Fakta 5 Kader NU Bertemu Presiden Israel Isaac Herzog

0
973
NU bertemu Presiden Israel

NU bertemu Presiden Israel – Publik dihebohkan dengan viralnya foto lima orang kader Nahdliyin atau NU bertemu Presiden Israel Isaac Herzog yang beredar di media sosial. Pertemuan tersebut tentunya menuai kecaman dari publik karena sudah melukai perasaan Palestina.

Kelima orang Nahdliyin yang bertemu itu di antaranya sosok Munawir Aziz, Zainul Maarif, Nurul Bahrul Ulum, Syukron Makmun dan Izza Annafisah Dania. Belum jelas motif dan kapan pertemuan kelima orang tersebut terjadi.

NU Bertemu Presiden Israel Isaac Herzog

Pada saat yang bersamaan, Israel sendiri masih gencar melancarkan agresi hingga genosida ke Gaza. Palestina memang belakangan ini mengakibatkan banyak korban sipil tewas.

Berikut ini sudah ada beberapa fakta NU bertemu Presiden Israel, antara lain:

1. PBNU Mengecam

NU bertemu Presiden Israel

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sendiri baru-baru ini telah mengecam keras lima warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. Abshar Abdalla, Ketua PBNU Ulil menganggap bahwa pertemuan Nahdliyin di tengah agresi Israel ke Palestina sebagai salah satu tindakan yang tidak dapat diterima.

Ulil juga turut menegaskan bahwa pertemuan itu sama sekali tidak mewakili organisasi, melainkan kunjungan pribadi. PBNU sendiri juga tidak mengetahui dukungan atau sponsor pihak mana yang berangkat ke Israel.

Sementara itu, Ketua PBNU Mohamad Syafi’ Alielha atau Savic Ali menilai yang dilakukan lima Nahdliyin itu sebagai tindakan orang yang tidak memahami kondisi geopolitik.

Bahkan, juga tidak mengerti kebijakan NU secara organisasi. Savic sendiri telah menegaskan kunjungan kelima warga NU itu tidak membawa nama organisasi.

2. Terancam Dipecat dari Kepengurusan NU

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tidak menutup kemungkinan akan memberhentikan lima kader nahdliyin dari kepengurusan NU yang bertemu dengan Presiden Israel. Gus Ipul sendiri juga mengatakan PBNU saat ini tengah mendalami persoalan ini.

Dirinya beranggapan bahwa PBNU juga segera memanggil orang tersebut untuk dimintai tabayun. Jika ditemukan unsur pelanggaran organisasi, maka bukan tidak mungkin kelima orang ini nantinya akan diberhentikan dari statusnya sebagai pengurus lembaga atau banom.

Dalam kesempatan tersebut, tentunya Gus Ipul juga menegaskan bahwa lima orang itu tidak mendapat mandat dari PBNU. Gus Ipul juga mengatakan tidak pernah meminta izin ke PBNU.

3. Nahdliyin yang Ikut Berstatus dosen Unusia

Salah satu dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Zainul Maarif saat ini diketahui menjadi salah satu dari lima Nahdliyin yang ikut bertemu Presiden Israel. Imbas dari tindakannya tersebut, Unusia sendiri akan menggelar sidang etik terhadap Zainul usai ikut dalam rombongan.

Unusia juga turut mengatakan bahwa sidang etik penting dilakukan. Hal ini karena kunjungan tersebut berdampak langsung bagi reputasi dan bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut oleh Unusia.

4. Rabbi Yahudi dari Indonesia Ikut dalam Rombongan

NU bertemu Presiden Israel

Pimpinan Jemaah Yahudi dari Indonesia Rabbi Yaakov Baruch ini juga ikut dalam rombongan lima Nahdliyin yang bertemu Presiden Israel. Namun, sampai saat ini belum jelas kapan pertemuan tersebut terjadi.

Bahkan, pemimpin jemaah di Sinagoge Shaar Hashamayim yang berlokasi di Minahasa ini juga tampaknya berfoto bersama lima NU bertemu Presiden Israel.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY