Mati Syahid dalam Islam, Ketahui Keutamaan dan Jenis-Jenisnya

0
1968
Mati syahid dalam Islam

Mati Syahid dalam Islam – Mati syahid dalam Islam adalah kondisi seseorang yang meninggal dalam keadaan mulia. Orang yang mati syahid berarti orang yang husnul khotimah, atau orang yang baik di akhir hidupnya.

Mati syahid bisa kita dapatkan jika dalam menjalani kehidupan, kita senantiasa teguh berpegang pada tali agama Allah SWT. Karena seperti yang kita ketahui bahwa mati syahid merupakan hadiah istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang merasakannya.

Keutamaan Mati Syahid dalam Islam

Dalam Islam, banyak orang mengejar kemuliaan mati sebagai syahid. Ada beberapa keutamaan bagi orang yang mendapatkan mati syahid, diantaranya adalah diampuni dosa-dosanya, diperlihatkan surga, terlepas dari siksa kubur dan mendapatkan kebahagiaan lain di akhirat. Seperti yang terperinci dalam hadis di bawah ini:

Rasulullah Saw bersabda: Orang yang mati syahid di sisi Allah mempunyai enam keutamaan; dosanya akan diampuni sejak awal kematiannya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dijaga dari siksa kubur, diberi keamanan dari ketakutan yang besar saat dibangkitkan dari kubur, diberi mahkota kemuliaan yang satu permata darinya lebih baik dari dunia seisinya, dinikahkan dengan tujuh puluh dua bidadari dan diberi hak untuk memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari keluarganya” (HR. At-Tirmidzi no. 1629 dan Ibnu Majah no.2796).

Dari hadis tersebut jelas disebutkan apa saja keutamaan mati dalam keadaan syahid. Sobat Cahaya Islam, betapa merugi kita jika memiliki kesempatan hidup di dunia tetapi tidak melakukan amalan-amalan untuk mendapatkan kesempatan syahid.

Tingkatan Syahid Menurut Imam Nawawi

Sobat Cahaya Islam, dijelaskan oleh Imam Nawawi rahimahullah bahwa mati syahid dalam Islam itu ada tiga macam. Kita sebagai umat Islam wajib mengetahui tingkatan level syahid tersebut, agar kita memahami bahwa mati syahid tidak hanya saat mati di medan peperangan. Berikut penjelasannya:

1. Para Syuhada Dunia Akhirat yang Mendapat Pahala Syahid Penuh

Mati syahid dalam Islam

Orang yang meninggal saat memerangi orang-orang kafir dalam perang (orang kafir yang layak diperangi). Orang ini adalah syahid di dunia ini dan akan diberi pahala di akhirat. Para syuhada seperti ini tidak perlu dimandikan atau disholatkan.

2. Hanya Mendapat Pahala Syahid Akhirat

Orang yang mendapat pahala syahid di akhirat, namun di dunia tidak diterapkan hukum mati syahid padanya. Mereka masih dimandikan dan disholatkan. Contoh mati syahid jenis ini antara lain kematian saat seseorang perempuan melahirkan, kematian karena penyakit dan kesyahidan lain yang telah disebutkan dalam hadis berikut ini:

Orang-orang yang mati syahid yang selain terbunuh di jalan Allah ‘azza wa jalla itu ada tujuh orang, yaitu korban wabah adalah syahid; mati tenggelam (ketika melakukan safar dalam rangka ketaatan) adalah syahid; yang punya luka pada lambung lalu mati, matinya adalah syahid; mati karena penyakit perut adalah syahid; korban kebakaran adalah syahid; yang mati tertimpa reruntuhan adalah syahid; dan seorang wanita yang meninggal karena melahirkan (dalam keadaan nifas atau dalam keadaan bayi masih dalam perutnya, pen.) adalah syahid.” (HR. Abu Daud, no. 3111. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Lihat keterangan ‘Aun Al-Ma’bud, 8: 275).

3. Orang yang Hanya Seolah-Olah Mati Syahid

Mati syahid dalam Islam

Orang yang mati dalam medan perang, namun berkhianat, mengambil ghanimah (harta hasil rampasan perang) secara lebih dulu atau lebih banyak. Di dunia tetap dihukumi sebagai syahid, tidak dimandikan dan tidak disholatkan. Namun sesungguhnya dia tidak menerima pahala syahid di akhirat.

Contoh Orang Yang Meninggal Dalam Keadaan Syahid

Untuk lebih jelas kita memahami keadaan mati syahid dalam Islam, kita bisa mengetahui jenis-jenis mati syahid secara terperinci di bawah ini. Hal tersebut agar kita tidak rancu, dan lebih arif dalam menilai peristiwa kematian seseorang.

  • Mati di jalan Allah
  • Meninggal karena wabah
  • Meninggal karena sakit perut
  • Tenggelam
  • Orang yang meninggal karena reruntuhan atau tertimpa sesuatu yang keras
  • Mati terbakar
  • Meninggal saat melahirkan
  • Meninggal untuk melindungi harta bendanya
  • Melindungi agama dan keluarganya

Sobat Cahaya Islam, peristiwa kematian yang merupakan mati syahid dalam Islam adalah anugerah dari Allah SWT. Tugas kita adalah beramal sebaik-baiknya agar mendapatkan anugerah tersebut.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY