Penipuan Rekrutmen Pegawai BNI, Ini Kerugian Bagi Pelaku Penipuan Menurut Islam

0
53
Penipuan Rekrutmen 1

Penipuan rekrutmen – Seorang pria di tangkap karena melakukan tindak penipuan dengan kedok rekrutmen pegawai BNI dan BUMN lainnya. Penipuan yang dia lakukan sejak tahun 2020 telah menghasilkan keuntungan hingga 40 jutaan.

Pria ini menyebar lowongan kerja palsu sebagai modus. Untuk mendukung penipuan yang dia lakukan, ia membuat surel untuk menyebarkan informasi palsu mengenai rekrutmen BNI.

Penipuan berkedok rekrutmen pegawai ini sudah banyak memakan korban. Ini merupakan tindakan kriminal yang melanggar hukum. Penipuan merupakan perbuatan yang bukan hanya bertentangan dengan hukum negara namun juga hukum islam.

Islam tidak membenarkan penipuan, karena ini sama halnya dengan perbuatan dusta.Sementara

itu, menipu juga termasuk dalam perbuatan dosa besar. Bukannya mendatangkan manfaat namun ini mendatangkan banyak kerugian dan juga keburukan lho sobat CahayaIslam.

Penipuan Rekrutmen Pegawai BNI, Ini Beberapa Kerugian Bagi Pelaku Penipuan Menurut Islam

Penipuan Rekrutmen 1

Penipuan rekrutmen pegawai BNI sudah memakan banyak korban. Pelaku sendiri sudah berhasil mendapatkan keuntungan yang terbilang cukup besar. Namun sayangnya saat ini justru berakhir pada tindakan hukum. Ini salah satu akibat dari menipu, kerugian tentunya yang di dapatkan pelaku sebagai balasannya. Dalam islam sendiri tidak pernah mengajarkan kaum muslimin untuk berkata dusta apalagi menipu. Maka ini sangat menyimpang dari ajaran islam.

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (1)

Allah menyukai orang-orang yang berbuat jujur, itu artinya kebohongan atau dusta adalah perbuatan yang dibenci Allah SWT. Itulah sebabnya, penipuan juga termasuk perbuatan dzalim yang tidak disukai oleh Allah. Dan tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya pelaku penipuan hanya akan memperoleh banyak kerugian lho dalam hidupnya. Apa saja?

Rezeki Yang Tidak Berkah

Pelaku penipuan tidak akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya. Ini karena rezeki yang didapatkan pun dengan cara yang batil atau tidak halal. Maka sepanjang ia menipu, ia menikmati rezeki yang tidak berkah. Lalu apa dampaknya? Tentu saja rezeki yang di nikmatinya tidak akan terasa nikmat dan bermanfaat. Itulah yang akan membuat seseorang menjadi terus merasa kurang. Sehingga berapa banyakpun uang yang ia punya tidak akan pernah cukup.

Hidup Tidak Tenang dan Bahagia

Barangsiapa melakukan kejahatan dalam hidupnya, maka keburukanlah yang akan datang kepadanya juga. Orang yang menipu dalam hidupnya tidak akan merasa tenang dan bahagia. Bagaimana tidak, ia mungkin akan terus di hantui oleh dosa yang di perbuatnya. Selain menanggung dosa, menipu juga akan berakhir pada kehidupan yang lebih buruk lho sobat CahayaIslam. Seperti berurusan dengan hukum atau penjara.

Penipuan rekrutmen – pegawai BNI telah berhasil meraup keuntungan hingga puluhan juta. Namun meskipun begitu, hidup seorang yang menipu tidak akan mendapatkan keberhakahan. Apalagi rezeki yang di dapatkan adalah dari cara yang tidak halal.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Ankabut Ayat 3

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY