Apakah Suntik Membatalkan Puasa? Ini Pandangan Islam

0
523
Apakah suntik membatalkan puasa Ramadhan

Apakah suntik membatalkan puasa Ramadhan – Suntik merupakan salah satu metode memasukkan obat atau cairan tertentu menggunakan jarum ke dalam tubuh. Apakah suntik membatalkan puasa Ramadhan? Dalam Islam, orang sakit diperbolehkan tidak berpuasa, walaupun sebagian tetap menjalankan puasa dengan melakukan berbagai treatment agar badan tetap sehat.

Hal yang Membatalkan Puasa

Puasa Ramadhan mengharuskan Sobat Cahaya Islam memiliki tubuh yang sehat dan prima agar bisa menjalankannya secara optimal. Sebab, jika tidak sehat, maka umat Islam boleh membatalkannya. Beberapa kondisi yang memungkinkan muslim mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa yaitu musafir, menstruasi, dan sakit keras.

Secara sederhana, puasa merupakan perilaku menahan lapar dan haus sejak subuh hingga terbenamnya matahari. Puasa juga memiliki pengertian lain, yaitu menjaga diri dari masuknya sesuatu ke dalam rongga melewati lubanya pada tubuh. Tidak secara gamblang dijelaskan suntik membatalkan puasa menurut Islam.

Namun, Sobat Cahaya Islam bisa merinci beberapa hal yang membatalkan puasa berikut ini:

1.     Makan, Minum, dan Merokok

Jika Sobat Cahaya Islam dengan sengaja merokok, minum, dan makan, maka puasa akan batal. Namun, ketika seorang muslim lupa jika sedang berpuasa dan tidak sengaja melakukan ketiga hal tersebut, maka tidak batal. Simak penjelasan lengkapnya pada hadist berikut:

Jika seseorang makan sesuatu yang terlupa saat dia berpuasa, maka dia harus menyelesaikan puasanya , karena Allah SWT telah membuatnya makan dan minum.” 1

Apakah suntik membatalkan puasa Ramadhan

2.     Berbohong

Ketika seorang muslim sering berbohong atau melakukan perbuatan buruk tanpa disadari, maka terdapat larangan terhadpnya. Oleh karena itu, selama berpuasa Sobat Cahaya Islam harus menghindari berbohong dan perbuatan buruk lainnya.

3.     Berhubungan Seksual

Entah karena ejakulasi dini atau tidak, ketika berhubungan seksual dengan pasangan akan membatalkan puasa. Oleh karena itu, sebaiknya melakukan hubungan suami istri saat malam hari. Hal tersebut secara gamblang dijelaskan pada Yr Al Qur’an berikut ini:

Maka sekarang, jalinlah hubungan dengan mereka dan carilah apa yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih fajar dari benang hitam [malam].” 2

Apakah Suntik Membatalkan Puasa?

Untuk menjawab apakah suntik membatalkan puasa, ternyata ada dua hal yang harus Sobat Cahaya Islam perhatikan. Pada dasarnya seorang muslim boleh suntik saat berpuasa, namun ketika mengalami kondisi darurat saja.

Terdapat penjelasan yang dapat umat Islam jadikan panduan terkait penjelasan apakah suntik akan membuat puasa batal. Sobat Cahaya Islam dapat melihat Kitab Taqrirat al Sadidah ayat 452 berikut ini:

Hukum suntik itu boleh sebab darurat, akan tetapi terkait batal tidaknya puasa terdapat perbedaan pendapat: Pendapat pertama, suntik dapat membatalkan puasa secara mutlak, karena bisa sampai masuk dalam tubuh. Pendapat kedua, tidak membatalkan puasa secara mutlak, karena suntik sampai ke dalam tubuh bukan melalui lubang yang terbuka.”

Namun, ada perbedaan pandangan ulama berkaitan dengan apakah suntik membatalkan puasa, seperti pada penjelasan berikut ini:

1.     Suntik Tidak Membatalkan Puasa

Apakah suntik membatalkan puasa dalam pandangan Islam? Suntik tidak akan membatalkan puasa jika di dalamnya tidak terdapat kandungan suplemen, seperti obat sakit atau vaksin. Puasa tetap sah jika penyuntikan melalui pembuluh darah atau di bagian otot yang tidak berongga.

Pernyataan ini sesuai dengan Fatwa MUI nomor 13 tahun 2021 menyebutkan bahwa obat yang masuk ke daging tidak membatalkan puasa.

Apakah suntik membatalkan puasa Ramadhan

2.     Suntik yang Membatalkan Puasa

Puasa Sobat Cahaya Islam akan batal jika berisi suplemen karena termasuk pengganti makanan. Sebab, makanan memang dibutuhkan tubuh terutama saat sedang berpuasa agar lebih kuat. Sementara suntikan yang menghilangkan rasa lapar harus umat Islam tinggalkan.

Perkara Syubhat atau yang tidak ada kejelasan halal dan haramnya sebaiknya umat Islam hindari. Menghindari disuntik ketika berpuasa akan lebih baik karena mengutamakan kehati-hatian.

Apakah suntik membatalkan puasa menurut Islam? Ada perbedaan pendapat tentang hal tersebut. Jika suntikan tidak mengandung suplemen pengganti makanan, maka tidak membatalkan puasa. Namun, Rasulullah SAW menganjurkan untuk meninggalkan perkara yang tidak jelas hukum halal dan haramnya.


  1. (Sahih al-Bukhari 6669) ↩︎
  2. (Al Quran Al Baqarah ayat 187) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY