Mengejutkan! Rasulullah Pernah Dibelah Dadanya Tiga Kali??

0
6760

Beberapa waktu yang lalu kami pernah membahas tentang islam dan ilmu pengetahuan yakni pembahasan dalam hukum donor organ menurut islam. Berbicara tentang organ dan ilmu medis yang berkaitan dengan bedah, siapa sangka ternyata Rasulullah pernah dibelah dadanya sebanyak tiga kali? Kami menemukan cerita ini dari salah satu artikel yang ditulis oleh Salah satu guru besar Pondok Pesantren yang mengkhususkan pengkajian Al-hadits, Bp. KH Shobirun Ahkam. Dalam ulasan beliau tersebut dikatakan bahwa Rasulullah memang telah mengalami 3 kali pembedahan di dadanya.

Nabi Muhammad dibelah dadanya ketika diasuh oleh Halimah

Halimah diketahui sebagai wanita yang menyusui Rasulullah ketika beliau masih kecil. Anas bin Malik RA pernah mengatakan bahwa dirinya sempat melihat bekas jarum di dada Rasulullah. Alkisah diceritakan dalam riwayat Muslim bahwa Rasulullah pernah dibelah dadanya ketika beliau kecil. Ketika Beliau sedang asyik bermain dengan anak-anak seusianya, datanglah seseorang (yang ternyata adalah Jibril AS).

Jibril kemudian menangkap nabi Muhammad yang masih kecil dan kemudian membaringkan beliau dipangkuannya. Dalam keadaan seperti itu, Jibril kemudian membelah dada nabi Muhammad dan mengeluarkan hatinya. Maksud Jibril melakukan itu adalah untuk menghilangkan daging kecil yang merupakan bagian dari syetan yang ada didalam tubuh beliau. Hati tersebut kemudian dicuci disebuah wadah yang berisi air zam-zam, lalu kemudian dikembalikan seperti semula.

Anak-anak seusia Rasulullah yang melihat hal tersebut kemudian histeris dan berlari sambil berteriak-teriak memanggil Halimah sang pengasuh Rasulullah saat itu. Mendengar itu, Halimah bergegas menuju ketempat nabi Muhammad untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Ketika sampai ditempat kejadian perkara tersebut, Halimah menemukan nabi Muhammad bermain-main seolah tidak terjadi apapun dan kulit beliau berubah menjadi lebih cerah daripada sebelumnya.

Nabi Muhammad dibelah dadanya ketika diutus sebagai utusan Allah

Bersumber dari Fathul Bari dan riwayat hadits yang bersumber dari Abu Nuaim, Hafidz Ibnu Hajar menceritakan bahwa kejadian Rasulullah pernah dibelah dadanya yang kali kedua terjadi ketika nabi Muhammad hendak diutus sebagai utusan Allah. Jibril datang kembali kepada Rasulullah yang pada waktu itu sedang berkontemplasi di Gua Hira untuk melakukan pembelahan dada.

Jibril melakukan hal ini untuk kedua kalinya bertujuan agar Nabi Muhammad mampu menerima Wahyu dari Allah dengan baik. Jibril melakukan penyucian hatinya secara keseluruhan sehingga beliau menjadi orang yang benar-benar sempurna kesuciannya. Praktik pembelahan dadanya sama dan itulah kenapa Nabi Muhammad memiliki hati yang penuh dengan kebijakan, dan menjadi tauladan yang sangat baik bagi kaumnya.

Nabi Muhammad dibelah dadanya ketika akan melakukan isra’ Mi’raj

Rasulullah pernah dibelah dadanya untuk ketiga kalinya ketika Malaikat menjemputnya untuk melakukan perjalanan fenomenal satu malam yang kita orang islam mengenalnya dengan Isra’ Mi’raj. Pembelahan dada yang ketiga kali ini dilakukan agar Rasulullah bisa bermunajah dan berkomunikasi dengan Allah.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!