untuk lebih banyak memperbaiki bacaan Quran dan ziyadah (menambah hafalan). Shalat tarawih juga dapat dijadikan sebagai ajang untuk murojaah surat – surat yang telah dihafalkan. Menarik bukan?

Bisa jadi, dalam keseharian sampai tak sempat untuk bertadarus sehingga kesempatan membaca Quran saat menjadi imam tak boleh disia-siakan.

3. Mendapat Kedudukan yang Agung di Mata Manusia

imam shalat tarawih

Tidak dipungkiri bahwa seorang yang biasa menjadi imam shalat tarawih mendapat predikat baik dan agung di mata para jamaah. Tentunya, sang imam tak boleh berbangga diri dan takabur. Sebab sifat yang demikian sangat dibenci oleh Allah SWT. Alih – alih berkedudukan baik, malah kehidupannya akan serba dikejar karena kesombongan dalam diri.

Seharusnya, karena sudah terlabeli oleh jamaah shalat sebagai insan yang agung, maka diri harus menerapkannya dalam kenyataan di seluruhaktivitas kehidupan. Sungguh tak pantas bila kedudukan tersebut dijadikan sekedar tameng untuk menutupi kemaksiatannya.

Nah Sobat Cahaya Islam itulah beberapa keutamaan menjadi imam shalat tarawih yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan. Semoga ke depan, lebih banyak lagi umat muskim khususnya laki – laki ikut berlomba – lomba untuk mencalonkan diri sebagai ummat. Salam Ramadhan!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY