Bolehkan Memberikan Ucapan Selamat Tahun Baru 2023 dalam Islam?

1
813
Ucapan Selamat Tahun Baru 2023

Ucapan Selamat Tahun Baru 2023 – Tahun 2022 masehi akan segera berlaku dan sebagian besar masyarakat di dunia merayakan momen pergantian tahun 2023. Di saat inilah banyak orang saling memberikan ucapan selamat tahun baru 2023.

Biasanya perayaan momen tersebut berlangsung dengan besar-besaran dan terjadi di seluruh dunia. Apalagi, di tahun baru kali ini tampaknya akan semakin meriah karena sudah tidak ada pembatasan PPKM.

Merayakan dan Memberikan Ucapan Selamat Tahun Baru 2023

Perayaan dan ucapan tahun baru 2023 merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh orang luar negeri lalu menular ke Indonesia. Karena itulah, ada banyak orang di Indonesia yang turut melakukan perayaan tahun baru di Tanah Air dengan berbagai cara seperti kembang api, bakar-bakar dan masih banyak lagi.

Ucapan Selamat Tahun Baru 2023

Selain itu, ada berbagai macam ucapan selamat tahun baru 2023 yang banyak orang ucapkan baik secara langsung atau melalui sosial media. Karena itulah, mengucapkan selamat tahun baru 2023 menjadi hal yang lazim bagi masyarakat Indonesia.

Namun Indonesia merupakan salah satu negara yang mayoritas beragama islam. Lantas bagaimana sebenarnya hukum merayakan dan mengucapkan tahun baru masehi dalam islam?

Apakah orang islam boleh merayakannya dengan seremonial mewah dan meriah seperti saat ini?

Hukum Merayakan dan Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2023

Umar bin Khattab RA pernah berkata hal yang terkait dengan momen tahun baru Masehi atau hari besar lain yang merupakan hari-hari besar bagi orang Yahudi dan Nasrani. Perkataan itu berbunyi:

 “Janganlah kalian mengunjungi kaum Musyrikin di gereja-gereja (rumah-rumah ibadah) mereka pada hari besar mereka, karena sesungguhnya kemurkaan Allah akan turun atas mereka,”   (HR. Al Baihaqi, no: 18640)

“Hindariah musuh-musuh Allah pada momentum hari-hari besar mereka,” (HR.Ibid.no:18641)

Berdasarkan kedua hadis itu, jelas sudah jika memberikan ucapan selamat tahun baru 2023 atau bahkan ikutan dalam merayakan hari besar kaum nasrani tersebut, maka hukumnya haram bagi umat islam. Pasalnya, momen tahun baru adalah mencampuradukan antara Al Haq dan kebatilan yang mengandung mudharat daripada sisi positif.

Kerusakan Dalam Perayaan Tahun Baru

Biasanya dalam perayaan tahun baru, ada beberapa kebiasaan yang sayangnya juga kaum muslimin lakukan. Di mana kebiasaan tersebut justru membuat kerusakan bagi umat islam.

Beberapa kerusakan saat perayaan tahun baru antara lain:

1.       Meninggalkan Kewajiban Shalat Lima Waktu

Sobat Cahaya Islam pasti mengetahui bahwa di setiap momen perayaan tahun baru, banyak orang yang menunggu detik-detik pergantian tahun. Bahkan mereka kerap meneruskan dengan terus terjaga sampai jam 1, jam 2 hingga pagi hari sekalipun.

Kebanyakan orang yang begadang seperti itu luput dari ibadah shalat Subuh yang merupakan ibadah wajib. Bahkan ada di antara mereka justru tidak mengerjakan sholat Subuh sama sekali karena merasa kelelahan di pagi hari.

2.       Begadang Tanpa Hajat yang Berarti

Nabi Muhammad SAW membenci aktivitas begadang tanpa ada kepentingan yang syar’i. Tentu saja menunggu detik-detik pergantian tahun termasuk dalam begadang tanpa hajat berarti dan tidak ada manfaatnya sama sekali.

Terlebih, dengan begadang tersebut banyak orang melalaikan ibadah wajib yakni shalat subuh.

3.       Terjerumus Dalam Perbuatan Zina

Perayaan tahun baru pada zaman sekarang tak terlepas dari ikhtilath yaitu campur baur antara pria dan perempuan serta berkhalwat atau berdua-duaan. Bahkan mereka bisa saja terjerumus dalam hal yang lebih parah yakni berzina.

Oleh sebab itulah, sebagai muslim yang baik Anda tidak perlu memberikan ucapan selamat tahun baru 2023 apalagi ikut merayakannya.

1 KOMENTAR

  1. tahun baru akan penuh dengan ucapan seperti ‘Happy New Year’ baik tatap muka secara langsung ataupun lewat media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Twitter padahal kita muslim itu tidk diperkenankan

LEAVE A REPLY