Wanita Pamer Kecantikan dalam Pandangan Islam

0
282
wanita pamer kecantikan

Wanita pamer kecantikan – Kecantikan adalah anugerah besar yang Allah berikan kepada setiap perempuan. Namun, bagaimana seorang muslimah memperlakukan kecantikannya sangat penting untuk Sobat perhatikan.

Sobat Cahaya Islam, ketika kita membicarakan tentang wanita memamerkan kecantikan, maka kita sedang membahas persoalan yang berkaitan dengan akhlak dan juga syariat. Islam memberi aturan yang jelas agar kecantikan tidak menjadi jalan menuju kesesatan.

Wanita Pamer Kecantikan dalam Pandangan Islam

Sobat Cahaya Islam, sebagai wanita muslimah kita hendaknya mengetahui aturan-aturan yang telah Allah berikan. Dengan berusaha takwa, insya Allah kita akan menjadi wanita yang mulia dan terjaga dari berbagai macam fitnah. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu saya bacakan ketahui tentang hukum atau efek dari wanita pamer kecantikan:

1. Kecantikan adalah Nikmat yang Harus Dijaga

Sobat Cahaya Islam, setiap perempuan pasti ingin terlihat cantik. Namun, Islam menegaskan bahwa wanita memamerkan kecantikan di depan orang yang bukan mahram bisa membawa fitnah. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” 1

Ayat ini menunjukkan bahwa berhias berlebihan di depan publik bukanlah pilihan yang benar. Sebaliknya, kecantikan harus Sobat jaga dengan penuh rasa syukur.

2. Batasan Aurat dalam Islam

Kita tahu Islam memberikan pedoman jelas mengenai batasan aurat. Sobat Cahaya Islam, ketika seorang wanita pamer kecantikan tanpa menutup aurat dengan baik, ia berisiko melanggar aturan Allah. Oleh karena itu aurat adalah amanah yang harus Sobat muslimah tutup, bukan dipamerkan. Dengan menutup aurat, seorang muslimah justru menunjukkan kemuliaannya.

3. Pamer Kecantikan Bisa Menjerumuskan

Sobat Cahaya Islam, dunia modern sering mendorong perempuan untuk memamerkan tubuh dan paras di media sosial. Dari fenomena ini jelas termasuk bagian dari wanita memamerkan kecantikan yang dilarang. Allah mengingatkan:

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” 2

Jadi, perintah ini juga berlaku pada perempuan agar menjaga pandangan dan auratnya. Dengan begitu, fitnah bisa dihindari.

4. Cantik dengan Kesederhanaan

Cantik tidak selalu berarti berdandan berlebihan. Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan bahwa kesederhanaan lebih mulia daripada wanita pamer kecantikan yang hanya mencari perhatian. Dengan begitu, kesederhanaan memancarkan aura yang lebih tulus dan menenangkan hati. Maka dengan sikap ini, seorang muslimah justru akan dihormati dan dimuliakan.

wanita pamer kecantikan

5. Kecantikan Hakiki Ada di Hati

Sobat Cahaya Islam, Islam menilai kecantikan bukan hanya dari fisik. Kecantikan hati dan akhlak jauh lebih bernilai daripada wanita pamer kecantikan yang hanya menonjolkan penampilan. Allah berfirman:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” 3

Ayat ini mengingatkan kita bahwa kecantikan sejati ada pada takwa, bukan pada riasan yang diperlihatkan di depan manusia.

Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan untuk menjaga kecantikan sebagai nikmat, bukan memamerkannya dengan cara yang keliru. Fenomena wanita pamer kecantikan hanya akan membawa fitnah dan menjauhkan dari nilai ketakwaan. Kecantikan hakiki bukanlah yang tampak di luar, melainkan yang lahir dari hati yang bersih dan akhlak yang mulia.


  1. (QS. Al-Ahzab: 33) ↩︎
  2. (QS. An-Nur: 30) ↩︎
  3. (QS. Al-Hujurat: 13) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY