4 Alasan Doa Tidak Kunjung Dikabulkan oleh Allah

0
776

Anda sudah sering berdoa kepada Allah untuk suatu hal yang anda inginkan namun belum juga terkabul? Atau anda merasa bahwa Allah tidak menyayangi kita karena tidak kunjung mengabulkan doa-doa dari kita? – memang sih salah satu hal yang bisa mengubah Qodar seseorang adalah doa, dan doa juga disebut-sebut sebagai senjatanya orang yang beriman. Namun ada beberapa alasan doa tidak kunjung dikabulkan oleh Allah. Kita seharusnya tidak mengeluh atau menganggap Allah tidak menunjukkan rasa sayangnya kepada kita, melainkan haruslah introspeksi diri terlebih dahulu. Lihat juga artikel tentang cara Allah merespon doa disini.

Kita masih dikelilingi oleh dosa dan hal-hal yang dibenci oleh Allah

Gambarannya begini: Anda bekerja pada suatu perusahaan dan anda ingin dipromosikan jabatan dan dinaikkan gajinya, namun disisi lain anda sering lalai dalam pekerjaan anda, datang terlambat dari jadwal yang ditentukan, sering menunda-nunda pekerjaan hingga target kerja selalu tidak bisa terpenuhi. Akankan bos anda menyetujui keinginan anda untuk menaikan jabatan dan menaikkan gaji anda dengan melihat kinerja anda yang seperti itu?

Tak ayalnya Allah, untuk mengabulkan doa hambanya, Allah tidak sembarangan. Bagaimana mungkin Allah akan mengabulkan doa anda ketika anda masih sering melakukan maksiyat? Bagaimana mungkin Allah menjawab doa anda bila anda masih terjerat hal-hal yang haram dalam kehidupan anda? Alasan doa tidak kunjung dikabulkan oleh Allah karena anda dikelilingi hal yang dibenci oleh Allah ini ditemukan dalam beberapa riwayat hadits.

Kita tergesa-gesa pada permintaan kita

Bisa saja sih Allah memberikan sesuatu dengan instan, tapi akan jadi seperti apa dunia ini nantinya bila Allah bertindak demikian. Pastinya akan banyak orang malas yang tidak mau melakukan usaha untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Bukankah segala sesuatu itu tidak ada yang instan? Demikian juga dengan terkabulnya doa. Kita tidak boleh cepat menyerah dalam berdoa dan terus konsisten pada doa kita tersebut. Jangan pula mengeluh bahwa Allah pilih kasih atau tidak sayang dengan kita hanya karena doa kita belum terkabul. Hal itu menunjukkan kita tergesa-gesa dalam doa kita. (H.R Bukhari 6340 – Kitab Da’wat)

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي عُبَيْدٍ، مَوْلَى ابْنِ أَزْهَرَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ يَقُولُ دَعَوْتُ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِي

Bisa jadi kita berdoa untuk sesuatu yang merusak pada diri kita

Apa ada dosa yang merusak pada diri kita? Ada kok! Doa-doa itu bertujuan baik secara langsung atau tidak langsung merusak amalan dan aqidah kita. Doa yang merusak kita secara langsung misalnya adalah doa yang kita panjatkan untuk melakukan dosa pada seseorang atau bisa juga doa untuk memutuskan silaturahmi. Doa kejelekkan untuk terjadi pada seseorang yang kita benci juga merupakan doa yang merusak pada diri kita secara langsung.

Sedangkan doa yang secara tidak langsung merusak pada kita adalah doa yang erat kaitannya dengan tujuan dan niyat kita meminta suatu hal. Misalnya kita berdoa kepada Allah supaya diberi kekayaan yang melimpah, jadi ketika kaya nanti kita bisa dengan bangga menunjukkan kekayaan kita (sombong) kepada orang lain, dan lain sebagainya.

Kita kurang memiliki keyakinan kepada Allah atas doa-soa kita

Seperti yang pernah kami ulas dalam artikel kami yang mengkisahkan tentang keyakinan, kami menjelaskan bahwa seberapa besar keyakinan kita kepada Allah atas segala sesuatu berbanding lurus dengan keberhasilan yang kita capai. Sama halnya dengan doa. Kita harus yakin 100% bahwa Allah menampung doa-doa kita dan sedang memprosesnya untuk dikabulkan. Jadi, jangan sampai hilang keyakinan anda ya.

Nah dengan ini sobat cahayaislam sekarang sudah tahu beberapa sebab doa tidak kunjung dikabulkan oleh Allah kan? oleh karena itu, mari kita atasi sebab-sebab tersebut agar Allah cepat mengabulkan apa yang kita inginkan. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!