Sumpah Pemuda – Bagi para generasi bangsa, tentulah mengetahui bahwa tanggal 28 Oktober senantiasa diperingati dengan Sumpah Pemuda. Biasanya, di hari tersebut ada berbagai selebrasi yang dilakukan oleh para generasi bangsa.
Ada yang mengikuti serangkaian lomba dan juga berbagai program lainnya yang tak kalah menarik. Tentu saja program yang diselenggarakan berkaitan dengan kepemudaan.
Dengan adanya selebrasi kepemudaan tersebut, generasi dapat selalu mengingat gelora perjuangan saat memerdekakan bangsa dari penjajah.
Pemuda harus Berjuang
Sobat Cahaya Islam, sebagai seorang pemuda, sudah selayaknya umat senantiasa menanamkan dalam diri masing – masing sebagai seorang pejuang.
Sebab, sungguh aneh rasanya bila pemuda malah berada dalam zona nyaman semenetara kondisi rakyat sedang tidak baik – baik saja.
Dalam Islam sendiri, para pejuang banyak terlahir dari para pemuda. Mush’ab Bin Umair, Khalid bin Walid, Ja’far bin Abi Thalib dan kesemua para pemuda di masa peradaban Islam terdahulu. Masya Allah bukan?


Mereka dengan ikhlas mendedikasikan masa mudanya untuk kegemilangan Islam. Siapa yang tak kenal dengan Mush’ab Bin Umair? Dahulu beliau Ia dikenal dengan pemuda yang tampan dan kaya raya. Ibunya sangat menyayanginya.
Namun, ketika beliau menjadi seorang muslim jangankan sehelai sutra memakai baju saja pun sudah alhamdulillah.
Sebab, setelah Ia memutuskan untuk masuk Islam, orang tua dan sekeluarganya tidak setuju sehingga Ia mendapatkan pemboikotan.
Tips Pemuda Pejuang Islam
Sobat Cahaya Islam, menjadi seorang pejuang memang tidaklah mudah. Maka dari itu butuh beberapa mindset untuk ditanamkan dalam jiwa mereka sebelum terjun ke masyarakat. Di antaranya adalah :
1. Meningkatkan Aqidah Kaum Muslim
Salah satu kondisi yang harus senantiasa pemuda muslim perjuangkan yakni keseriusan dalam meningkatkan aqidah keimanan umat muslim secara keseluruhan. Sebab, beriman tanpa menyebarkan tidak diajarkan Rasulullah SAW.
Beliau saja, awal mula memahami Islam juga langsung menyebarkan hal tersebut pada istri dan kerabatnya.


Mengapa meningkatkan aqidah kaum muslimin sangat penting? Sebab jika melihat fakta generasi hari ini, pasti umat akan sedih.
Masalah degradasi moral, pergaulan bebas selalu menghantui generasi. Mereka seakan tidak memiliki ketakutan akan dosa dan maut yang bisa datang kapan saja. Naudzubillah. Maka dari itu, penting bagi pemuda untuk memiliki mindset memperbaiki umat.
2. Memahamkan tentang Sekulerisme
Sobat Cahaya Islam, selain menjelaskan kembali tentang aqidah Islam umat juga harus memahamkan kembali terkait bahaya sekulerisme.
Sudah menjadi rahasia umum, bahwa yang menjadikan umat tak beribadah secara sempurna adalah paham memisahkan agama dari kehidupan (sekulerisme).
Jika konsep ini mulai merangsek pada jiwa umat, maka secara tidak langsung umat bertranformasi menjadi kaum yang tak selalu menggunakan sudut pandang Islam.
Seperti hari ini, umat akan menyelesaikan masalah dengan sudut pandang Islami jika memang konteksnya keislaman. Padahal, semua permasalahan harusnya juga membutuhkan pandangan Islami. Bahaya sekali bukan bila beredar?
Padahal dalam Islam, umat harus mengimplementasikan syariat secara kaffah.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Sumpah Pemuda dan beberapa tips bagi pemuda agar senantiasa berada digarda terdepan.
Semoga artikel ini juga menjadi alasan bagi umat lain agar lebih bijak dalam menasehati kaum muda tentang perjuangan.































