Pilot Citilink Meninggal, Kematian Datang Kapan Saja! Sudah Siap?

0
108
Pilot Citilink Meninggal

Pilot Citilink Meninggal – Jagat media sosial digegerkan dengan kabar pilot Citilink meninggal. Pilot yang bernama Boy Aulia berusia 48 tahun, meninggal dunia asetelah melakukan pendaratan darurat tanggal 21 Juli 2022 lalu.

Sebelumnya pesawat Citilnk dengan nomor penrbangan QG307, dilaporkan melakukan pendaratan darurat. Saat itu, pesawat membawa penumpang sebanyak 117 orang. Tidak lama setelah pesawat mengudara, pilpot yang membawa pesawat dikabarkan dlamkondisis darurat.

Yuristio Ardi Hanggoro, selaku humas bandara Juanda mengatkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan bahwa capt Boy sedang sakit. Hal ini membuat pesawat harus melakukan pendaratan darurat.

Pilot Citilink Meninggal

Pesawat pun akhirnya sampai kembali ke bandara juanda, setelaah 46 menit mengudara. Capt Boy dikabarkan sudah dalalm keadaan kritis saat dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah sakit Mitra keluarga. Sangat disayangkan, sesampainya di RS, capt Boy sebagai pilot Citilink meninggal dunia.

Kabar pilot Citilink meninggal ini, solah menyadarkan kita bahwa kematian bisa datang kapan saja dan dimana saja. Sesuai dengan firman Allah:

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.”

(QS. An-Nisa: 78)

 Apa yang sudah Sobat Cahaya islam persiapkan untuk menyambut kematian?

Mempersiapkan Kematian

Kematian merupakan persitiwa ruh yang meninggalkan jasad. Islam memandang kematian awal perpindahan alam dunia ke alam barzah, sampai waktunya tiba manusia kembali dibangkitkan di akhirat nanti.

Setelah kematian, manusia harus melewati alam barzah sebelum ke alam yang kekal. Di alam barzah manusia juga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya selama di dunia. Orang yang banyak berbuat amal sholeh, akan mendapatkan nikmat kubur. Orang yang berbuat amal keburukan, mendapat siksa kubur.

Tidak ada gunanya menyesal telah berbuat dosa ketikaa di dunia. Banyak menikmati hirukpikuk dunia dan berleha-leha seolah kematian tidak pernah ada. Roh yang berada di alam barzah hanya bisa menikmati penyesalan dan siksaan dari malaikat.

Hal yang Harus Dipersiapkan sebelum Mati

Kita seringkali abai akan kemaitan. Padahal kematian adalah takdir mutlak, yang seharusnya lebih diperhatikan. Kira-kira sudah sejauh mana Sobat Cahaya Islam bersiap menyambut kematian? Sudah menyiapkan hal-hal d bawah ini?

1. Amal

Semua orang yang hidup pasti akan mati. Hanya saja kita tidak penah tahu kapan kematian datang.

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. “

(QS. Al Anbiya: 35)

Hal yang pertama harus dipersiapkan menyambut kematian adalah amal perbuatan. Sesuai dengan sabda nabi, ketika mati teman kita hanyalah amal sholeh.

2. Menjauhi larangan

Samutan kedua adalah menjahui segala sesuatu yang dilarang oleh Allah. Jangan sampai kita meninggal dunia dalam keadaan sedang bermaksiat, Betapa hinanya nanti dihadapan Allah Subhanhu Wa’taala.

“Dia (Allah) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

 (QS. Al Mulk: 2).

3. Selalu Bertaubat

Harapan setiap muslim, meninggal dunia dalam keadaan baik atau hunul khotimah. Misalnya, meninggal dalam keadaan beribadah kepada Allah. Jika, tidak semoga sebelum meninggal dunia kita sempat berucap syahadat. Kita hidup untuk beribadah kepada Allah dan akan kembali kepada Allah.

Semoga berita terkait pilot Citilink meninggal, yakni almarhum Boy Awalia memberikan pencerahan sekaligus menyadarkan kita. Kematian tidak pernah memandang kita kaya atau miskin, sehat atau sakit, muda atau tua semuanya pasti mati jika sudah waktunya. Bahkan tidak memandang kita dalam keadaan seprti apa dan dimana. Wallahu’alam

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY