Sinopsis Our Blues, Kisah Orang-orang Tidak Bahagia yang Disoroti Islam

0
1059
Our Blues

Our Blues – Pulau Jeju merupakan salah satu tempat berlibur yang paling terkenal di Korea Selatan. Drama Our Blues pun, melakukan syuting di Pulau tersebut dan sedang hangat dibicarakan oleh netizen. Mengapa demikian?

Pada drama garapan sutradara bernama Kim Kyu Tae tersebut, diceritakan orang bisa saja merasa tidak bahagia meskipun berada di tempat yang paling bahagia sekalipun.

Yakni pemilik toko ikan yang ramah dan tampan bernama Jeong Eun Hui, dia bertemu dengan cinta pertama yang juga teman lamanya, Choi Han soo. Namun ketika dia harus pindah ke Jeju, ada tekanan berat yang dihadapinya.

Selain kisah tersebut, di tempat lain yang masih di pulau Jeju, ada seorang kapten kapal pendiam bernama Park Jeong Jun.

Dia jatuh cinta kepada seorang penyelam wanita yang memiliki sfat pilih-pilih sehingga diremehkan oleh banyak orang, bernama Lee Yeong Ok.

Di Drama Our Blues, kita akan mendapatkan sajian berbagai emosi yang berlawanan. Mula dari hidup dengan kesedihan, rasa letih, apatis, keputusasaan, hingga rindu yang berat.

Semuanya dihadirkan dalam perpaduan cerita manusia yang benar-benar relevan. Inti dari sudut cerita yang diangkat, tentu saja, sebuah rasa kebersamaan dan saling menghargai antar sesama.

Sinopsis Our Blues, Kisah Orang-orang Tidak Bahagia yang Disoroti Islam

Nah, Sobat Cahaya Islam, dari paparan synopsis di atas kita bisa menyimpulkan bahwa, kebahagiaan dan kesedihan selalu datang beriringan di tempat paling indah sekalipun.

Hidup memang tidak selalu berjalan dengan mulus, bahkan setiap usaha pun tidak selalu berbuah manis. Kita pun dituntut kuat dan tegar dalam melewati masa-masa sulit sekali pun.

Bukan berarti kita tidak bisa hidup bahagia di dunia, oleh sebab itu kita diajarkan untuk memiliki harapan.

Untuk dapat mencapai kebahagiaan pun kita bisa melakukan beberapa cara, antara lain:

1.      Mengenal Allah SWT

Semua makhluk yang ada di dunia ini berasal dari Allah SWT. Dengan meningkatkan pengetahuan kita tentang Allah beserta sifat-sifat yang dimilikiNya maka kta pun akan diantarkan pada kebahagiaan hidup.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ra’d ayat 28 yang berbunyi:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.

2.      Berdoa dan Berdzikir

Our Blues

Jika ingin bahagia, kita harus selalu berdoa dan dzikir. Seba itu merupakan cara terbaik dalam meraih sesuatu.

Kita pun akan dibantu untuk keluar dari masa-masa sulit maka yang perlu kita lakukan adalah tidak pernah berpaling dariNya.

Sebagaimana tercantum dalam QS. Al-Ghafir ayat 60 :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”

3.      Berbuat Baik

Semasa kita hidup d dunia, kita harus menghabiskan seluruh waktu yang kita miliki untuk selalu berbuat baik. Baik kepada Allah, kepada sesama, kepada seluruh makhluk, terutama bagi diri sendiri.

Allah SWT berfirman pula dalam QS. An-Nisa ayat 36:

وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,”

Demikian di atas merupakan ulasan mengenai synopsis Our Blues, di mana terdapat orang-orang yang tidak bahagia di tempat paling bahagia. Serta bagaimana Islam menyoroti hal tersebut. Semoga artikel ini memberi manfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY