4 Fakta Ramadhan Ala Burj Khalifa

0
113
Burj Khalifa

Burj Khalifa – Siapa yang tak tahu Burj Khalifa? Tentu sebagian kaum muslimin tahu dan ada sebagian yang bercita –cita untuk berkunjung kesana. Tidak hanya dikenal sebagai gedung tertinggi di dunia, namun santer juga dibicarakan lantaran ketinggiannya hampir menyamai kedalaman tenggelamnya KRI Nanggala 402.

Sobat Cahaya Islam, tak banyak yang tahu bukan jikalau Burj Khalifa masih termasuk dalam jajaran wilayah Arab? Hal ini lantaran kondisi di Burj Khalifa sendiri sangat jauh berbeda dengan Arab. Dubai sendiri lebih sering dikenal dengan aroma kebebasan karena dikunjungi berbagai turis mancanegara. Namun, ternyata di balik itu semua terdapat keistimewaan menikmati indahnya Ramadhan.

Apa Keistimewaan Berpuasa di Burj Khalifa?

Selain karena terkenal sebagai gedung pencakar tertinggi di dunia, Burj Khalifa juga terdapat di wilayah yang strategis. Di Dubai pula, kecanggihan teknologi banyak dipertontonkan. Apalagi ketika masuk bulan Ramadhan, Burj Khalifa dapat dijadikan alternatif sebagai tempat untuk menghabiskan bulan ramadhan.

Terdapat hal yang menarik pada bulan Ramadhan di Burj Khalifa saat umat sedang melaksanakan puasa. Beberapa diantaranya yakni :

1.      Memiliki Waktu Berbuka Puasa yang Berbeda

Burj Khalifa

Fakta unik pertama, jika sedang mencoba berbuka puasa di kota ini, pastikan posisi ketinggian sobat cahaya Islam terlebih dahulu. Pasalnya, walaupun ada di dalam satu gedung, bisa jadi waktu berbuka puasanya berbeda. Semakin tinggi posisinya, semakin lama waktu berbuka. Jeda waktunya memang tidak terlalu lama, namun saking karena tingginya sampai antara atas dan bawah pun tidak sama.

2.      Waktu Sahur Cepat

Kemudian, fakta unik kedua yakni waktu sahur yang lebih cepat dari biasanya. Hal ini terjadi memang karena ketinggian dari gedung tersebut. Orang – orang yang menempati Burj Khalifa pun merasakan bahwa sahur yang mereka lakukan lebih cepat dibandingkan waktu berbuka puasa. Cobalah dan buktikan sendiri!

3.      Pertunjukkan Spektakular

Di bulan Ramadhan, pemerintah Dubai sudah merancang program untuk memeriahkan salah satunya dengan cara aksi lampu LED. Setiap tahunnya pertunjukkan ini akan diwakili oleh para seniman hebat dan terkenal. Misalnya, di tahun 2019 pelukis bernama Art Noor mengusung tema Asmaul Husna.

Selain Art Noor, terdpat pula Karl Taylor Knight dengan hasil karyanya yang bertema bulan sabit serta lentera khas ala Arab. Supaya para pengunjung Dubai tidak bsoan, biasanya hasil karya tersebut ditayangkan dengan jadwal yang berbeda.

4.      Penanda Buka Puasa Berupa Meriam

Burj Khalifa

Selain lampu LED yang menarik, terdapat pula meriam yang digunakan sebagai penanda buka puasa. Hal ini tentu menjadi keunikan tersendiri di Dubai. Selain bergembira karena menyambut buka puasa, hal tersebut juga menjadikan tidak adanya perbedaan dalam waktu berbuka.

Pun, penanda meriam tersebut akan menjadikan antara kaum muslimin dengan yang lainnya merasa saling memiliki karena persaudaraan aqidah. Hal ini pun sesuai dengan apa yang Allah SWT sampaikan melalui hadits Rasulullah SAW yakni :

Nah Sobat Cahaya Islam, itu tadi beberapa ulasan mengenai fakta Ramadhan di Burj Khalifa. Jangan lupa ajak saudara dan teman bila ada rejeki lebih untuk memandangi kecanggihan teknologi disana ya. Walaupun kondisinya belum terlalu Islami seperti di Arab. Namun, hal ini tidak boleh menjadikan diri berhenti untuk melakukan dakwah di Dubai.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY