Hadits Berkata Baik atau Diam, Penjelasan dan Faedahnya

0
1699
Hadits berkata baik atau diam

Hadits berkata baik atau diam – Sobat Cahaya Islam, agama Islam begitu memperhatikan umat manusia secara menyeluruh. Sehingga ajaran Islam mencakup tidak hanya hal-hal besar melainkan juga perkara-perkara kecil. Misalnya saja cara makan dan minum, cara keluar dan masuk ke rumah, atau cara membersihkan pakaian dari najis. Termasuk ajaran dalam hadits berkata baik atau diam.

Islam memerintahkan umatnya untuk senantiasa menjaga lisannya dari ucapan-ucapan yang buruk. Tidak hanya mengharuskan umat Islam untuk selalu beramal shaleh, Allah dan Rasul-Nya juga mengajarkan umatnya untuk menjaga ucapannya.

Isi Hadits Berkata Baik atau Diam

Hadits ini merupakan salah satu hadits dalam kitab Arbain Nawawi karya Imam Nawawi. Adapun terjemahan haditsnya adalah, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam. Dan siapa yang mengimani Allah dan hari akhir maka hendaklah dia menghormati tetangganya. Dan siapa yang mengimani Allah dan hari akhir maka hendaklah dia menakzimkan tamunya.” (HR Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47)

Penjelasan Hadits Berkata Baik atau Diam

Hadits berkata baik atau diam

Hadits ini bermaksud mendorong umat Islam untuk senantiasa berkata baik, menghormati tetangga, dan memuliakan tamu. Ketiganya merupakan amalan utama dalam Islam. Penjelasan mengenainya dapat Sobat simak berikut ini:

1.     Berkata yang baik atau diam

Adapun perkataan yang baik misalnya dzikir, tasbih, tahmid, tilawah, menyampaikan ilmu, mengajak pada kebaikan, melarang kemungkaran, dan semua yang memiliki esensi kebaikan. Jika tidak dapat berkata-kata baik maka lebih baik diam.

2.     Berbuat baik kepada tetangga

Menghormati tetangga tidak memiliki bentuk tertentu. Semua perbuatan yang dinilai sebagai perlakuan mulia, itulah yang menjadi maksudnya.

3.     Memuliakan tamu

Setiap muslim wajib memuliakan tamu yang datang ke rumahnya. Perintah ini berlaku umum. Perbuatan memuliakan tamu mencakup setiap perbuatan yang dinilai mulia.

Faedah Hadits

Hadits berkata baik atau diam

Terdapat banyak faedah dalam hadits berkata baik atau diam. Faedah-faedah tersebut di antaranya:

1.     Membiasakan berpikir dahulu sebelum bicara

Berpikir terlebih dahulu sebelum berkata-kata sangat penting untuk menghindari salah bicara.

2.     Mengucapkan perkataan yang baik pada tempatnya

Mengatakan perkataan yang baik pun semestinya tetap memperhatikan adab-adabnya agar tidak mengganggu orang lain.

3.     Diam itu lebih baik pada saat-saat yang tepat

Ada kalanya diam adalah yang terbaik. Di samping itu berkata-kata untuk sopan-santun kepada orang lain juga sangat berfaedah.

4.     Tidak boleh diam dari kebenaran

Seorang muslim tidak boleh diam dari menyampaikan kebenaran. Diam atas kebenaran justru bisa menjadi dosa.

5.     Tidak mengucapkan perkataan yang tidak berfaedah

Kata-kata yang tidak berfaedah sebaiknya tidak perlu Sobat ucapkan. Ada kalanya memaksakan diri mengatakan perkataan yang tidak perlu justru berujung penyesalan.

6.     Peduli dengan tetangga

Tetangga adalah orang yang hidup paling dekat. Merekalah yang pertama-tama turun tangan untuk membantu jika Sobat mengalami kesulitan.

7.     Memuliakan tetangga, termasuk yang bukan muslim

Hak tetangga yang muslim memang lebih besar daripada yang bukan muslim. Namun memuliakan mereka tetaplah bagian dari kewajiban.

8.     Berkata-kata yang baik kepada tamu

Menghadapi tamu dengan adab sopan-santun dan tutur kata yang menyenangkan termasuk amal shaleh yang bernilai.

9.     Melayani tamu

Memberikan yang terbaik sesuai kemampuan adalah wujud memuliakan tamu.

Demikian, Sobat Cahaya Islam, sekelumit pembahasan hadits berkata baik atau diam. Ternyata hadits yang tidak seberapa panjang ini memiliki nilai dan pelajaran yang luas. Seindah-indah pengetahuan adalah yang mewujud dalam amal nyata.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY