Via Vallen Dituduh Plagiat, Sikap Muslim Perlu Melindungi Hak Orang Lain

0
25

Via Vallen – Penyanyi yang baru-baru ini diperbincangkan di media dengan tuduhan plagiat. Pasalnya, video klip lagu yang ia rilis berjudul Kasih Dengarkanlah Aku diduga plagiat dengan  video klip milik Solois Korea IU yang berjudul About The Time.

Sebab tuduhan tersebut, Via Vallen mendapatkan hujatan, akhirnya sutradara video klip lagu yang dituduh plagiat itu meminta maaf. Tetapi sutradaranya tidak mengaku bila ia plagiat, hanya saja ia terinspirasi dari lagu About The Time.

Plagiat berkaitan erat dengan hak cipta, di mana setiap orang memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Hak dan kewajiban itu bisa dituntut dari berbagai aspek, semisal seseorang dalam keluarga mempunyai hak dan kewajiban sebagai orang tua, di dunia bisnis mempunyai hak dan kewajiban sebagai pengelola usaha, dan lainnya.

Sobat Cahaya Islam, Islam tidak tinggal diam pembahasan mengenai hak dan kewajiban yang utamanya sebagai sesama umat manusia. Banyak yang sudah hafal di luar kepala hak dan kewajiban, tetapi praktiknya kebanyakan menuntut hak sampai lupa kewajiban yang harus dilakukan

Pada hakikatnya hak dan kewajiban sama-sama pentingnya, agar kehidupan selaras secara timbal balik.

Via Vallen Dituduh Plagiat, Sikap Muslim Perlu Melindungi Hak Orang Lain

Hak cipta orang lain tidak diperbolehkan dipindah tangan, sebab sama halnya mengambil hak orang lain. Padahal setiap orang punya hak masing-masing layaknya harta atau rezeki yang sudah punya porsinya masing-masing.

Untuk menguatkan muslim, perlunya hati-hati dalam bertindak tidak mengambil hak orang lain, berikut dalilnya yang terdapat dalam Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 29.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِّنْكُمْ ۗ وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu. (QS. An-Nisa: 29)

Jelas bukan? Memakan harta orang lain atau dalam artian mengambil hak orang lain tidak diperbolehkan oleh agama.

Sikap Muslim terhadap Hak Orang Lain

Sikap muslim perlu mencerminkan agamanya yang baik. Adapun sikap muslim terhadap hak orang lain antara lain.

  1. Tidak Iri dengan Hak Orang Lain

Iri terhadap hak orang lain, tidak diperkenankan. Iri hanya mengakibatkan hidup resah, tidak tenang, merasa rendah dan tentunya berbahaya bila terus dipelihara. Semua sudah ada jatahnya masing-masing tidak usah iri dengan apa yang bukan hak kita.

  1. Tidak Mengambil Hak Orang Lain

Mulai dari rasa iri yang ingin memiliki. Maka bisa mengarah untuk mengambil hak orang lain, lebih-lebih tidak diperbolehkan atau dilarang keras. Muslim belajar qanaah menerima kenyataan dan tidak mengambil hak orang lain.

Mengambil hak orang lain sama halnya mencuri, sebab tidak mungkin akan bilang terlebih dahulu kepada orang yang punya hak tersebut, pasti tidak diperkenankan.

  1. Ikut Melindungi atau Memperjuangkan Hak Orang Lain

Berpartisipasi ikut melindungi hak orang lain merupakan sebuah empati kepada sesama muslim. Hal ini dianjurkan. Membantu sesama memperjuangkan salah satu muamalah yang bisa bernilai ibadah dengan syarat ikhlas menjalankannya.

Sobat Cahaya Islam, itu sikap muslim terhadap hak orang lain. Semoga umat Islam bisa saling menjaga dan melindungi hak orang lain, serta semoga plagiat yang seperti tuduhan video klip lagu Via Vallen tidak terjadi lagi. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY