Takbiran Idul Fitri: Ini Ajaran yang Benar dalam Islam

0
1403
takbiran Idul Fitri

Takbiran Idul Fitri – Lebaran adalah momen untuk merayakan kemenangan bagi umat islam. Karena itulah setelah Ramadan, menyuarakan takbiran Idul Fitri seperti menjadi tradisi.

Takbiran Hari Raya Idul Fitri menggema di mana saja. Mereka menganggap takbir tersebut sebagai bentuk kemenangan yang nyata setelah satu bulan penuh berpuasa.

Menyuarakan Takbiran Idul Fitri

Momen Hari Raya Idul Fitri 1444 H sudah berada di depan mata. Ada sejumlah sunah yang dianjurkan dalam momen tersebut, salah satunya yaitu memperbanyak membaca takbiran Idul Fitri.

Anjuran untuk membaca takbir momen Idul Fitri mulai sejak masuk malam di tanggal 1 Syawal hingga imam salat Id sudah melaksanakan takbiratul ihram dalam salat berjamaah. Sebagai informasi, bacaan dalam takbir Idul Fitri terbagi menjadi dua, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad.

Adapun takbir muqayyad adalah bacaan takbir yang sebaiknya dibaca setiap mendirikan salat, baik itu salat fardhu maupun sunnah. Sementara itu, takbir mursal merupakan takbir yang bisa umat islam baca kapanpun dan dimana saja.

Para umat islam bisa membaca takbir tersebut sebagai bentuk perayaan hari Idul Fitri yang penuh keberkahan dan kebersamaan. 

Keutamaan Takbir Idul Fitri

Sobat Cahaya Islam, takbiran Idul Fitri bisa dibilang sebagai awal dari perayaan kemenangan di momen Idul Fitri. Di malam takbiran tersebut, umat islam bisa lebih dekat lagi kepada Allah SWT.

Selain itu, kaum muslimin juga bisa menutup bulan suci Ramadan sesempurna mungkin dengan ibadah. Di malam takbir, umat islam juga bisa mendapat berkah berupa pengampunan dosa serta terkabulnya doa lewat malam takbiran.

takbiran Idul Fitri

Karena itulah, umat islam sebaiknya melengkapi malam takbiran dengan mendirikan salat subuh dan isya secara berjamaah di masjid. Salat tersebut menjadi salah satu amalan tepat di malam takbir yang begitu mulia.

Oleh sebab itu, ada baiknya melakukan ibadah salat di masjid ketika terakhir bulan Ramadan.

Hal Penting tentang Takbir di Hari Raya

Sobat Cahaya Islam, ada beberapa hal penting terkait takbir Idul Fitri yang perlu umat muslim ketahui yaitu:

1.       Waktu Mulai dan Berakhirnya Takbiran Hari Raya

Sebagai informasi, takbiran ketika Idul Fitri mulai sejak malam maghrib tanggal 1 syawal hingga selesai salat Id. Allah SWT berfirman:

Artinya: “…hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (Qs. Al Baqarah: 185)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa saat orang telah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan, maka disyariatkan untuk mengagungkan nama Allah dengan takbir.

2.       Tempat Menggemakan Takbir

Umat islam bisa melakukan takbir Idul Fitri dimana saja dan kapan pun. Hal ini mengartikan, takbiran Hari Raya Idul Fitri tak harus di masjid.

takbiran Idul Fitri

Bahkan sebaiknya, umat islam memperbanyak takbir saat menuju lapangan tempat salat Ied berlangsung. Pasalnya ini termasuk kebiasaan Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya.

Hal ini tertuang dalam:

 Ibn Abi Syaibah meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai shalat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5621)

3.       Tidak Bertakbir dengan Bacaan yang Terlalu Panjang

Tak jarang pemimpin takbir melantunkan takbir dengan bacaan yang begitu panjang, seperti:

الله أكبر كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إلَّا إيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ…

Padahal tak ada dalil tentang takbiran dengan lafadz yang terlalu panjang seperti di atas. Salah satu bacaan takbir yang ada dalam hadits riwayat shahih yaitu:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ

Allahu Akbar Allahu Akbar Laa ilaha illallaha, wa Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu.

Allah Maha Besar Allah Maha Besar, Tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah, Allah Maha Besar Allah Maha Besar dan untuk Allah segala pujian“. [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah 2/168 dengan isnad yang shahih]

Itulah informasi tentang takbiran Idul Fitri yang penting untuk umat islam ketahui. Semoga saja kita bisa bertemu dengan Ramadan dan Idul Fitri di tahun selanjutnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY