Inilah Proses Penciptaan Manusia dalam Al-Qur’an

0
155

Penciptaan Manusia – Sobat, Al-Qur’an memang merupakan salah satu mukjizat yang Allah berikan kepada nabi Muhammad. Tidak hanya berisi tentang pedoman hidup manusia, tapi berisi pengetahuan. Bahkan dalam Qur’an tedapat penjelasan tentang proses penciptaan manusia.

Sebelum manusia melakuakn penelitian bagaimana porses penciptaan manusia belangsung, Al-Qur’an sudah menjelaskannya secara gamblang. Allah menciptakan manusia melalui beberapa tingkat, hal ini sesuai dengan firmannya dalam surah Nuh ayat 14.

“Dan sungguh, Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan (kejadian).” (QS Nuh Ayat 14)

Lalu, apa saja tingkatan tersebut?

Proses Penciptaan Manusia

Allah menciptakan manusia dengan sempurna melalui proses yang luar bisa. Proses penciptaan berdasarkan Al-Qur’an sudah Allah jelaskan dalam ayat berikut ini.

“Dialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah, kemudian kamu dilahirkan sebagai seorang anak, kemudian dibiarkan kamu sampai dewasa, lalu menjadi tua. Tetapi di antara kamu ada yang dimatikan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) agar kamu sampai kepada kurun waktu yang ditentukan, agar kamu mengerti.” (QS Al-Mu’min: Ayat 67)

Begini penjelasan lebih lengkapnya;

1.       Nutfah (mani)

Sebelum proses pembuahan terjadi, sel sperma sebanyak 250 jt yang berhasil menuju ke sel telur hanya ada satu pada setiap siklusnya.

Sperma-sperma ini melakukan perjalanan yang sulit menuju sel telur, karena saluran reproduksi pada wanita berkelok-kelok, juga memiliki tingkat keasaman yang berbeda dengan sperma. Beruntunglah kita yang mampu melewati ujian tersebut dan berhasil menjadi manusia.

2.       Alaqah

Setelah berhasil terjadi pembuahan, maka akan terbentuklah segumpal darah atau zigot yang kemudian akan berubah menjadi segumpal daging. Zigot biasanya melekat pada dinding rahim, seperti akar yang menancap kokoh pada bumi.

Dengan inilah zigot mampu mendapatkan nutrisi penting untuk tubuhnya. Proses ini terjadi pada hari ke tujuh. Ini merupakan bahan dasar dari bayi yang berupa sebuah sel tunggal.

3.       Mudghah

Setelah melalui proses Alaqah, tejadilah proses mudhgah pada minggu keempat. Mudghah mempunyai arti segumpal daging, memiliki bentuk melengkung dan tampak bergelmbung-gelembung dan alur-alur.

 Embrio yang sudah tumbuh selama 40 hari, tidak akan lagi mirip embrio hewan. Karena sudah mulai dilengkapi dengan penglihatn, pendengaran, otot, kulit serta tulang. Pada peringkat ini, juga sudah ada bentuk saraf tunjang, otak, telinga, serta anggota tubuh lainnya.

Tidak hanya itu, pada tahap ini sistem pernafasan juga sudah mulai terbentuk, jantung mulai berdegup, darah mula mengalir, dan menjelang tujuh minggu pernafasan bayi sudah berfungsi sendirinya.

4.       Lahm dan Izam

Berikutnya, pada peringkat ini kandungan sudah measuki minggu kelima, keenam dan ketujuh. Pada tingkatan ini mulai terbentuk tulang-tulang yang mendahului pembentukan otot.

Dan apabila tulang telah tebentuk, barulah otot-otot akan mebungkus kerangka tersebut.Kemudian minggu ketujuh, organ mulai terbentuk dan anggota tubuh mulai terlihat dengan jelas.

5.       Penipuan ruh

Menurut pendapat jumhur ulama, peniupan ruh terjadi setelah empat puluh hari. Ketika proses peniupan ruh ini, Allah juga memrintahkan kita untuk bersaksi, bahwa Allah adalah Tuhah dan bersaksi atas hari akhir. Hal ini sesuai yang tertera dalam surah Al-A’raf ayat  172.

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini.”(QS. Al-A’raf: 172)

 Jadilah manusia lahir ke bumi ini, sudah dalam keadaan suci dan memeluk agama islam. Tidak hanya itu Allah juga memerintahkan Malaikat untuk menyampaikan rezeki, ajal, bahagia atau sengsara selama kita hidup di dunia.

Betapa banyak kebesaran Allah, tidak ada yang mampu menandingi-Nya. Dengan mengetahui proses penciptaan manusia ini, semoga menambah keimanan kita.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY