Review Mariposa – Semenjak pandemi, review Mariposa semakin banyak membanjiri media. Film lama yang pernah dibintangi oleh Angga Yunanda dan Zara Adisty ini sempat viral di dunia remaja karena alur cerita yang menarik.
Bahkan, film ini juga mampu menyihir para penontonnya dengan kegemasan dan keunikan perannya.
Sobat Cahaya Islam, munculnya review Mariposa di beberapa tulisan blogger maupun pengguna Youtube adalah indikasi bahwa film tersebut masih membekas di hati para fans setianya.
Bagaimana Umat Seharusnya Menanggapi Review Mariposa yang Sedang Trending?
Sobat Cahaya Islam, trendingnya beberapa tulisan mengenai review Mariposa bisa menjadi indikasi betapa berpengaruhnya film terhadap kelangsungan hiburan bagi generasi.
Tentu hal ini tidak berkaitan dengan dampak negatif maupun positifnya. Menonton film sendiri dalam Islam memang tidak haram.
Namun terkategorikan sebagai suatu hal yang mubah. Bagi umat, kemubahan sendiri merupakan hal yang sepele bahkan mereka sering terlenakan. Naudzubillah.
Padahal, jika umat tidak berhati – hati dalam menata aktivitasnya walaupun mubah sekalipun maka dikhawatirkan akan terjerumus dalam kemaksiatan.
Dalam kehidupan sekarang, lulusan pesantren pun tak dapat menjamin aqidah tetap terjaga dalam diri bukan?
Bahkan, saking bebasnya kehidupan sekarang kemaksiatan mudah umat temukan dan teladani. Sebaliknya, kebaikan sangatlah jarang dan terlihat aneh ketika umat terapkan.
Sehingga, alangkah baiknya umat dapat menilai setiap aktifitas yang mereka lakukan agar tak salah dalam melangkah.
Terlebih lagi, jangan sampai umat melalaikan kewajibannya sebagai umat muslim untuk beribadah dan melakukan syair kebaikan.
Bagaimana Strategi Umat Untuk Memaksimalkan Kewajibannya?
Sobat Cahaya Islam, salah satu hal yang bisa menjadikan umat lebih dekat dengan kewajibannya yakni dengan senantiasa menjaga produktifitas waktu.
Waktu yang produktif bagi umat harus termaknai sesuai pandangan dalam syariat. Jika tidak, bisa saja umat terus beralasan bahwa hal yang mereka lakukan adalah hal yang produktif.
Padahal, manusia tak punya celah untuk dapat menghukumi segala sesuatu selain daripada syariat Allah SWT.
Beberapa strategi yang dapat umat lakukan yakni sebagai berikut :
1. Mencari Ilmu Islam


Sobat Cahaya Islam, waktu umat bisa produktif jika dapat mereka maksimalkan dengan senantiasa mencari ilmu islam. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yakni :
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
Artinya : “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa khazanah Islam sangatlah luas sehingga tak mungkin sampai akhir hayat nanti umat dapat mempelajari semuanya.
Selain itu, ilmu Islam senantiasa terus bermanfaat bagi umat bahkan tak lekang oleh zaman. Alqur’an dari zaman Rasulullah SAW saja sampai sekarang bahkan di masa depan tak akan pernah kuno dan tertinggal zaman.
Hal ini membuktikan bahwa tidak ada kesia-siaan bagi umat bila mengkaji Islam dengan intensitas yang tinggi.
2. Halqah Bersama Murobbi
Selain itu, halqah atau berkumpul bersama para alim ulama’ dapat senantiasa meningkatkan keimanan dalam diri dan memotivasi.
Semakin sering intensitas umat bersama orang – orang yang memahami Islam, semakin dekat pula mereka dengan RabbNya.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai review Mariposa dan bagaimana seharusnya umat merespon film tersebut.
Memang, sebaiknya umat lebih mendahulukan ibadah serta kewajiban yang harus mereka jalani daripada harus membuang waktu dengan kemubahan yang malah mengantarkan pada kesia-siaan.






























