Batasan waktu sholat ashar – Dalam pelaksanaan sholat, tentunya sudah ada batasan waktu sholat ashar awal dan akhir. Batas waktu sholat ini wajib sekali untuk diperhatikan agar sah dan memperoleh pahala.
Terkait shalat lima waktu, tentu Allah SWT sendiri sudah berfirman dalam surat Al-Bayyinah ayat 5. Informasi kali ini akan membahas terkait batasan waktu dari sholat ashar.
Batasan Waktu Sholat Ashar Awal dan Akhir
Secara bahasa, Ashar sendiri sudah memiliki arti waktu sore sampai matahari memerah atau akhir dalam sehari. Awal dari waktu shalat Ashar sudah disepakati oleh mayoritas para ulama (jumhur ulama).
Berikut ini penjelasan terkait batasan waktu sholat ashar, antara lain:
1. Batas Waktu Awal Sholat Ashar
Sholat ashar sendiri merupakan salah satu sholat fardhu dengan jumlah empat rakaat. Sama seperti dengan sholat fardu yang lain, tentu sholat ashar sudah memiliki waktu tertentu dalam pelaksanaannya.
Untuk waktu sholat ashar sendiri saat ini dimulai tepat ketika waktu zuhur sudah habis. Di mana, waktu ini sebenarnya ditandai saat panjang bayangan suatu benda menjadi sama panjangnya seperti panjang benda itu sendiri.
Bagi Sobat Cahaya Islami yang akan mengerjakan shalat ashar pada awal waktu, maka akan mendapatkan kemuliaan di hadapan Allah SWT. Hal tersebut tentunya telah tertulis dalam sebuah hadis riwayat Bukhari-Muslim yang berbunyi:
“Perbuatan yang paling mulia yaitu shalat pada awal waktunya.” (HR. Bukhari-Muslim)
2. Batas waktu akhir shalat ashar


Sementara itu, untuk batas waktu sholat ashar akhir ditandai saat matahari tenggelam di ufuk barat. Hal tersebut juga telah dijelaskan dalam dalil berikut ini:
Dari Abi Hurairah radhiyallahu anhu sendiri telah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dan orang yang akan mendapatkan satu rakaat sholat Ashar sebelum matahari terbenam, maka Sobat Cahaya Islami termasuk mendapatkan sholat Ashar.” (HR. Muttafaq Alaih).
Bahkan para ulama juga turut mengatakan bahwa dimakruhkan melakukan shalat ashar saat sinar matahari sudah mulai menguning. Hal ini tentunya menandakan matahari akan terbenam. Sebab, sudah ada ada hadis yang menyebutkan bahwa shalat di waktu itu adalah shalatnya orang munafik.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata, “Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,”… itu adalah shalatnya orang munafik yang duduk berhadap matahari hingga saat matahari berada di antara dua tanduk setan, dia berdiri dan membungkuk 4 kali, maka tidak akan menyebut nama Allah kecuali sedikit.” (HR. Muslim)
Hadits terkait shalat Nabi SAW. dan Jibril ‘Alaihissalam wajib sekali dipahami sebagai waktu akhir waktu terbaik pelaksanaan shalat Ashar.
Hal ini karena hadits Abdullah bin Amr dipahami sebagai penjelasan tentang kapan shalat Ashar masih boleh dilaksanakan, dan waktu hadits Abu Hurairah sebagai penjelasan tentang waktu pelaksanaan shalat Ashar jika terdesak.
Di mana hal tersebut menunjukkan makruh mengerjakan shalat Ashar di waktu yang ditetapkan di hadits tersebut. Terkecuali, bagi orang yang memiliki udzur, maka mengerjakan shalat pada waktu itu hukumnya tidak makruh.
Jadi bisa dikatakan bahwa batas waktu awal dan akhir shalat ashar wajib sekali diketahui oleh para Muslim untuk mendapatkan pahala. Apalagi jika batasan waktu sholat ashar dikerjakan di awal waktu, ini akan mendapatkan kemuliaan di hadapan Allah SWT.
































