Anthony Joshua – Bagi pecinta olahraga berat seperti tinju, tentu tak asing bukan dengan nama Anthony Joshua? Ya, baru – baru ini si legendaris Joshua harus mendapatkan kekalahan telak dari lawan mainnya yakni Oleksandr Usyk.
Tak tanggung – tanggung, Ia mempertaruhkan beberapa medali kebanggaannya. Kesombongannya pun terbayarkan dengan kekalahan telak yang Ia peroleh.
Sobat Cahaya Islam, kesombongan yang Anthony Joshua tunjukkan merupakan fitrah seorang legendaris petinju bukan?
Namun, Allah Ta’ala yang lebih memiliki hak dan kuasa untuk meridhoi segala aktivitas manusia baik muslim maupun yang belum mendapat hidayah.
Bagaimana Umat Seharusnya Merespon Kesombongan Anthony Joshua?
Sobat Cahaya Islam, kekalahan yang Anthony Joshua dapatkan bisa saja menjadi pelajaran khususnya bagi Joshua sendiri.
Selain itu, hal tersebut juga harusnya menjadi renungan bagi para umat agar tak senantiasa berjalan dengan penuh kesombongan di bumi Allah SWT.


Jika umat renungkan lebih mendalam, rasanya tak pantas bagi umat untuk sombong ataupun berbangga diri atas kehebatan maupun prestasi yang selama ini umat capai
Sebab, kalau bukan karena Allah SWT, posisi umat awal tentu menjadi seseorang yang terhina bukan?
Umat lahir dari segumpal darah seorang ibu yang bahkan untuk melihatnya saja sebagian besar umat enggan.
Namun, nyatanya Allah SWT telah memberikan keberkahan pada segumpal darah yang banyak dikatakan tak berguna.
Bermula dari segumpal itulah, manusia Allah SWT ciptakan.
Sehingga karakter berbangga diri yang berlebihan tentu merupakan kesalahan fatal umat.
Seperti halnya apa yang Joshua lakukan, nyatanya malah Ia yang harus menyerahkan seluruh sabuk juaranya yang Ia peroleh dengan kerja keras.
Tak sampai situ saja, bahkan dalam beberapa video yang menyebarkan kekalahan Joshua yang memang sangat nampak sedari awal dimana Ia tak cukup menjadi penguasa di arena tinju.
Idealnya, tak akan ada keuntungan dari sifat maupun karakter yang sombong yang dapat menolong diri.
Manusia memang Allah SWT beri kemampuan untuk menganalisis, merencanakan bahkan menyelesaikan permasalahannya sendiri. Hanya Perencanaan tersebut harus sesuai syariat.
Dampak Bersikap Sombong
Sobat Cahaya Islam, berbangga diri di dunia memang boleh, tapi harus ada rambu – rambu yang perlu umat perhatikan. Jika sudah over, maka hal tersebut akan mendzalimi diri umat sendiri.
Selain itu, ada beberapa dampak negatif yang dapat menimpa umat jika terus membendung sikap berbangga diri dalam jiwanya. Beberapa dampak diantaranya yakni :
1. Mendapat Azab dari Allah SWT
Sobat Cahaya Islam, salah satu hal yang menjadi dampak buruk dari adanya kesombongan yakni umat akan mendapat azab dari Allah SWT. Sebab, Allah SWT tidak menyukai umatnya yang gemar mempertontonkan kesombongan atas apa yang Dia beri selama ini.
Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam surat luqman ayat 18 yakni :
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّا سِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَ رْضِ مَرَحًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَا لٍ فَخُوْرٍ
Artinya: Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.
2. Dijauhi Sahabat dan Teman
Tahukah bahwa orang yang sombong tentu tidak mudah dekat dengan orang lain. Sebab, orang yang dekat dengannya pun akan mempertimbangkan untuk menjadi temannya atau tidak.
Jika iya, maka si teman ini harus siap menghadapi berbagai kesombongan yang terlontar dari lisannya. Naudzubillah.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai kesombongan Anthony Joshua dimana sebagai bukti bahwa sombongnya manusia tak membeir pengaruh sekalipun pada takdir.
Semoga umat dapat lebih bijak dalam bersikap agar selalu bisa rendah hati terhadap sesama umat. Aamiin Yarobbal ‘Alamiin.





























