Tips Menghindari Pergaulan Bebas – Pergaulan bebas semakin hari semakin parah, khususnya di kalangan kawula muda. Jika dibiarkan, tentu saja moral para pemuda akan semakin hancur. Islam sendiri telah mengatur cara bergaul dengan orang lain, termasuk bergaul dengan lawan jenis yang bukan mahram. Masalahnya, tradisi pacaran sudah merambah ke semua kalangan, termasuk kalangan santri pun banyak yang melakukannya. Lalu, bagaimana agar kita, adik-adik kita, atau anak-anak kita terhindar dari pergaulan bebas?
Larangan Mendekati Zina
Allah sudah mewanti-wanti supaya para manusia tidak mendekati perbuatan zina, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sunggu (zina) itu perbuatan keji dan jalan yang buruk.” (1)
Tak hanya dosa besar, zina juga disebut jalan terburuk sebab mengajak pelakunya masuk neraka. Mirisnya, kebanyakan anak-anak muda yang berpacaran berujung pada perbuatan zina. Kalaupun tidak zina kelamin, mereka tetap melakukan zina mata, tangan, kaki, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, ayat ini harus menjadi pedoman kita semua, termasuk keluarga kita, agar senantiasa menjauhi perbuatan yang mendekatkan diri pada zina.
Tips Menghindari Pergaulan Bebas: Menikah Solusinya


Solusi terbaik untuk menjauhkan diri dari pergaulan bebas adalah menikah. Dalam hal ini, Rasulullah bersabda:
يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ
“Hai para pemuda, barangsiapa di antara kalian mampu berumah-tangga, hendaklah ia menikah. Karena pernikahan lebih menjaga pandangan dan lebih menjaga kemaluan.” (2)
Pada dasarnya, menikah hukumnya sunnah. Akan tetapi, hukum menikah bisa menjadi wajib jika seseorang khawatir akan terjerumus ke dalam perzinaan. Apalagi akhir-akhir ini pergaulan bebas semakin menjamur dan sudah bukan lagi menjadi hal yang tabu. Maka, siapapun yang sudah mampu berumah tangga, hendaknya ia segera menikah.
Alternatif Aktivitas untuk Mencegah Pergaulan Bebas
Faktanya, banyak pemuda yang belum siap untuk menikah, terlebih karena faktor ekonomi yang belum mapan. Solusinya, para pemuda harus ,mencari alternatif kegiatan yang dapat mengalihkan pikiran-pikiran “mesum” ke hal-hal lain yang positif. Dengan berbagai kegiatan fisik seperti olahraga, para pemuda tidak hanya akan melupakan pikiran-pikiran negatif tapi juga mendapatkan badan yang sehat. Tentu saja, muslim yang sehat dan kuat lebih baik daripada muslim yang lemah, sebagamana hadits Nabi:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ
“Mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (3)
Selain olahraga, para pemuda juga bisa mempertimbangkan untuk bergabung dengan organisasi-organisasi keagamaan, kepemudaan, atau komunitas usaha kecil. Intinya, banyak kegiatan yang dapat menghindarkan para mukmin agar tidak ikut-ikutan ke dalam pergaulan bebas seperti kebanyakan pemuda di akhir zaman ini.
Referensi:
(1) Q.S. Al-Isra: 32
(2) Mishkat al-Masabih 3080
(3) Sunan Ibn Majah 4168































