Indonesia Nominasi Mata Uang Terendah, Ayo Kuatkan Ekonomi Kita

0
1171
mata uang terendah

Mata Uang Terendah – Beberapa waktu terakhir, Indonesia masuk menjadi 10 negara yang dinominasikan sebagai negara dengan mata uang terendah. Hal ini menjadikan rupiah semakin melemah dimata negara asing.

Sobat Cahaya Islam, kondisi negeri dengan mata uang terendah tentu memberi beberapa dampak negatif. Salah satunya yakni adanya kenaikan harga di beberapa barang.

Apa Dampak Ekonomi dari Nominasi Negara dengan Mata Uang Terendah?

Melansir dari beberapa berita, Indonesia menjadi salah satu negara dengan mata uang terendah. Berita ini tentu menjadi kabar yang kurang baik bagi generasi.

Selain kondisi harga barang mengalami kenaikan, pun hal ini juga berkaitan dengan kondisi perekonomian bangsa yang melemah.

Setiap negara tentu akan mengalami fenomena dimana sistem perekonomian mengalami penurunan. Bahkan karena yang demikian sebagian kecil negara harus mengambil hutang besar- besaran untuk bertahan hidup dengan tempo tertentu.

Walhasil, ketidaksanggupan negara untuk mengembalikan hutang bisa membuat negara peminjam mengakuisisi wilayah negara yang dipinjami. Naudzubillah.

Pada akhirnya kepemilikan negara menjadi terancam. Inilah yang perlu dihindari. Sebab kedaulatan sebuah peradaban amatlah penting untuk menjadi bukti dalam memberikan perlindungan pada rakyat didalamnya.

Sudah banyak contohnya negara yang diambil alih, dan bahkan negara tersebut sudah tidak memiliki sisi kedaulatan.

Sebagai agama dan keyakinan yang paripurna, tentu Islam memiliki cara untuk melepaskan diri dari belenggu model ekonomi kapitalis yang menjebak.

Sistem tersebut merupakan suatu sistem dimana kepemilikan dibagi dalam tiga ranah yakni kepemilikan individu, masyarakat maupun negara.

Apa saja yang menjadi kepemilikan negara? Yakni hal – hal berupa unsur alam seperti tanah, tambang maupun lautan menjadi hak milik negara.

Hasil dari pengelolaan sumber daya alam tersebut akan dikembalikan pada rakyat berupa bantuan sosial untuk memudahkan kehidupan para fakir dan dhuafa.

Hal ini sudah diterapkan dalam beberapa periode di masa kekhilafahan baik sejak umayyah, abbasiyah maupun utsmaniyah.

Tips Meningkatkan Perekonomian Negara

Sebagai warga negara yang baik, tentu upaya peningkatan perekonomian perlu didukung agar kesenjangan ekonomi tidak terjadi dalam jangka panjang.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Diantaranya yakni sebagai berikut :

1.    Membeli Produk Lokal

Hal pertama yang perlu dilakukan yakni dengan mempromosikan produk lokal dan juga mengonsumsinya. Bukan berarti harus berlaku hedon, namun dengan mempromosikan produk lokal, maka sebagian uang dari pajak pembelian akan membantu perekonomian negara.

mata uang terendah

Namun, sebagai umat yang baik, maka perlu senantiasa memastikan bahwa transaksi yang dilakukan tidak bertentangan dengan muamalah Islam bahkan sudah lepas dari perkara riba.

Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala untuk setia dalam ketaatan meski terkait perkara jual beli, yakni  dalam surat Al Ankabut 29 :

وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ ࣖ

Artinya : Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.

2.    Mendukung Program Entrepreneur Negeri

Selain itu, sebagai masyarakat yang baik, generasi sangat perlu untuk mendalami pembahasan terkait bagaimana menjadi seorang pengusaha yang baik dan sesuai syariat Islam. Jika melanggar batasan, maka sia – sia ilmu yang selama ini dipelajari bukan?

mata uang terendah

Maka dari itu, Allah Ta’ala sangat memberikan keutamaan pada generasi yang gemar meningkatkan keilmuannya dan meninggikan derajatnya. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Mujadilah ayat 11 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah pembahasan mengenai mata uang terendah dan cara menguatkan perekonomian negeri.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY