Amanah Tidak Salah Pundak, KH Miftachul Akhyar Terpilih Menjadi Ketua Umum MUI

0
95

KH Miftachul Akhyar – Kyai karismatik asal Surabaya kelahiran 1 Januari 1953 baru-baru ini sering diperbincangkan. Sebab, beliau terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sesuai dengan hasil Musyawarah Nasional (MUNAS) MUI ke X yang mana dilakukan pada tanggal 25 27 November 2020.

Tentu bukan tanpa alasan KH Miftachul Akhyar terpilih menjadi Ketua Umum MUI, yang pasti sudah kehendak Allah SWT yang menitahkan beliau terpilih sebagai orang yang dipercaya dan mampu menjalankan tugas besar dengan jabatan tersebut.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 286 yang menunjukkan bahwa Allah SWT tidak akan membebani manusia melebihi kemampuannya.

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. Al-Baqarah: 286).

Harapan beliau bisa menjalankan tugas dengan jabatan yang bisa menjadi barometer umat Islam di Indonesia. Mengingat tugas MUI yang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Salah satu permasalahan yang terlihat jelas dan akan ditentukan MUI nantinya terkait hukum vaksin virus Corona apakah halal atau haram? Mengacu pada dalil yang telah dipaparkan semoga beliau bisa menjalankan tugasnya.

Terkait amanah yang dilimpahkan kepada beliau tentu memiliki nilai-nilai yang bisa menjadikan beliau Ketua Umum MUI. Sebagai muslim tidak ada salahnya mari kita ketahui latar belakang beliau.

Alasan Tepat KH Miftachul Akhyar Menjadi Ketua Umum MUI

Kelayakan atau alasan tepat mandat yang dilimpahkan kepada beliau, perlu diingat jika amanah tidak salah pundak, dengan mengetahui keistimewaan latar belakang beliau.

  1. Pengasuh Pondok Pesantren

Beliau dalam urusan agama Islam tidak usah diragukan lagi kemampuannya, hal ini dikarenakan posisinya sendiri beliau adalah pengasuh pondok pesantren. Pengasuh pondok pesantren sudah jelas tahu banyak ilmu agama.

Bahkan tidak jarang ada orang yang memilih Kyai sebagai tempat konsultasi kehidupan. Mereka datang ke Kyai meminta solusi terbaik mulai dari hal-hal agama sampai masalah rumah tangga, mulai dari permasalahan yang bersifat umum hingga permasalahan yang bersifat privasi.

Adapun, pondok pesantren yang beliau asuh bernama Pondok Pesantren Miftachus Sunah yang beralamat di Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan, ayahnya beliau sendiri KH Abdul Ghoni adalah Pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq, Rangkah.

  • Sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdhatul Ulama

Bukan hanya sebagai pengasuh pondok pesantren, beliau juga aktif di organisasi Islam yakni Nahdhatul Ulama (NU) dari masa mudanya. Beberapa jabatan dalam organisasi NU telah beliau jajaki. Sampai-sampai beliau menjabat di posisi tinggi sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar NU.

  • Memiliki Pengalaman Luas

Seperti halnya ketika menyodorkan CV saat melamar pekerjaan yang melampirkan beberapa pengalaman. Diketahui di berbagai media menyebutkan bahwa beliau memiliki pengalaman luas dalam hal belajar agama di pondok pesantren.

Ada banyak pondok pesantren yang pernah beliau tinggali dalam rangka menuntut ilmu. Di antaranya, Pondok Pesantren Sidogiri, Pondok Pesantren Lasem, Pondok Pesantren Tambakberas, yang mana setiap pondok memiliki ciri khas masing-masing yang bisa menginspirasi dalam posisi beliau.

Tiga alasan tepat KH Miftachul Akhyar terpilih menjadi Ketua Umum MUI masa periode 2020 – 2025. Semoga beliau bisa masa kepemimpinannya berjalan dengan baik, Indonesia menjadi semakin maju di bidang agama Islam. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY