Krisis Properti China Sebabkan Agen Menunggak Gaji Karyawan, Begini Etika Membayar Gaji Dalam Islam!

0
980
Krisis Properti China Sebabkan Agen Menunggak Gaji Karyawan 1

Krisis properti China – yang semakin parah menyebabkan perusahaan agen properti asal Hongkong, Centaline Property menunggak gaji komisi karyawan. Peningkatan resiko gagal bayar dan juga melemahnya perekonomian berdampak pada adanya penunggakan komisi oleh agen properti. Tentu saja ini cukup merugikan bagi karyawan yang seharusnya menerima komisi.

Perusahaan agen properti ini menyatakan bahwasanya pihaknya telah membentuk tim untuk menangani pembayaran yang terlambat. Kemudian juga akan memprioritaskan penyelesaian komisi dengan karyawan apabila sudah mendapatkan pengembalian dana. Dalam islam sendiri, pembayaran gaji atau komisi adalah dikategorikan sebagai memberikan hak orang lain. Lalu bagaimana hukumnya menurut islam?

Krisis Properti China Sebabkan Agen Menunggak Gaji Karyawan 2

Krisis Properti China Sebabkan Agen Menunggak Gaji Karyawan, Ini Etika Membayar Gaji Dalam Islam

Krisis properti China menyebabkan perusahaan agen properti menunggak gaji karyawan. Dampak ini tentu saja bukan hanya menyebabkan turunnya laju perekonomian perusahaan namun juga berdampak pada karyawan. Dalam islam, memberikan gaji yang sesuai dan tepat adalah dianjurkan karena hal itu merupakan hak yang seharusnya diterima.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

Ayat ini sudah mengingatkan tentang larangan untuk memakan harta orang lain dengan jalan yang batil. Itu artinya, Allah melarang kaum muslimin yang menunda untuk membayar gaji atau upah yang merupakan hak orang tersebut. Lalu bagaimana etika membayar gaji menurut pandangan islam?

Membayar Gaji Sesuai Kesepakatan

Etika membayar gaji menurut islam adalah membayarkan gaji yang sesuai dengan kesepakatan. Sehingga nominal yang diberikan harus sesuai, tidak boleh dikurangi dengan alasan yang tidak benar. Ini sama halnya dengan perbuatan zalim apabila seseorang tidak memberikan upah yang sesuai dan seharusnya diterima oleh orang tersebut.

Membayarkan Tepat Waktu

Membayarkan gaji tepat waktu juga merupakan salah satu etika membayar gaji menurut islam. Apalagi islam sudah melarang kaum muslimin untuk menunda ataupun menahan hak orang lain. Itulah kenapa gaji juga harus dibayarkan tepat waktu terkecuali ada halangan dan hal tersebut juga harus didiskusikan terlebih dahulu.

Menggunakan Cara Yang Baik

Etika membayarkan gaji karyawan salah satunya adalah menggunakan cara yang baik. Bagaimanapun karyawan merupakan seseorang yang harus dihargai dan diperlakukan dengan baik. Oleh karena itu, dalam menghargai kerja karyawan juga dilakukan dengan cara memberikan gaji yang sesuai dan menggunakan cara yang baik.

Krisis properti China – menyebabkan agen properti menunggak pembayaran komisi karyawan. Hal ini tentu saja mungkin saja terjadi, namun bagaimanapun membayar hak karyawan harus dilakukan dan tidak boleh untuk ditunda-tunda. Seperti yang tertulis dalam hukum islam, menahan hak orang lain tidak dianjurkan dan bahkan dilarang dalam ajaran islam.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nisa’ Ayat 29

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY