Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia baru-baru ini memang telah menggelar acara Silaturahmi dan Tasyakuran Milad Muhammadiyah ke-112. Acara tersebut ternyata telah dilaksanakan di daerah Gombak, Malaysia, pada Rabu malam (27/11).
Acara ini juga telah dihadiri langsung oleh Ketua PP dari Muhammadiyah, yaitu Dr. Agus Taufiqurrahman dan saat itu beliau juga menjadi pembicaranya. Kegiatan tersebut tentu menjadi salah satu momentum refleksi dan semangat baru bagi umat Islam. Tujuannya tentu untuk bisa membawa dakwah Muhammadiyah semakin meluas di mancanegara.
Milad Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah


Menurut Dr. Agus Taufiqurrahman, sebagai salah satu pimpinan PCIM terbesar di dunia. Saat ini, PCIM Malaysia emmang terus menunjukkan eksistensinya. Bahkan, Ketua dari PCIM Saudi tersebut juga telah memilih datang ke Malaysia.
Bulan November ini seringkali disebut sebagai bulan ‘milad’-nya organisasi Muhammadiyah. Bahkan, tahun ini juga akan semakin istimewa dengan adanya pencapaian penting berupa pembelian Rumah Dakwah (Sekretariat) PCIM Malaysia.
1. Pusat Kegiatan Dakwah
Rumah tersebut tentu juga diharapkan menjadi salah satu pusat kegiatan dakwah yang representatif. Selain itu, juga bisa menjadi hadiah paling manis untuk Milad Muhammadiyah ke-112.
Dalam ceramahnya, Dr. Agus telah menyampaikan terkait pentingnya pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual. Namun, juga secara moral serta sosial.
Dirinya menekankan kepada Sobat Cahaya Islami bahwa dakwah Muhammadiyah ini harus berprinsip terhadap nilai-nilai kegembiraan.
2. Membawa Kemajuan PBNU


Melalui adanya kegiatan ini, PCIM Malaysia juga diharapkan bisa terus merawat niat baik untuk membawa kemajuan PBNU. Bahkan, juga bisa memilih aktivitas yang nilai ibadahnya lebih tinggi setelah kematian.
Dokter Spesialis ini juga turut berpesan, bahwa momentum Milad 112 Muhammadiyah akan menjadi pengingat untuk terus bergerak, dan menggembirakan. Selain itu, bisa membawa manfaat bagi seluruh umat di kancah internasional.
Milad dari Muhammadiyah ke-112 ini bertemakan “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Tema ini juga menjadi salah satu sorotan dalam sambutan Arifin.
Menurutnya, tema ini hampir sama dengan misi LDK Muhammadiyah yang saat ini telah mengusung slogan “Hadir Mencerahkan dan Menggembirakan”.
Misi tersebut tentu juga akan mencerminkan upaya Muhammadiyah untuk bisa langsung memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Hal ini bisa melalui dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
3. Mencerahkan Umat, Menggembirakan Komunitas
Konsep dari “mencerahkan” dalam visi LDK Muhammadiyah ini juga telah merujuk pada upaya untuk mencerdaskan umat Islam. Hanya dengan melalui pendidikan, dakwah, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Muhammadiyah saat ini juga telah berkomitmen untuk bisa memberantas kebodohan, kemiskinan, serta ketertinggalan ajaran Islam. Hal ini harus bersumber dari Al-Qur’an serta Sunnah.
Islam sendiri yang telah disampaikan oleh Muhammadiyah merupakan Islam yang progresif. Jadi, cukup relevan dengan adanya perkembangan zaman, serta memberikan banyak motivasi bagi umat muslim.
Sementara itu, kata “menggembirakan” ini telah mendeskripsikan tentang semangat dalam menyebarkan kebahagiaan serta kasih sayang kepada seluruh masyarakat.
Muhammadiyah sendiri sebenarnya tidak hanya menargetkan kesejahteraan material untuk masyarakat. Namun, juga berhubungan dengan adanya kedamaian serta kebahagiaan spiritual.
Fokus LDK Muhammadiyah ini tentunya untuk bisa langsung menjangkau komunitas marginal. Hal ini juga termasuk di daerah 3T (tertinggal, terdepan, serta terluar).
Jadi, nantinya masyarakat juga bisa merasakan manfaat dakwah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah yang telah memprioritaskan keadilan dan kesejahteraan.































