Cara Bicara yang Baik Menurut Islam, Ini Anjuran Rasulullah SAW

0
1053
Cara bicara yang baik

Cara bicara yang baik – Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat Islam agar selalu berkata baik. Cara bicara yang baik juga memiliki makna agar umat Islam juga menjaga lisan. Ibaratnya lisan merupakan pisau yang jika digunakan secara asal-asalan akan melukai orang lain. Oleh karena itu, Allah SWT memerintahkan umatNya untuk selalu menjaga lisan.

Cara Bicara yang Baik Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Islam mengatur segala perbuatan dengan baik dan jelas baik dalam Al Qur’an maupun hadist, termasuk cara berbicara. Sebab, adab baik menjadi salah satu ciri seorang muslim beriman sesuai ajaran Rasulullah SAW. Tujuan memiliki adab yang baik adalah membentuk dan menghasilkan pribadi beradab.

Berikut ini adab-adab yang harus Sobat Cahaya Islam perhatikan saat berbicara sesuai anjuran Rasulullah SAW:

1.     Menjaga Lisan

Sobat Cahaya Islam harus memperhatikan lisan dengan penuh perhatian. Sebab, muslim harus mampu menjauhkan lisan dari perkataan bathil, dusta, perkataan kotor hingga semua yang haram menurut Allah. Ayat Al Qur’an tentang berbicara yang baik terdapat dalam surah:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Barangsiapa mentaati Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar1

Allah SWT menjanjikan surga bagi orang-orang beriman yang selalu mengerjakan amal saleh. Orang-orang beriman akan mendapatkan surga yaitu umat Islam yang selalu menjaga menerapkan cara bicara yang baik.

2.     Berkata Baik atau Diam

Cara berbicara yang baik atau lebih baik diam merupakan adab berbicara sebagaimana ajaran Rasulullah. Oleh karena itu, Sobat Cahaya Islam harus memperhatikan segala ucapan. Anjuran harus berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara adalah untuk menjaga perkataan agar tidak merugikan orang lain.

Cara bicara yang baik

Hadist lebih baik diam daripada bicara menjelaskan tentang hal berikut:

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia berkata yang baik atau diam.” 2

Hadist tersebut mengingatkan jangan sampai perkataan Sobat Cahaya Islam membuat kekacauan di tengah masyarakat serta hubungan harmonis yang telah tercipta. Berkata apapun tidak jadi soal asalkan tidak berlebihan.

Oleh karena itu, penting menyaring perkataan buruk yang mengarah kepada orang lain demi menjaga agar tidak timbul kerusakan. Perkataan buruk yang terlontar rentan mengakibatkan kerusakan dan penyakit hati baik untuk orang yang berbicara maupun mendengarnya.

Ucapan yang kurang baik menandakan akhlak orang tersebut tercela dan dapat menimbulkan kebencian.

3.     Sedikit Berbicara

Terdapat anjuran kepada umat Islam agar sedikit berbicara, kecuali dibutuhkan atau mendapatkan pertanyaan. Sebab, terlalu banyak bicara menjadi salah satu sebab seseorang menanggung dosa. Dalam Islam, umat Islam sebaiknya sedikit berbicara. Terdapat penekanan banyak berbicara untuk kebaikan saja.

4.     Tidak Berkata Dusta

Dusta bukan merupakan cara bicara yang baik karena memberitakan sesuatu yang berbeda dari kenyataan. Berkata dusta termasuk larangan karena akan membawa seseorang dalam dosa dan neraka.

5.     Larangan Berkata Kotor

Rasulullah SAW melarang umat Islam berkata tidak baik, seperti berkata kotor dan ucapan-ucapan bathil. Sudah seharusnya muslim senantiasa berbicara dengan tata bahasa yang baik, lemah lembut, dan penuh kesopanan.

Cara bicara yang baik

6.     Hindari Perdebatan

Orang cenderung senang berdebat dan mengomentari setiap perkataan orang lain dari sisi yang salah. Komentar tersebut sering berupa celaan atau kritikan, sehingga mengundang pertikaian antar sesama umat muslim. Seseorang yang senang berdebat akan terjerumus dalam dosa dan kesesatan.

Setiap muslim sudah seharusnya memahami cara bicara yang baik sesuai anjuran Rasulullah SAW. Berkata santun dan lemah lembut menunjukkan kadar keimanan seseorang. Selain itu, berkata yang tidak baik akan menyeret Sobat Cahaya Islam ke dalam neraka dan dosa.


  1. (Surah Al-Ahzab ayat/33: 70 sampai 71) ↩︎
  2. (HR Bukhari no 6019) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY